Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Biaya Kuliah Kedokteran UGM, Unair dan IPB, Mana UKT dan Uang Pangkal Termurah?

Kompas.com, 24 Maret 2026, 11:14 WIB
Mahar Prastiwi

Penulis

KOMPAS.com - Biaya kuliah Kedokteran UGM (Universitas Gadjah Mada), Unair (Universitas Airlangga) dan IPB (Institut Pertanian Bogor) biasanya terdiri dari Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan uang pangkal bagi calon mahasiswa yang lolos jalur mandiri.

Jurusan Kedokteran di UGM, Unair dan IPB ini bisa menjadi pilihan para calon mahasiswa yang bercita-cita menjadi dokter.

Dikutip dari masing-masing laman resmi kampus, Selasa (24/3/2026) berikut biaya kuliah Kedokteran UGM, Unair dan IPB yang terdiri dari UKT dan uang pangkalnya.

Uang pangkal jalur mandiri biasanya disebut dengan istilah berbeda-beda di masing-masing kampus. Ada yang menyebut IPI (Iuran Pengembangan Institusi) ada pula yang menyebutnya SPI (Sumbangan Pengembangan Institusi).

Soal biaya kuliah ini perlu dipersiapkan calon mahasiswa agar bisa memperhitungkan berapa dana pendidikan yang harus disiapkan untuk kuliah Kedokteran sampai lulus.

Baca juga: Biaya Uang Pangkal Jalur Mandiri UPI 2026, Kedokteran Tertinggi Rp 184 Juta

Biaya kuliah Kedokteran UGM, Unair dan IPB

1. Biaya kuliah Kedokteran UGM

  1. UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 100 persen (UKT kelompok 1 dan 2): Rp 0
  2. UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 75 persen (UKT kelompok 3): Rp 6.175.000
  3. UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 50 persen (UKT kelompok 4): Rp 12.350.000
  4. UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 25 persen (UKT kelompok 5): Rp 18.825.000
  5. UKT Pendidikan Unggul (UKT kelompok 6): Rp 24,7 juta.

Bagi calon mahasiswa yang lolos Kedokteran UGM lewat jalur mandiri, ada IPI atau uang pangkal yang harus dibayar. Berikut ketentuannya:

Iuran Pengembangan Institusi dikenakan sekali selama masa kuliah yang dibayarkan bersamaan Uang Kuliah Tunggal dengan ketentuan sebagai berikut:

a. Pembayaran penuh secara bersamaan dengan Uang Kuliah Tunggal Semester 1 (satu); atau

b. Pembayaran dapat diangsur sebanyak 2 (dua) kali pada semester 1 (satu) dan semester 2 (dua).

c. Iuran Pengembangan Institusi sebesar Rp30.000.000,00 (tiga puluh juta rupiah) untuk bidang ilmu sains, teknologi, dan kesehatan serta sebesar Rp20.000.000,00 (dua puluh juta rupiah) untuk bidang ilmu sosial dan humaniora, hanya dikenakan bagi mahasiswa yang memiliki kemampuan ekonomi baik atau yang tidak mendapatkan Uang Kuliah Tunggal Pendidikan Unggul Bersubsidi.

Baca juga: Biaya UKT Terendah dan Tertinggi di Unnes 2026 Setiap Fakultas

2. Biaya Kedokteran Unair

UKT Kedokteran Unair jalur SNBP (Seleksi Nasional Berdaarkan Prestasi) dan SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes)

  1. UKT kelompok I: Rp 500.000
  2. UKT kelompok II: Rp 1 juta
  3. UKT kelompok III: Rp 2,4 juta
  4. UKT kelompok IV: Rp 10 uta
  5. UKT kelompok V: Rp 15 juta
  6. UKT kelompok VI: Rp 22,5 juta
  7. UKT kelompok VII: Rp 25 juta

UKT khusus jalur mandiri Unair terdiri dari 2 kelompok saja. Ini rinciannya:

  1. UKT kelompok I: Rp 15 juta
  2. UKT kelompok II: Rp 20 juta

Sedangkan biaya IPI Kedokteran Unair terdiri dari 3 kelompok saja. Berikut rinciannya:

  1. IPI kelompok I: Rp 99 juta
  2. IPI kelompok II: Rp 150 juta
  3. IPI kelompok III: Rp 225 juta

Ilustrasi dokter.FREEPIK Ilustrasi dokter.

3. Biaya Kedokteran IPB

Biaya UKT Kedokteran IPB hanya terdiri dari 6 kelompok saja. Berikut rincian biaya UKT Kedokteran IPB:

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau