BAKAUHENI, KOMPAS.com — Sebanyak 43 persen pemudik dari Sumatera telah kembali ke Jawa melalui penyeberangan Pelabuhan Bakauheni–Merak.
Berdasarkan data PT ASDP Indonesia Ferry, sejak 22–25 Maret 2026 total pemudik yang telah kembali mencapai 392.853 orang, baik pejalan kaki maupun penumpang di dalam kendaraan.
Sementara itu, jumlah kendaraan yang telah kembali ke Jawa baru mencapai 44 persen atau sebanyak 106.793 unit, dari total 239.920 unit kendaraan pada periode arus mudik.
Direktur PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, mengatakan pergerakan orang dan kendaraan diperkirakan terus meningkat, terutama pada puncak arus balik gelombang kedua yang diprediksi terjadi pada 28–29 Maret 2026.
Pada puncak arus balik gelombang pertama, yang terjadi pada 24 Maret 2026, jumlah penumpang tercatat mencapai 128.821 orang atau naik 51 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
"Total kendaraan juga naik 63 persen menjadi 36.499 unit," kata Heru.
Baca juga: Kunci Kontak Tertinggal di Dalam Mobil, Polisi di Bakauheni Bantu Ambil Pakai Ranting Kayu
Mengantisipasi lonjakan pergerakan, Heru mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan dan menghindari periode puncak guna meminimalkan antrean serta kepadatan di pelabuhan.
Ia juga mengingatkan calon pengguna jasa untuk merencanakan perjalanan lebih awal, termasuk membeli tiket melalui platform Ferizy yang telah tersedia sejak H-60 sebelum keberangkatan dengan berbagai metode pembayaran digital.
“Pastikan telah membeli tiket melalui Ferizy sebelum tiba di pelabuhan. Saat ini tidak ada penjualan tiket di pelabuhan, sehingga seluruh pengguna jasa wajib melakukan pembelian secara mandiri melalui kanal resmi,” ujar Heru.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang