Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dari Dokumentasi Jadi Cuan: Kisah Orangtua Kelola Konten Anak dan Tantangannya

Kompas.com, 17 Maret 2026, 12:21 WIB
Hafizh Wahyu Darmawan,
Larissa Huda

Tim Redaksi

BEKASI, KOMPAS.com – Momen keseharian keluarga yang dahulu hanya tersimpan di galeri ponsel kini semakin sering dibagikan ke media sosial.

Bagi sebagian orangtua, kebiasaan ini bermula dari keinginan sederhana untuk mendokumentasikan masa kecil anak, namun dalam perkembangannya justru membuka peluang baru, termasuk kerja sama dengan berbagai brand.

Fenomena ini menunjukkan pergeseran fungsi media sosial dari sekadar ruang berbagi menjadi potensi ekonomi berbasis kedekatan emosional dengan audiens.

Salah satu contoh datang dari pasangan orangtua, Brian Andrew Salim (27) dan Nuzulia Muchtari (27), yang mengelola akun konten anak “Arkeen Daily”. Akun tersebut menampilkan aktivitas keseharian anak mereka, Arkeenan Nuzrian Salim (4).

Awalnya, konten yang dibuat hanya berupa dokumentasi sederhana. Namun seiring waktu, konten tersebut menarik perhatian banyak pengguna media sosial dan dilirik oleh berbagai brand.

Baca juga: Cerita Orangtua Melawan Konten “Brainrot” yang Dikonsumsi Anak di Medsos

Dukungan keluarga yang awalnya ragu

Di balik perkembangan akun tersebut, Brian mengungkapkan keluarganya sempat meragukan aktivitas membuat konten bersama anak.

Pada awalnya, sebagian anggota keluarga mempertanyakan manfaat dari kegiatan tersebut, terutama karena melibatkan anak dalam produksi konten digital.

“Awalnya meragukan ya ngapain sih bikin-bikin konten begitu emang ada hasilnya, emang bisa berpenghasilan sama orangtua kan tahunya ya anak jangan dibuat seperti itu lah (menjadi Konten)," kata dia saat ditemui di Bekasi, Minggu (15/3/2026).

Namun, seiring waktu, pandangan tersebut berubah setelah keluarga melihat adanya peluang penghasilan serta kerja sama dengan brand yang memiliki reputasi baik.

"Kami bisa buktikan pas tahu ada penghasilannya mulai banyak brand yang masuk dan brand-brandnya itu bukan brand yang asal masuk aja. Orangtua jadi support juga sih," kata dia.

Seiring meningkatnya jumlah penonton, berbagai brand mulai tertarik bekerja sama dengan akun Arkeen Daily. Brian menilai hal ini dipengaruhi oleh konsep konten yang unik.

Menurut dia, konten anak kecil yang memasak masih relatif jarang ditemukan di media sosial, sehingga memiliki daya tarik tersendiri.

Baca juga: Di Balik Keseruan Ortu Ngonten di Medsos Bersama Anak, Antara Hiburan dan Kenangan

"Masih sedikit nih yang masuk ke situ, anak kecil bisa masak terus juga proper lah ibaratnya. Jadi walaupun kontennya masak, kami pakai untuk bagaimana caranya brand ini tetap bisa masuk di konten tersebut," kata dia.

Dalam praktiknya, mereka juga berupaya menyesuaikan konsep konten dengan produk yang dipromosikan, termasuk menggabungkan elemen cerita agar tetap relevan.

“Kami bikin masak untuk makanan kucing bikin takjil untuk kucing dibagiin pakai sepeda, jadi pakai sepeda yang dari promosinya itu buat di bagi-bagikan ke kucing-kucing jalanan. Jadi tetap walaupun brand nya enggak sesuai dengan makanan kita tetap bakal menyesuaikan juga sih," ujarnya.

Halaman:
Baca tentang


Terkini Lainnya
Sering Dikira Sama, Ini Perbedaan Joki Antre dan Praktik Percaloan
Sering Dikira Sama, Ini Perbedaan Joki Antre dan Praktik Percaloan
Megapolitan
Joki Antre Jadi Jalan Pintas Warga...
Joki Antre Jadi Jalan Pintas Warga...
Megapolitan
Tumpukan Sampah di Pasar Kopro Dibersihkan, Pengangkutan Kembali Normal
Tumpukan Sampah di Pasar Kopro Dibersihkan, Pengangkutan Kembali Normal
Megapolitan
Di Balik Maraknya Jasa Antre, Ada Waktu Berharga yang Ingin Dijaga
Di Balik Maraknya Jasa Antre, Ada Waktu Berharga yang Ingin Dijaga
Megapolitan
Isu Harga BBM Naik Bikin Warga Panik, SPBU Jagakarsa Sempat Kehabisan Stok
Isu Harga BBM Naik Bikin Warga Panik, SPBU Jagakarsa Sempat Kehabisan Stok
Megapolitan
WFH ASN Beda Hari, Kemendagri Minta Pemkot Bekasi Ikuti Kebijakan Pusat Setiap Jumat
WFH ASN Beda Hari, Kemendagri Minta Pemkot Bekasi Ikuti Kebijakan Pusat Setiap Jumat
Megapolitan
Pemkot Tangsel Sebut Kebijakan WFH ASN Bisa Hemat BBM dan Biaya Operasional
Pemkot Tangsel Sebut Kebijakan WFH ASN Bisa Hemat BBM dan Biaya Operasional
Megapolitan
Bengkel di Pamulang Ludes Terbakar, Diduga akibat Korsleting
Bengkel di Pamulang Ludes Terbakar, Diduga akibat Korsleting
Megapolitan
Nenek Diduga Curi TV di Ruko Kampung Melayu, Terekam CCTV
Nenek Diduga Curi TV di Ruko Kampung Melayu, Terekam CCTV
Megapolitan
Menengok Hunian Baru Warga yang Direlokasi dari Lahan Makam di Jakbar, Tak Lagi Becek-becekan
Menengok Hunian Baru Warga yang Direlokasi dari Lahan Makam di Jakbar, Tak Lagi Becek-becekan
Megapolitan
Polisi Hentikan Penyelidikan Kasus Andrie Yunus, Berkas Dilimpahkan ke Puspom TNI
Polisi Hentikan Penyelidikan Kasus Andrie Yunus, Berkas Dilimpahkan ke Puspom TNI
Megapolitan
Jasa Joki Antre Kian Diminati, Solusi Praktis atau Cermin Buruknya Layanan Publik?
Jasa Joki Antre Kian Diminati, Solusi Praktis atau Cermin Buruknya Layanan Publik?
Megapolitan
Sopir Pikap Diduga Diperas di Lampu Merah Penjaringan, Pelaku Diburu
Sopir Pikap Diduga Diperas di Lampu Merah Penjaringan, Pelaku Diburu
Megapolitan
Kasus Kreator Konten Mengaku Diperkosa di Jaksel: Dilaporkan Balik, Proses Berjalan
Kasus Kreator Konten Mengaku Diperkosa di Jaksel: Dilaporkan Balik, Proses Berjalan
Megapolitan
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Kasus Alfin yang Terkubur 3 Meter di Cikeas
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Kasus Alfin yang Terkubur 3 Meter di Cikeas
Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau
Dari Dokumentasi Jadi Cuan: Kisah Orangtua Kelola Konten Anak dan Tantangannya
Akses penuh arsip ini tersedia di aplikasi KOMPAS.com atau dengan Membership KOMPAS.com Plus.
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Unduh KOMPAS.com App untuk berita terkini, akurat, dan terpercaya setiap saat