Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

UMN Tembus Top 200 Dunia Versi QS WUR by Subject 2026 Art & Desain

Kompas.com, 30 Maret 2026, 16:00 WIB
Dian Sophya Jelank Ramadaniy,
Mahar Prastiwi

Tim Redaksi


KOMPAS.com – Fakultas Seni dan Desain Universitas Multimedia Nusantara (UMN) berhasil menempati posisi 151–200 di dunia dan peringkat 3 nasional dalam QS World University Rankings by Subject: Art and Design 2026.

Pencapaian fakultas yang menaungi Desain Komunikasi Visual (DKV), Film & Animasi, dan Arsitektur ini menjadi bukti komitmen UMN dalam menghadirkan kualitas pendidikan unggul dan relevan dengan kebutuhan industri kreatif di kancah global.

Rektor UMN Dr. Andrey Andoko menyambut antusias pencapaian perdana UMN dalam pemeringkatan berbasis subjek ini.

Menurutnya, hasil ini membuktikan bahwa kualitas lulusan UMN telah diakui oleh pemberi kerja (employer) dan mitra perguruan tinggi internasional.

“Bagi saya pencapaian ini membanggakan dan sangat baik, ini menjadi kali pertama UMN terlibat dalam pemeringkatan untuk subject tertentu. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa tiga program studi di bawah naungan FSD telah berada di level global,” ujar Andrey melansir rilis yang diterima Kompas.com, Senin (30/3/2026).

Baca juga: Pertama Kalinya, Farmasi Unpad Tembus Peringkat Dunia di QS WUR By Subject 2026

Tingkatkan skala program internasionalisasi seluruh fakultas 

Andrey juga berharap prestasi ini dapat menular ke bidang studi lainnya di UMN.

“Saya harap pencapaian yang telah diraih bisa secara konsisten dijaga dan juga terus berusaha untuk meningkatkan peringkat,” tambahnya.

Senada dengan Rektor, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Internasionalisasi Prof. Friska Natalia menegaskan bahwa ia berkomitmen meningkatkan skala program internasionalisasi untuk seluruh fakultas di UMN.

“Program internasionalisasi yang akan terus kita tingkatkan meliputi pertukaran pelajar, lecture exchange, kolaborasi riset, sampai dengan magang. Melalui program internasionalisasi itu sendiri diharapkan nantinya mahasiswa maupun dosen bisa mendapatkan pengalaman yang lebih luas di tingkat internasional,” tegasnya.

Baca juga: UIN Jakarta Masuk Peringkat Kampus Terbaik Dunia Versi QS WUR by Subject 2026

Friska beranggapan, dengan terus memperluas jangkauan kolaborasi internasional nantinya tidak hanya membawa nama UMN untuk semakin dikenal lebih luas lagi, tetapi juga memberikan dampak positif pada seluruh sivitas akademika UMN.

Diharapkan dengan pencapaian ini, UMN bisa terus mempertahankan reputasi dan mendapat lebih banyak prestasi internasional.

Dekan Fakultas Seni dan Desain UMN juga secara detail menyampaikan strategi ke depannya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Seni dan Desain UMN Muhammad Cahya Mulya Daulay memaparkan bahwa kunci keberhasilan ini terletak pada penyelarasan kurikulum dengan standar global (seperti akreditasi AUN-QA dan ACQUIN) serta keterlibatan aktif praktisi industri.

“FSD sendiri selalu menyelaraskan pada rencana induk UMN, yakni merancang kurikulum yang selalu up-to-date. Kami juga mendorong para dosen untuk memahami metode pengajaran yang tepat, meningkatkan interaksi, dan yang terpenting menghadirkan dosen praktisi yang aktif di industri,” jelas Cahya.

Ilustrasi perguruan tinggi. jenis-jenis perguruan tinggi.Shutterstock Ilustrasi perguruan tinggi. jenis-jenis perguruan tinggi.

Bentuk kepercayaan publik terhadap luaran nyata yang dihasilkan oleh institusi

Bagi Cahya, peringkat QS bukan hanya melihat sisi kualitas pendidikan saja, melainkan bentuk kepercayaan publik terhadap luaran nyata yang dihasilkan oleh institusi.

Kepercayaan ini diwujudkan bagaimana kurikulum secara konsisten dan persisten menghasilkan luaran nyata yang dapat dirasakan manfaatnya oleh publik.

"Tentu kepercayaan ini menjadi tantangan dan tanggung jawab kami untuk terus mempertahankan hal tersebut,” tambah Cahya.

Baca juga: Daftar PTKIN Masuk Pemeringkatan Dunia QS World University Rankings 2026

Ke depannya, UMN berencana melakukan ekspansi kolaborasi yang lebih masif. Selain terus meningkatkan aspek critical thinking dalam pembelajaran, UMN menargetkan perluasan kemitraan yang tidak lagi terbatas di benua Asia.

“Secara strategis ke depannya, UMN akan secara intens membangun mitra kolaborasi secara luas dan tidak hanya menjangkau benua Asia saja, tetapi juga Eropa,” tutup Cahya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau