Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bosch Perkuat Operasi dan Portofolio Bisnis di Asia Tenggara dan Oseania

Kompas.com, 16 Januari 2026, 22:07 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com — Perusahaan pemasok teknologi dan layanan global Bosch menempatkan Asia Tenggara dan Oseania sebagai kawasan strategis dalam peta bisnis global perusahaan.

Ini seiring upaya memperkuat keseimbangan portofolio regional dan menangkap peluang pertumbuhan di tengah dinamika ekonomi global dan regional.

Bosch menilai kawasan Asia Tenggara dan Oseania memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan jangka menengah hingga panjang.

Baca juga: Mayoritas Produksi Manufaktur untuk Suplai Kebutuhan Dalam Negeri, Bosch Ikut Ambil Bagian

Vacuum cleaner handhelad (genggam) BoschBosch Vacuum cleaner handhelad (genggam) Bosch

Kehadiran Bosch di kawasan ini tercatat telah berlangsung lebih dari satu abad, dengan portofolio bisnis yang terus berkembang mengikuti kebutuhan pasar lokal dan transformasi teknologi global.

Presiden Bosch untuk Asia Tenggara dan Oseania, Robert Hesse, menyebut kawasan ini sebagai bagian krusial dari strategi global perusahaan.

“Bosch pertama kali hadir di kawasan ini lebih dari 100 tahun yang lalu, dan saat ini Asia Tenggara dan Oseania memainkan peran penting dalam strategi bisnis global Bosch untuk mempercepat pertumbuhan serta menyeimbangkan portofolio regionalnya,” ujar Hesse, yang baru saja menjabat Presiden Bosch untuk Asia Tenggara dan Oseania sejak 1 Januari 2026, dikutip dari siaran pers, Jumat (16/1/2026).

Dalam kerangka strategi tersebut, Bosch berfokus pada penguatan operasional di lini bisnis utama yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan berkelanjutan.

Baca juga: Bosch Minta Pemerintah Jaga Persaingan Pasar dengan Produk China

Di Asia Tenggara, kinerja bisnis mobilitas dan purnajual mobilitas di Indonesia dan Malaysia menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan, seiring meningkatnya kebutuhan pasar otomotif dan layanan purnajual.

Selain itu, permintaan yang kuat terhadap peralatan rumah tangga di Vietnam turut menopang kinerja perusahaan di kawasan ini.

Ilustrasi wiper mobil merek BoschKOMPAS.com/DICKY ADITYA WIJAYA Ilustrasi wiper mobil merek Bosch

Pada 2024, Bosch mencatatkan total penjualan bersih di Asia Tenggara sebesar 2,35 miliar euro. Angka ini mencakup penjualan dari perusahaan yang tidak dikonsolidasikan serta pengiriman internal ke perusahaan afiliasi, dengan pertumbuhan tahunan mencapai 17,8 persen.

Sementara itu, penjualan terkonsolidasi kepada pihak ketiga di kawasan Asia Tenggara tercatat sebesar 1,15 miliar euro.

Baca juga: Bosch Pilih Indonesia Jadi Basis Pabrik Modular Pertama, Nilai Ivestasinya Rp 484 Miliar

Di kawasan Oseania, strategi Bosch difokuskan pada diversifikasi lini bisnis dan penguatan posisi di berbagai segmen, mulai dari peralatan rumah tangga, teknologi keamanan dan bangunan, hingga solusi otomasi industri dan layanan otomotif.

Pendekatan ini tercermin dalam kinerja penjualan Bosch di Oseania pada 2024, dengan total penjualan bersih mencapai 803 juta euro dan pertumbuhan tahunan sebesar 9,4 persen. Penjualan terkonsolidasi kepada pihak ketiga di kawasan ini tercatat sekitar 690 juta euro.

Bosch juga menekankan pentingnya penyesuaian strategi operasional dengan kebutuhan pasar lokal.

Menurut Hesse, perusahaan berkomitmen untuk memperluas penawaran teknologi dan layanan yang relevan bagi pelanggan di kawasan Asia Tenggara dan Oseania.

Baca juga: Perusahaan Jerman Bosch Bangun Pabrik Modular Pertama di Cikarang

“Pada 2026 dan seterusnya, kami berkomitmen untuk menghadirkan lebih banyak lagi teknologi terbaru Bosch ke kawasan ini serta memperluas penawaran layanan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan lokal,” kata Hesse.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau