Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cetak Lulusan Berdaya Saing Global, ITS Gandeng Kampus Belanda

Kompas.com, 18 Agustus 2022, 11:59 WIB
Ayunda Pininta Kasih

Penulis

KOMPAS.com - Guna mencetak lulusan Sistem Informasi yang dapat bersaing di kancah global, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Fontys School of Information and Communication Technology (ICT) Belanda menjalin kerja sama melalui Memorandum of Agreement (MoA).

Sebanyak lima mahasiswa Departemen Sistem Informasi ITS pun diberangkatkan untuk mengikuti program double degree ke Fontys ICT pada 9 Agustus 2022.

Kepala Departemen Sistem Informasi ITS, Mudjahidin menjelaskan bahwa kelima mahasiswa tersebut akan mengikuti program ini dalam kurun waktu satu hingga dua tahun ke depan.

“Mahasiswa akan mengikuti kurikulum akademik yang telah dirancang oleh Fontys ICT, termasuk menyelesaikan sekitar 32 satuan Sistem Kredit Semester (SKS),” terangnya dilansir dari laman ITS.

Baca juga: Beasiswa Juara 2022 Kemendikbud-Lotte, Beri Biaya Kuliah hingga Rp 200 Juta

Mudja menyebutkan bahwa selama menjalani program double degree, mereka memperoleh kesempatan emas untuk menggali ilmu sebanyak-banyaknya di Negeri Kincir Angin tersebut.

Bukan hanya ilmu pengetahuan dan keterampilan tambahan yang relevan dengan mata kuliah Sistem Informasi, terang Mudja, namun juga softskill seperti kecakapan berkomunikasi, jalinan relasi, serta kecakapan kualifikasi kompetensi untuk melamar kerja.

Mahasiswa program Double Degree dari Departemen Sistem Industri ITS saat akan berangkat studi ke BelandaDok. ITS Mahasiswa program Double Degree dari Departemen Sistem Industri ITS saat akan berangkat studi ke Belanda

Mudja menceritakan, Departemen Sistem Informasi ITS tidak hanya memberikan bantuan secara administratif terhadap keberangkatan mahasiswa, namun juga dorongan semangat yang kuat.

“Walaupun ada beberapa mahasiswa yang sempat mengalami kendala dengan alasan pertimbangan biaya untuk berangkat ke Belanda, kami berusaha terus memberikan motivasi agar mereka tidak ragu untuk berangkat,” ujarnya.

Ia berharap, program double degree bisa terus berjalan setiap tahunnya dan memberikan dampak positif baik bagi ITS maupun Fontys ICT.

Baca juga: Hanya 20 dari 4.500 Kampus Indonesia Masuk Ranking Dunia, Ini Kata Kemendikbud

“Bertambahnya jumlah mahasiswa yang berangkat exchange dari tahun ke tahun juga dapat mengangkat nama baik ITS di kancah nasional maupun internasional,” tambahnya optimistis.

Terakhir, Mudja berpesan kepada para mahasiswa agar memanfaatkan kesempatan belajar ke Belanda secara tatap muka ini dengan maksimal.

“Semoga mereka bisa mengikuti pembelajaran dengan baik, serta kelak dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh untuk turut berkontribusi bagi tanah air,” tuturnya berpesan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau