SURABAYA, KOMPAS.com - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi melarang mobil dinas Pemerintah Kota (Pemkot) digunakan untuk mudik Lebaran. Para Aparatur Sipil Negara (ASN) diminta mengumpulkannya jelang Idul Fitri.
Eri Cahyadi mengatakan, mobil dinas merupakan fasilitas yang hanya dimanfaatkan untuk kepentingan negara. Dengan demikian, kendaraan tersebut tidak bisa digunakan mudik Lebaran.
Oleh karena itu, dia meminta, seluruh mobil dinas dikumpulkan untuk diparkirkan di sejumlah lokasi yang telah ditentukan.
"Karena ini bukan kepentingan negara, ini kepentingan pribadi untuk Lebaran, maka tidak boleh menggunakan mobil kantor,” kata Eri Cahyadi di Balai Kota Surabaya, Rabu (11/3/2026).
“(Mobil dinas) tidak boleh dibawa ke mana-mana seperti tahun-tahun sebelumnya, harus dikandangkan," ujarnya lagi.
Baca juga: Eri Cahyadi Beri Santunan untuk Korban Tewas di Gondola Apartemen Surabaya
Dia pun memberi tenggat waktu pengumpulan kendaraan dinas tersebut sampai H-1 Lebaran.
Di sisi lain, menurut Eri, mobil untuk kebutuhan pelayanan masyarakat seperti unit pengangkutan sampah, mobil pengawal operasional dan operasional kedaruratan, diizinkan beroperasi.
"Yang penting dia tetap menjaga kota, dia boleh menggunakan mobil itu. Yang tidak boleh adalah digunakan untuk keluar kota," katanya.
Lebih lanjut, Eri Cahyadi mengatakan, Pemkot Surabaya bakal mengetatkan pengawasan penggunaan mobil dinas, agar kendaraan tersebut tidak dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.
“Seperti tahun-tahun sebelumnya, mobil dinas akan diparkir di lokasi yang telah ditentukan. Mobil operasional yang masih beroperasi juga akan diabsen setiap hari," ujar Eri Cahyadi.
“(Bagi yang melanggar) sanksinya berat, karena ASN harus menjadi contoh bagi masyarakat,” pungkasnya.
Baca juga: Pemuda Surabaya Diduga Korban TPPO Berhasil Dievakuasi, Dibawa ke Cirebon dengan Kapal KKP
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang