Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lanjutkan Kenaikan, Rupiah Ditutup Menguat di Rp 16.802 Per Dollar AS

Kompas.com, 23 Februari 2026, 16:57 WIB
Suparjo Ramalan ,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah ditutup menguat pada perdagangan di pasar spot Senin (23/2/2026).

Mengutip data Bloomberg, mata uang Garuda naik 0,51 persen ke level Rp 16.802 per dollar AS.

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan rupiah berpotensi menguat terhadap dollar Amerika Serikat, setelah pelemahan tajam mata uang Negeri Paman Sam.

Tekanan terhadap dollar terjadi setelah data pertumbuhan ekonomi AS dirilis jauh di bawah ekspektasi pasar.

“Rupiah berpotensi menguat terhadap dollar AS yang melemah tajam setelah data pertumbuhan ekonomi yang jauh di bawah ekspektasi,” ujar Lukman kepada Kompas.com.

Baca juga: Rupiah Undervalued, Ekonom: Kalau Bukan Orang Tua yang Sekolahkan Anaknya ke Luar Negeri, Tak Perlu Pusing

Sentimen negatif terhadap dollar semakin diperkuat oleh keputusan Mahkamah Agung AS yang menganulir kebijakan tarif Presiden Donald Trump, sehingga menurunkan tensi perang dagang dan mengurangi permintaan terhadap aset safe haven berbasis dollar.

Kombinasi faktor fundamental dan sentimen global tersebut membuka ruang penguatan rupiah dalam jangka pendek, terutama jika aliran dana asing kembali masuk ke pasar emerging markets.

Di lain sisi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga ditutup ke zona hijau pada perdagangan Senin sore ini.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup di posisi 8.396,082 atau naik 124,315 poin setara 1,50 persen.

Sepanjang sesi, indeks dibuka di level 8.334,543 dan sempat menyentuh angka terendah 8.327,567, sebelum bergerak menguat hingga mencetak angka tertinggi harian di 8.397,065.

Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi mencapai 49,609 miliar saham dengan nilai transaksi (turnover) sebesar Rp 24,167 triliun dan frekuensi perdagangan menembus 3.041.661 kali transaksi.

Adapun, 468 saham menguat, 206 saham melemah, dan 142 saham stagnan.

Sehingga membuat kapitalisasi pasar BEI menyentuh Rp 15.175,492 triliun.

Baca juga: Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini Usai MA AS Batalkan Tarif Trump

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau