BANDUNG, KOMPAS.com - Nasib nahas menimpa dua pemuda asal Ciparay, Kabupaten Bandung, yakni Rifki dan Ferdi.
Niat hati pulang membawa baju baru untuk merayakan Idul Fitri, keduanya justru menjadi korban aksi main hakim sendiri oleh sekelompok massa di kawasan Gentong, Baleendah, pada malam takbir lalu.
Keduanya dikeroyok massa karena diduga sebagai pelaku pembegalan.
Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Baleendah bergerak cepat merespons insiden tersebut.
Hingga Jumat (27/3/2026), polisi telah mengamankan sembilan orang yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan di Tanjakan Benyeng, Jalan Gentong, Kelurahan Jelekong tersebut.
Baca juga: Wakapolres dan Kasat Reskrim Maluku Tenggara Terluka Saat Melerai Bentrokan Pemuda
Insiden bermula ketika kedua korban dalam perjalanan pulang dari Bandung menuju Ciparay.
Berdasarkan keterangan keluarga korban, Erlin Marlina, motor yang dikendarai Rifki dan Ferdi mengalami kendala teknis saat melintasi tanjakan.
"Kedua anak ini kehabisan bensin saat menanjak, lalu rem blong hingga terjatuh ke selokan yang cukup dalam," ujar Erlin dalam keterangannya.
Saat mencoba meminta bantuan warga sekitar untuk mengangkat sepeda motor, terjadi kesalahpahaman.
Baca juga: Pabrik Plastik di Babakan Ciparay Bandung Terbakar, Asap Hitam Membumbung
Di saat bersamaan, muncul isu di tengah masyarakat mengenai adanya pelaku begal yang menggunakan sepeda motor jenis tertentu sambil mengacungkan senjata tajam pada pukul 21.00 WIB di wilayah tersebut.
Provokasi dari dua orang pengendara motor yang memutar arah memicu massa berdatangan.
Tanpa klarifikasi lebih lanjut, massa langsung melampiaskan kemarahan kepada Rifki dan Ferdi yang saat itu sedang dalam kondisi terjepit akibat kecelakaan.
Akibat pengeroyokan tersebut, kedua korban gagal merayakan Lebaran di rumah. Mereka harus dilarikan ke RSUD Welas Asih karena menderita luka serius.
"Kondisi korban mengalami luka bocor di kepala dengan 15 jahitan, tiga gigi patah, serta luka dalam," tambah Erlin.
Kapolresta Bandung Komisaris Besar Aldi Subartono, melalui Kapolsek Baleendah Ajun Komisaris Hendri Noki Rukmansyah, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengamankan sembilan terduga pelaku pengeroyokan.