Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

China Pamerkan Fregat Baru, Diklaim Punya Kinerja "Siluman" Unggul dan Lebih Mematikan

Kompas.com, 18 Januari 2026, 12:18 WIB
Ahmad Naufal Dzulfaroh

Penulis

BEIJING, KOMPAS.com - Angkatan Laut China kini punya varian baru kapal fregat rudal berpemandu Tipe 054A.

Kapal itu disebut memiliki meriam utama dengan kaliber lebih besar dan dek penerbangan yang diperpanjang untuk menampung helikopter anti-kapal selam tipe baru.

Bernama Linfen, kapal itu adalah generasi baru fregat rudal berpemandu Tipe 054A yang dikembangkan dan dibangun secara mandiri oleh China.

Dikutip dari Global Times, Linfen memiliki dek penerbangan yang lebih panjang dan hanggar yang luas, sehingga lebih mudah beradaptasi dengan jenis helikopter baru. 

Hal ini menutupi kekurangan dalam hal kemampuan anti-kapal selam udara yang ada pada tipe sebelumnya.

Baca juga: Taiwan Tuding Drone Pengintai China Masuk Wilayahnya, Sempat Terbang 8 Menit

Beberapa peningkatan lainnya terkait dengan sistem senjata kapal. 

Seorang awak kapal Linfen, Gong Chao mengatakan, versi baru Type 054A memiliki daya tembak yang lebih besar, jangkauan serang yang lebih luas, dan presisi tembakan yang lebih tinggi.

Hal ini secara signifikan meningkatkan kemampuan peperangan anti-permukaan. 

Kapal itu juga memiliki sistem senjata lebih terintegrasi, kinerja siluman maritim unggul, jangkauan deteksi radar lebih luas, akurasi posis lebih tinggi, serta kemampuan operasional yang kuat di lingkungan elektromagnetik yang kompleks.

Kemampuan tempur keseluruhan Linfen telah meningkat dibandingkan dengan versi asli Type 054A.

Baca juga: Ilmuwan China Pecahkan Misteri Alam Semesta, Buktikan Teori 87 Tahun Lalu

Rekaman laporan CCTV menunjukkan, dua fregat Type 054A berlabuh berdampingan di pelabuhan angkatan laut. 

Salah satunya adalah Linfen, dengan nomor lambung 543, sedangkan yang lainnya memiliki nomor lambung 580, tanpa nama kapal yang diungkapkan.

Kedua kapal tersebut tampaknya merupakan varian baru dari Tipe 054A, yang dilengkapi dengan meriam utama 100 mm, mirip fregat Tipe 054B, fregat generasi baru Angkatan Laut China setelah Tipe 054A.

China terus meningkatkan dan membangun fregat Tipe 054A baru meskipun ada pengembangan fregat Tipe 054B yang lebih canggih.

Seorang ahli urusan militer China, Zhang Junshe mengatakan, Tipe 054B memiliki bobot yang jauh lebih besar daripada Tipe 054A, sehingga jangkauannya yang lebih jauh. 

Baca juga: China Desak Kroni Bos Scam Kamboja Chen Zhi Menyerah, Janjikan Hukuman Lebih Ringan

Halaman:

Terkini Lainnya
Irak Mendadak 'Lupa Perang' Usai Lolos Piala Dunia, Ukir Sejarah 40 Tahun
Irak Mendadak "Lupa Perang" Usai Lolos Piala Dunia, Ukir Sejarah 40 Tahun
Internasional
Tunggu Serangan Darat AS, Menlu Iran: Mereka Tak Akan Berani
Tunggu Serangan Darat AS, Menlu Iran: Mereka Tak Akan Berani
Internasional
Houthi Tembakkan Rudal ke Israel, Klaim Serangan Gabungan dengan Iran-Hizbullah
Houthi Tembakkan Rudal ke Israel, Klaim Serangan Gabungan dengan Iran-Hizbullah
Internasional
Paus Leo XIV Desak Trump Cari Jalan Keluar Perang di Iran
Paus Leo XIV Desak Trump Cari Jalan Keluar Perang di Iran
Internasional
Spesifikasi USS George HW Bush yang Dikirim AS ke Timur Tengah
Spesifikasi USS George HW Bush yang Dikirim AS ke Timur Tengah
Internasional
Iran Tembaki Kapal Tanker Qatar, 1 Rudal 'Nyangkut' di Ruang Mesin
Iran Tembaki Kapal Tanker Qatar, 1 Rudal "Nyangkut" di Ruang Mesin
Internasional
Trump Ngamuk Perancis Blokir Pesawat AS ke Israel: Kami Akan Mengingatnya
Trump Ngamuk Perancis Blokir Pesawat AS ke Israel: Kami Akan Mengingatnya
Internasional
Iran Akui Jalin Kontak dengan AS, tapi Bantah Ada Negosiasi
Iran Akui Jalin Kontak dengan AS, tapi Bantah Ada Negosiasi
Internasional
China Mulai Terdampak Perang Iran, Bisa Picu Risiko Besar
China Mulai Terdampak Perang Iran, Bisa Picu Risiko Besar
Internasional
Berbalik Arah, Uni Emirat Arab Siap Ikut AS Lawan Iran demi Buka Selat Hormuz
Berbalik Arah, Uni Emirat Arab Siap Ikut AS Lawan Iran demi Buka Selat Hormuz
Internasional
Warga AS Ikut Tanggung Dampak Perang, Marah Harga BBM yang Meroket
Warga AS Ikut Tanggung Dampak Perang, Marah Harga BBM yang Meroket
Internasional
Trump Akan Tinggalkan Perang Iran meski Tanpa Kesepakatan, Abaikan Masalah Selat Hormuz
Trump Akan Tinggalkan Perang Iran meski Tanpa Kesepakatan, Abaikan Masalah Selat Hormuz
Internasional
Dewan Sains Trump Diisi Para Miliarder Rp 15.000 Triliun, Mengapa Ilmuwan Akademik Tersingkir?
Dewan Sains Trump Diisi Para Miliarder Rp 15.000 Triliun, Mengapa Ilmuwan Akademik Tersingkir?
Internasional
Mengapa Selat Hormuz Sulit Direbut dari Iran?
Mengapa Selat Hormuz Sulit Direbut dari Iran?
Internasional
Israel Dilaporkan Tak Akan Bantu Invasi Darat AS di Iran
Israel Dilaporkan Tak Akan Bantu Invasi Darat AS di Iran
Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau
China Pamerkan Fregat Baru, Diklaim Punya Kinerja "Siluman" Unggul dan Lebih Mematikan
Akses penuh arsip ini tersedia di aplikasi KOMPAS.com atau dengan Membership KOMPAS.com Plus.
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Unduh KOMPAS.com App untuk berita terkini, akurat, dan terpercaya setiap saat