Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Keamanan Dana di Krom Bank, Bukti Komitmen Bank Digital Terpercaya

Kompas.com, 30 Oktober 2025, 09:00 WIB
Tsabita Naja,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kasus kebocoran data di sektor finansial terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Di tengah kekhawatiran masyarakat, keamanan dana di Krom Bank menjadi isu utama yang menjadi perhatian pengguna layanan perbankan digital.

Pasalnya, Krom Bank berkomitmen menjaga kepercayaan nasabah dengan menjalin kemitraan strategis bersama Amazon Web Services (AWS), penyedia layanan cloud global dengan reputasi keamanan kelas dunia.

Sebagai bank digital yang beroperasi penuh secara online, keamanan dana di Krom Bank menjadi prioritas utama perusahaan.

Krom Bank membangun seluruh sistem digitalnya dengan memanfaatkan AWS Asia Pacific (Jakarta) Region agar data nasabah di Indonesia dapat disimpan sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI).

Baca juga: Krom Bank Diawasi OJK dan BI serta Performa Positif, Bukti Bank Digital yang Aman

Melalui kerja sama ini, Krom Bank mengandalkan arsitektur cloud AWS yang scalable dan memiliki lapisan keamanan tinggi agar dapat menyesuaikan kapasitas sesuai jumlah pengguna tanpa menurunkan performa atau membuka celah keamanan.

Dengan menggunakan Amazon Aurora sebagai sistem basis data, Krom Bank memastikan aplikasi tetap dapat diakses dengan lancar meskipun jumlah pengguna semakin bertambah.

Aplikasi Krom juga menjamin perlindungan dana setiap nasabah dengan mengenkripsi data end-to-end, baik saat data disimpan maupun dikirimkan melalui jaringan.

Teknologi enkripsi AWS memastikan identitas, saldo, dan riwayat transaksi nasabah tidak dapat diakses pihak luar.

Baca juga: Indonesia Bersiap Pimpin Revolusi Digital ASEAN, AWS Hadir Siapkan Fondasi Teknologinya

Untuk manajemen aplikasi, Krom memanfaatkan Amazon Elastic Container Service (ECS) agar pengembangan fitur baru dapat dilakukan dengan cepat tanpa mengganggu sistem utama, seperti penambahan fitur verifikasi identitas elektronik (e-KYC) yang membantu mempercepat proses verifikasi identitas nasabah, sehingga pembukaan rekening baru bisa selesai dalam waktu kurang dari tiga menit.

Direktur Utama Krom Bank Anton Hermawan mengungkapkan bahwa AWS memberikan fleksibilitas untuk mengembangkan berbagai layanan perbankan digital dengan cepat, sehingga layanan di aplikasi Krom menjadi lebih berinovasi dan mudah digunakan.

“Teknologi cloud membantu kami menciptakan layanan-layanan baru yang inovatif, aman, dapat dinikmati oleh generasi muda dan masyarakat Indonesia yang sebelumnya sulit mengakses layanan keuangan,” ujar Anton seperti dikutip Kompas.com dari laman resmi krom.id, Kamis (16/10/2025).

Baca juga: Bank Digital Gratis Biaya Admin Bulanan, Cara Praktis Maksimalkan Tabungan di Krom Bank

Keamanan dana di Krom Bank selalu dalam pengawasan

Faktor yang memperkuat keamanan dana di Krom Bank adalah sistem pengawasan real-time selama 24 jam setiap hari. Melalui infrastruktur AWS, Krom Bank dapat memantau setiap aktivitas transaksi dan mendeteksi anomali lebih awal.

Selain itu, Krom juga berencana mengembangkan sistem deteksi penipuan (fraud detection) berbasis kecerdasan buatan (AI) yang memberi Krom Bank kebebasan untuk mengembangkan model AI serta melatih dan menguji model AI secara mandiri.

Hal tersebut dilakukan Krom Bank untuk menghadapi ancaman digital yang terus berevolusi. Ke depan, sistem deteksi penipuan AI akan membuat sistem keamanan dana di Krom Bank semakin tangguh dan proaktif.

Selain mengembangkan teknologi, Krom Bank juga memperhatikan kualitas sumber daya manusia (SDM) di perusahaan.

Baca juga: Performa Positif Krom Bank, Bukti Komitmen Bank Digital untuk Milenial dan Gen Z

Krom Bank memanfaatkan program Pelatihan dan Sertifikasi AWS untuk meningkatkan keterampilan karyawan di bidang teknologi cloud, seperti development and operations (DevOps), arsitektur, dan keamanan.

Keterampilan tersebut akan mendukung para developer di Krom untuk menciptakan inovasi baru secara lebih cepat dan membantu bank berkembang sesuai dengan permintaan nasabah.

Pendekatan ini menegaskan bahwa keamanan bank digital tidak hanya bergantung pada infrastruktur, melainkan juga keahlian tim yang menjalankannya.

Perlindungan menyeluruh untuk nasabah

Dukungan AWS membuktikan bahwa keamanan dana di Krom Bank dibangun berdasarkan fondasi teknologi global yang aman dan efisien.

Seluruh sistem, mulai dari enkripsi data, arsitektur cloud yang fleksibel, pengawasan 24/7, hingga deteksi fraud berbasis AI, dirancang untuk memberikan perlindungan maksimal bagi setiap nasabah di tengah meningkatnya risiko siber global.

Baca juga: Menkeu Purbaya Ungkap Peretasan Coretax, Keamanan Siber Kini Ditingkatkan

Bagi Krom Bank, keamanan digital bukan sekadar janji yang diucapkan, melainkan komitmen yang ditunjukkan melalui tindakan nyata.

Pasalnya, perusahaan meyakini bahwa menjaga keamanan dana di Krom Bank berarti melindungi kepercayaan nasabah seutuhnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Merdeka Copper Gold (MDKA) Cetak Pendapatan Rp 32,06 Triliun, Turun 15,62 Persen Per 2025
Merdeka Copper Gold (MDKA) Cetak Pendapatan Rp 32,06 Triliun, Turun 15,62 Persen Per 2025
Ekbis
Strategi Kemenperin Genjot Transformasi Industri Nasional
Strategi Kemenperin Genjot Transformasi Industri Nasional
Ekbis
Pelaporan SPT 2025 Capai 10,53 Juta, Didominasi Karyawan
Pelaporan SPT 2025 Capai 10,53 Juta, Didominasi Karyawan
Ekbis
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Ekbis
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Ekbis
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Ekbis
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Ekbis
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Ekbis
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal
Energi
Berbalik dari Rugi ke Untung, Laba Bersih Phapros (PEHA) Melonjak 109 Persen di 2025
Berbalik dari Rugi ke Untung, Laba Bersih Phapros (PEHA) Melonjak 109 Persen di 2025
Ekbis
BBM Tak Naik, Purbaya Tambah Anggaran Subsidi BBM  hingga Rp 100 Triliun
BBM Tak Naik, Purbaya Tambah Anggaran Subsidi BBM hingga Rp 100 Triliun
Keuangan
IHSG Ditutup Menguat 1,93 Persen, Sentimen Geopolitik Timur Tengah Meredah?
IHSG Ditutup Menguat 1,93 Persen, Sentimen Geopolitik Timur Tengah Meredah?
Ekbis
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Pertamina Tanggung Sementara
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Pertamina Tanggung Sementara
Keuangan
Bengkel Siaga CNG Layani Kendaraan BBG di Jalur Mudik, Hadir 24 Jam
Bengkel Siaga CNG Layani Kendaraan BBG di Jalur Mudik, Hadir 24 Jam
Energi
Harga Plastik Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, Pedagang Tertekan
Harga Plastik Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, Pedagang Tertekan
Industri
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau