SUBANG, KOMPAS.com – Volume kendaraan pemudik yang menuju arah Jakarta di Tol Cipali terpantau mengalami peningkatan signifikan pada hari terakhir libur Lebaran 2026, Minggu (29/3/2026). Puncak arus balik diprediksi terjadi mulai pagi ini hingga malam nanti dengan estimasi lebih dari 100.000 kendaraan.
Berdasarkan data periode pukul 00.00 hingga 08.00 WIB, tercatat sekitar 26.000 kendaraan telah melintasi Ruas Tol Cipali menuju Jakarta. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 10 persen dibandingkan periode yang sama pada hari sebelumnya.
"Rata-rata sekitar 3.300 kendaraan per jam melintasi eks Gerbang Tol Cikopo menuju arah Jakarta," ujar Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, Minggu.
Baca juga: Bikin Elus Dada, Polisi Masuk Selokan Punguti Traffic Cone yang Dirusak Oknum Pemudik di Tol Cipali
Guna mengantisipasi lonjakan pemudik, Astra Tol Cipali melakukan optimalisasi layanan di delapan rest area aktif serta menyiagakan rest area fungsional di KM 77 B. Fasilitas pendukung seperti 1.024 toilet gratis dan tambahan water tank untuk ketersediaan air bersih telah disiapkan.
"Kami juga menyiagakan petugas lapangan untuk mengatur alur parkir. Bagi pengguna kendaraan listrik, fasilitas SPKLU tersedia di 7 lokasi rest area dengan berbagai mode pengisian daya," kata Ardam.
Selain itu, pengelola jalan tol mengimbau pengguna jalan untuk tidak berpindah jalur secara sembarangan atau menggunakan u-turn selama rekayasa lalu lintas one way berlangsung demi menjaga keselamatan bersama.
Hingga Minggu pagi, arus lalu lintas di Tol Cipali terpantau ramai lancar dengan kecepatan rata-rata kendaraan antara 60 hingga 80 km per jam. Cuaca cerah di wilayah Subang turut mendukung kelancaran perjalanan para pemudik.
Wakapolda Jabar, Brigjen Pol Adi Vivid Bachtiar, juga turun langsung meninjau kesiapan di sejumlah rest area. Pihak kepolisian terus melakukan patroli siaga untuk mengantisipasi potensi titik kepadatan.
Pihak pengelola mengingatkan pemudik untuk tidak memaksakan diri berkendara jika merasa lelah. Jika membutuhkan bantuan darurat, masyarakat dapat menghubungi call center di 0260-7600-600 atau layanan WhatsApp di 0811-2347-600.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang