KOMPAS.com - Apakah bank Krom aman? Pertanyaan ini mungkin menjadi hal pertama yang muncul di benak calon nasabah saat memilih bank digital terkini.
Terlebih, Krom Bank menawarkan bunga tinggi, yakni 6 persen untuk tabungan, 7,75 persen untuk deposito Krom Flex dan hingga 8,25 persen untuk deposito Krom Max.
Jawabannya cukup sederhana: ya, Krom Bank aman karena mengikuti regulasi pemerintah serta berupaya menjaga transparansi dan kinerja operasional yang sehat.
Presiden Direktur Krom Bank Indonesia Anton Hermawan mengatakan, dalam memberikan interest rate yang sedemikian tinggi, Krom Bank melakukan penyeimbangan dengan menjaga profitabilitas dan stabilitas yang sehat melalui strategi penyaluran dana yang tepat dan menerapkan prinsip kehati-hatian.
“Kami membangun kepercayaan nasabah melalui kinerja keuangan yang solid dan prudent. Krom Bank berkomitmen selalu menjadi perusahaan yang memiliki komitmen bisnis keberlanjutan yang sehat dan menguntungkan," jelasnya.
Baca juga: Bank Digital Gratis Biaya Admin Bulanan, Cara Praktis Maksimalkan Tabungan di Krom Bank
Sebagai informasi, Krom Bank adalah peserta Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). LPS menjamin uang nasabah di Krom Bank dengan catatan suku bunga yang diterima tidak melampaui nilai penjaminan suku bunga maksimum dan jumlah simpanan yang dijamin.
Per 1 Oktober 2025, LPS menerapkan bunga penjaminan simpanan di bank umum sebesar 3,5 persen per tahun, sehingga bunga Krom Bank tergolong lebih tinggi.
Terkait hal itu, Krom Bank secara terbuka menjelaskannya kepada nasabah melalui aplikasi dan media sosial mereka. Transparansi tersebut disertai dengan kinerja perusahaan yang solid dan prudent.
Untuk menjawab pertanyaan "apakah bank Krom aman?”, perusahaan tidak hanya mengandalkan kepesertaan pada LPS, tetapi juga memperkuat perlindungan melalui kepatuhan pada lembaga pengawasan dan penerapan teknologi keamanan mutakhir.
Langkah pertama Krom Bank adalah mengikuti kebijakan regulator perbankan, yakni Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) sebagai pengawas penuh operasional perusahaan.
Baca juga: Krom Bank Punya Siapa? Ini Jawaban dan Strategi Jangka Panjangnya
Selain itu, Krom menerapkan prinsip good corporate governance (GCG) dan memiliki fungsi kepatuhan independen untuk memastikan semua produk dan proses mematuhi peraturan OJK, termasuk perlindungan konsumen dan keamanan digital.
Tak hanya patuh pada regulasi, pertanyaan "apakah bank Krom aman?”, juga dijawab Krom dengan menerapkan berbagai protokol dan teknologi tinggi untuk menjaga keamanan data.
Beberapa di antaranya meliputi autentikasi dua langkah, enkripsi data saat transit maupun saat disimpan, kontrol akses internal yang ketat, serta perlindungan terhadap serangan seperti DDoS atau MITM (dua bentuk serangan siber).
Komitmen terhadap perlindungan data juga diwujudkan Krom Bank dengan mengantongi sertifikasi internasional, seperti ISO/IEC 27001 dan ISO/IEC 27701 untuk keamanan data dan privasi.
Krom Bank turut menggunakan infrastruktur Amazon Web Services (AWS), antara lain Amazon ECS untuk verifikasi elektronik (e-KYC) dan Amazon Rekognition untuk pengenalan wajah guna meningkatkan kecepatan dan keamanan proses pembukaan rekening.
Baca juga: Review Deposito Krom Bank: Bunga Tinggi, Mudah Digunakan, dan Gratis Transfer