BATU, KOMPAS.com - Tingkat hunian vila di Kota Batu selama libur Lebaran 2026 tidak setinggi saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), karena arus mudik membuat jumlah wisatawan yang datang berkurang.
Ketua Indonesia Homestay Association (IHSA) Kota Batu, Natalina, menjelaskan bahwa sebagian besar wisatawan yang biasa menginap di Batu berasal dari luar daerah.
Saat Lebaran, mereka memilih pulang ke kampung halaman sehingga permintaan penginapan menurun.
“Karena rata-rata yang datang ke Batu bukan orang asli sini, jadi saat Lebaran mereka pulang ke daerah masing-masing,” ujar Natalina, Selasa (24/3/2026).
Baca juga: Libur Lebaran, Jatim Park Hadirkan Wahana dan Pertunjukan Seru, Apa Saja?
Dampaknya, tingkat okupansi vila pada awal periode libur Lebaran tergolong rendah. Sekitar sepekan sebelum Lebaran, hunian masih berada di kisaran 30 persen dan baru meningkat secara bertahap mendekati Hari Raya.
“Memang naiknya lambat. Awalnya seminggu sebelum Lebaran itu masih sekitar 30 persen,” kata Natalina.
Memasuki akhir pekan menjelang Lebaran, okupansi mulai bergerak naik. Namun, peningkatannya tidak terlalu signifikan, hanya bertambah sekitar 10 persen.
Natalina mencontohkan, vila yang dikelolanya naik dari 40 persen menjadi 50 persen.
Meski secara umum tidak setinggi Nataru, ada pula vila yang mencatat okupansi penuh pada periode tertentu. Kondisi ini terutama terjadi pada vila dengan tarif lebih terjangkau.
Salah satunya berada di Vila Mulyono yang dilaporkan sudah penuh sejak 21 hingga 28 Maret 2026.
“Memang bervariasi. Dari informasi rekan-rekan, vila di Mulyono itu penuh karena harganya lebih murah,” ujarnya.
Baca juga: Libur Lebaran 2026 dan Nyepi, Kota Batu Targetkan 1 Juta Kunjungan Wisatawan
Namun, peningkatan tersebut tidak merata di semua kawasan. Vila di kawasan Oro-oro Ombo, misalnya yang cenderung stagnan dengan tingkat hunian di kisaran 60 hingga 70 persen.
Secara keseluruhan, tingkat okupansi vila di Kota Batu selama libur Lebaran berada di angka sekitar 70 persen.
“Secata keseluruhan tingkat hunian vila di Kota Batu saat momem libur Lebaran hampir 70 persen. Semoga masih bisa bertambah,” pungkas Natalina.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang