Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Momen Haru Pestapora, Tangis Kiki Ucup Pecah dalam Pelukan Desta

Kompas.com, 8 September 2025, 08:26 WIB
Disya Shaliha,
Tri Susanto Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Momen emosional terjadi di tengah riuh festival musik Pestapora 2025 ketika sang direktur festival, Kiki Aulia Ucup, tak kuasa menahan tangis di pelukan presenter Desta Mahendra.

Momen tersebut terekam dalam sebuah video pendek yang diunggah Desta ke akun Instagram pribadinya.

Dalam video yang diunggah sekitar sembilan jam yang lalu itu, Desta terlihat memeluk erat Kiki Ucup yang kemudian tampak tak dapat menahan tangis.

Baca juga: Lebih dari 30 Musisi Mundur di Pestapora dan Permintaan Maaf Kiki Ucup

Keduanya bersama-sama menyanyikan lagu "Ingatlah Hari Ini" dari grup vokal Project Pop.

Melalui keterangan unggahannya, Desta menuliskan pesan dukungan untuk sahabatnya itu.

"Mengakui kesalahan dan meminta maaf adalah proses pembelajaran untuk menjadi lebih baik," tulis Desta membuka keterangan unggahannya.

Baca juga: Pernyataan Kiki Ucup Usai Puluhan Musisi Mundur dari Pestapora

"Gue saksi selama ini betapa lo selalu berusaha mati-matian memberikan wadah dan membantu untuk kemajuan industri musik Indonesia tanpa pandang musisi besar atau pun musisi yang baru merintis," sambung Desta.

Anggota klub motor The Prediksi itu menegaskan bahwa persahabatan mereka akan tetap kuat melewati cobaan ini dan menjadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran berharga.

"Kita sahabatan dari dulu, Cup.. Stay strong @kikiauliaucup. Jadikan ini pelajaran yang sangat berharga buat lo dan juga kita semua.. Dan yang pasti, nggak ada kata berhenti untuk terus belajar..," tambah Desta.

Baca juga: Kiki Ucup Pastikan Pestapora Tetap Digelar 5-7 September 2025

Musisi batal tampil di Pestapora 2025

Sebagai informasi, momen haru ini terjadi setelah Ucup dan Pestapora menghadapi gelombang kritik dan pengunduran diri dari puluhan musisi.

Lebih dari 30 penampil memutuskan untuk membatalkan jadwal manggung mereka sebagai bentuk protes atas kerja sama Pestapora dengan perusahaan tambang, PT Freeport Indonesia.

Sebelumnya, pada Sabtu (6/9/2025), Kiki Ucup telah merilis video permintaan maaf resmi.

Dalam pernyataannya, ia mengakui kelalaian pihaknya dalam menjalin kerja sama tersebut.

Baca juga: Perjuangan Datangkan Sheila On 7 di Pestapora 2023, Kiki Ucup: Dari 2022 Udah Ngajak

"Saya sekali lagi meminta maaf atas kelalaian kami dalam menempuh langkah untuk bekerja sama dengan PT Freeport Indonesia," ujar Ucup dalam video yang diunggah di akun resmi Pestapora.

Ucup juga menegaskan bahwa kerja sama dengan sponsor tersebut telah diputus dan memastikan tidak ada aliran dana yang diterima oleh pihak festival.

"Kami pastikan tidak ada sepeser pun aliran dana yang kami terima," tegasnya.

Pihak Pestapora juga menyatakan akan menanggung sepenuhnya semua dampak dari pemutusan kontrak tersebut.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Deddy Mahendra Desta (@desta80s)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang

Terkini Lainnya
Pandji Pragiwaksono Umumkan Jadwal Adili Idola, Reza Arap Jadi Target Berikutnya
Pandji Pragiwaksono Umumkan Jadwal Adili Idola, Reza Arap Jadi Target Berikutnya
Entertainment
Cerita Lebaran Anti-mainstream Luna Maya dan Maxime Bouttier, Alasan Shalat Ied di Kapal
Cerita Lebaran Anti-mainstream Luna Maya dan Maxime Bouttier, Alasan Shalat Ied di Kapal
Entertainment
Bukan April Mop, iKON Umumkan Konser FOUREVER di Jakarta
Bukan April Mop, iKON Umumkan Konser FOUREVER di Jakarta
K-Wave
Jennifer Coppen dan Justin Hubner Pamer Foto Prewedding Adat Jawa, Siap Menikah di Bali?
Jennifer Coppen dan Justin Hubner Pamer Foto Prewedding Adat Jawa, Siap Menikah di Bali?
Entertainment
Mengenal Zero Post, Ketika Gen Z Pilih Berhenti Bagikan Unggahan di Medsos
Mengenal Zero Post, Ketika Gen Z Pilih Berhenti Bagikan Unggahan di Medsos
Entertainment
Tanggal Bebas P Diddy Dimajukan Lagi, Keluar Penjara Makin Cepat 
Tanggal Bebas P Diddy Dimajukan Lagi, Keluar Penjara Makin Cepat 
Seleb
Dibintangi IU dan Byeon Woo Seok, Perfect Crown Curi Perhatian Jelang Penayangan Perdana
Dibintangi IU dan Byeon Woo Seok, Perfect Crown Curi Perhatian Jelang Penayangan Perdana
K-Wave
Sutradara Sebut Zona Merah Versi Film Lebih Brutal dan Chaos
Sutradara Sebut Zona Merah Versi Film Lebih Brutal dan Chaos
Entertainment
Terpisah 66 Tahun, Penulis Reda Gaudiamo Bertemu Sosok Nyata Sahabatnya di Film Na Willa
Terpisah 66 Tahun, Penulis Reda Gaudiamo Bertemu Sosok Nyata Sahabatnya di Film Na Willa
Entertainment
Tak Asal Pilih, Tasya Farasya Jelaskan Alasan Pakai Baju Warna Kuning Saat Sidang Cerai
Tak Asal Pilih, Tasya Farasya Jelaskan Alasan Pakai Baju Warna Kuning Saat Sidang Cerai
Seleb
Luna Maya Jadi Eksekutif Produser Film Zona Merah, Akui Pecinta Film Zombie
Luna Maya Jadi Eksekutif Produser Film Zona Merah, Akui Pecinta Film Zombie
Entertainment
Bicara Bahasa Indonesia, Minhyuk MONSTA X Curi Perhatian Jelang Konser di Jakarta
Bicara Bahasa Indonesia, Minhyuk MONSTA X Curi Perhatian Jelang Konser di Jakarta
K-Wave
Sakit Gigi di Penjara, Nikita Mirzani Dibawa ke Rumah Sakit
Sakit Gigi di Penjara, Nikita Mirzani Dibawa ke Rumah Sakit
Entertainment
Tiger Woods Akhirnya Buka Suara Usai Kecelakaan Lagi dan Tudingan Berkendara Kondisi Mabuk
Tiger Woods Akhirnya Buka Suara Usai Kecelakaan Lagi dan Tudingan Berkendara Kondisi Mabuk
Entertainment
Sule Masih Pikir Matang untuk Menikah Lagi Meski Sudah Direstui Anak, Akui Capek Mulai dari Awal
Sule Masih Pikir Matang untuk Menikah Lagi Meski Sudah Direstui Anak, Akui Capek Mulai dari Awal
Seleb
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau