Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Gen Z, Siapkah Hadapi Peluang Karier dan Investasi di Tahun Kuda Api 2026?

JAKARTA, KOMPAS.com — Generasi Z memasuki 2026 dalam lanskap yang tidak sederhana. Di satu sisi, jumlah lowongan kerja level awal menyusut dan persaingan kian ketat. Di sisi lain, Tahun Kuda Api 2026 disebut membawa energi ekspansif yang berpotensi membuka peluang baru.

Data yang dipublikasikan World Economic Forum (WEF) menunjukkan generasi yang lahir antara 1997 hingga 2012 menghadapi tekanan lebih besar dalam mengakses pekerjaan entry-level.

Laporan itu mengutip analisis Randstad terhadap 126 juta lowongan kerja global serta survei terhadap 11.250 talenta di berbagai negara.

CEO Randstad Sander van ’t Noordende mengatakan bahwa banyak Gen Z masuk ke dunia kerja pada masa perubahan besar.

“Meski percaya pada kemampuan mereka dan ambisi masa depan, Gen Z menghadapi gangguan teknologi dan ketidakpastian ekonomi,” ujarnya Van ’t Noordende dalam laporan analisis tersebut.

Hampir separuh responden mengaku pekerjaan pertama mereka belum sesuai dengan gambaran karier impian.

Di tengah tekanan tersebut, pembacaan momentum tahunan menjadi salah satu perspektif yang diperbincangkan. Dalam webinar yang digelar pada Jumat (27/2/2026) lalu, praktisi dan konsultan BaZi, Yorita Laksmi, menjelaskan karakter Tahun Kuda Api 2026.

Yorita mengatakan, tahun Kuda Api memiliki karakter energi yang cepat, ekspansif, dan penuh visibilitas.”

“Unsur api yang dominan identik dengan keberanian, reputasi, serta dorongan untuk tampil dan bergerak agresif,” katanya.

Menurut Yorita, energi tersebut dapat menjadi pancingan awal untuk membaca peluang, terutama bagi generasi yang adaptif terhadap perubahan seperti Gen Z.

Karier: Adaptasi dan Keberanian Ambil Peran

Dalam konteks karier, energi api dinilai mendukung sektor komunikasi, industri kreatif, serta bidang yang menuntut visibilitas dan kecepatan respons.

Bagi Gen Z, lanjut Yorita, momentum ini bisa menjadi kesempatan untuk meningkatkan kapasitas, memperluas jaringan, dan memperkuat personal branding.

Namun, tantangan struktural tetap perlu diperhitungkan. Sebanyak 40 persen Gen Z dalam survei Randstad merasa pendidikan atau kekurangan dalam pendidikan menjadi hambatan meraih pekerjaan ideal. Proporsi yang sama juga menyebut latar belakang pribadi sebagai faktor pembatas.

Di sisi lain, 55 persen Gen Z sudah menggunakan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam pekerjaan. Meski adaptif, sekitar 46 persen mengaku khawatir terhadap dampak AI pada prospek kerja mereka.

Artinya, keberanian saja tidak cukup. Strategi peningkatan keterampilan dan perencanaan karier jangka panjang tetap menjadi kunci agar mobilitas kerja tidak sekadar berpindah, tetapi membawa kemajuan.

Selain karier, Tahun Kuda Api juga kerap dikaitkan dengan pergerakan finansial yang aktif dan fluktuatif. Energi yang agresif dapat mendorong keberanian mengambil peluang investasi atau memulai usaha.

Dalam webinar tersebut Yorita menjelaskan bahwa metode BaZi atau Four Pillars of Destiny digunakan untuk membaca keseimbangan lima unsur (kayu, api, tanah, logam, dan air) berdasarkan tanggal dan jam kelahiran. Setiap individu dinilai memiliki struktur energi berbeda, sehingga respons terhadap momentum tahunan tidak seragam.

Yorita mengingatkan bahwa percepatan energi berpotensi memicu keputusan impulsif apabila tidak disertai perhitungan matang. Karena itu, langkah ekspansi usaha atau investasi tetap memerlukan kontrol emosi dan strategi yang jelas.

Ia berpesan, bagi Gen Z yang masih membangun fondasi finansial, pendekatan terukur dan berorientasi jangka panjang dinilai lebih relevan. Tahun Kuda Api 2026 dapat menjadi momentum pertumbuhan, tetapi hasilnya bergantung pada kesiapan membaca peluang sekaligus mengelola risiko.

https://money.kompas.com/read/2026/03/01/080000826/gen-z-siapkah-hadapi-peluang-karier-dan-investasi-di-tahun-kuda-api-2026-

Terkini Lainnya

Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Ekbis
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Ekbis
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Ekbis
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Ekbis
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Ekbis
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal
Energi
Berbalik dari Rugi ke Untung, Laba Bersih Phapros (PEHA) Melonjak 109 Persen di 2025
Berbalik dari Rugi ke Untung, Laba Bersih Phapros (PEHA) Melonjak 109 Persen di 2025
Ekbis
BBM Tak Naik, Purbaya Tambah Anggaran Subsidi BBM  hingga Rp 100 Triliun
BBM Tak Naik, Purbaya Tambah Anggaran Subsidi BBM hingga Rp 100 Triliun
Keuangan
IHSG Ditutup Menguat 1,93 Persen, Sentimen Geopolitik Timur Tengah Meredah?
IHSG Ditutup Menguat 1,93 Persen, Sentimen Geopolitik Timur Tengah Meredah?
Ekbis
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Pertamina Tanggung Sementara
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Pertamina Tanggung Sementara
Keuangan
Bengkel Siaga CNG Layani Kendaraan BBG di Jalur Mudik, Hadir 24 Jam
Bengkel Siaga CNG Layani Kendaraan BBG di Jalur Mudik, Hadir 24 Jam
Energi
Harga Plastik Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, Pedagang Tertekan
Harga Plastik Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, Pedagang Tertekan
Industri
 KKP Percepat Pembangunan Tambak Udang Terintegrasi di Waingapu
KKP Percepat Pembangunan Tambak Udang Terintegrasi di Waingapu
Ekbis
KA Ciremai Terdampak Longsor di Maswati–Sasaksaat, Seluruh Penumpang Selamat
KA Ciremai Terdampak Longsor di Maswati–Sasaksaat, Seluruh Penumpang Selamat
Ekbis
Cara Cek Sertifikat Tanah Online, Praktis Langsung dari HP
Cara Cek Sertifikat Tanah Online, Praktis Langsung dari HP
Ekbis
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com