Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mitra Grab Bakal Dapat BHR 2026, Nilainya Lebih Tinggi dari Tahun Lalu

Kompas.com, 27 Februari 2026, 05:00 WIB
Kiki Safitri,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Chief Executive Officer (CEO) Grab Indonesia Neneng Goenadi memastikan bahwa mitra pengemudi akan mendapatkan bonus hari raya (BHR) pada Lebaran 2026. Namun demikian terkait dengan nominalnya masih dalam pembahasan bersama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

“Kalau nilai lebih, kami mengapresiasi teman-teman mitra pengemudi yang berprestasi dan konsistensi layanan dan komitmen yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Neneng di Jakarta, Kamis (28/2/2026).

“Nah dalam semangat kebersamaan di momen hari raya ini, pasti teman-teman ingin tahu detailnya. Stay tune ya, for the update karena kita masih diskusi dan sebagainya dan kami juga akan menunggu dari rumahnya apakah ada arahan lain,” lanjut Neneng.

Baca juga: Kemenaker Pastikan Ojol Dapat THR, inDrive Sebut Bakal Beri BHR 2026

Neneng mengatakan, bahwa para mitra Grab tidak perlu khawatir, dalam menyambut momen Lebaran tahun 2026, pihaknya telah menyiapkan kejutan.

“Mungkin itu, nah tapi jangan khawatir tentunya akan ada kejutan lain, kalau enggak pake kejutan buat Grab agak kurang oke,” lanjut dia.

Neneng memastikan, BHR mitra pengemudi akan dicairkan sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Perusahaan menegaskan tidak akan ada pencairan yang dilakukan setelah hari raya, sehingga mitra dapat memanfaatkan bonus tersebut untuk kebutuhan Lebaran.

Baca juga: Ramadan 2026, Maxim Siapkan BHR dan Insentif untuk Mitra Pengemudi

Manajemen Grab menyampaikan bahwa seluruh mitra yang memenuhi kriteria penerima dipastikan akan mendapatkan BHR tepat waktu.

“Semua mitra yang berhak menerima, pasti akan mendapatkannya sebelum hari raya. Tidak mungkin diberikan setelah hari raya,” ujar Neneng.

Terkait besaran bonus, Grab belum merinci nominal yang akan diterima mitra. Namun perusahaan memastikan terdapat peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Apakah ada peningkatan? Pasti ada peningkatan. Untuk besarannya, mohon ditunggu. Kami akan sampaikan pada waktunya,” katanya.

Setiap kebijakan, dukungan, dan apresiasi diberikan oleh Grab selalu didasarkan pada tingkat produktivitas mitra. Dalam sistem yang fleksibel, pendekatan yang adil adalah pendekatan yang proporsional.

Baca juga: THR atau BHR Ojol?

Grab meminta para mitra untuk tidak khawatir dan menunggu pengumuman resmi dalam waktu dekat. Perusahaan memastikan detail skema dan nominal BHR akan diumumkan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Dalam kesempatan itu, Neneng mengatakan bahwa layanan ride-hailing berbasis kemitraan seperti Grab, memiliki karakteristik berbeda dibandingkan sektor formal. Fleksibilitas menjadi faktor utama yang memungkinkan siapa pun bergabung tanpa proses rekrutmen panjang.

“Model kemitraan ini menjadi bantalan sosial yang responsif, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan alternatif penghasilan atau belum terserap di sektor formal,” katanya.

Baca juga: Menaker ke Pengemudi Ojol: Mohon Maaf Kalau BHR Belum Optimal

Halaman:


Terkini Lainnya
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Ekbis
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Ekbis
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Ekbis
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Ekbis
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Ekbis
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal
Energi
Berbalik dari Rugi ke Untung, Laba Bersih Phapros (PEHA) Melonjak 109 Persen di 2025
Berbalik dari Rugi ke Untung, Laba Bersih Phapros (PEHA) Melonjak 109 Persen di 2025
Ekbis
BBM Tak Naik, Purbaya Tambah Anggaran Subsidi BBM  hingga Rp 100 Triliun
BBM Tak Naik, Purbaya Tambah Anggaran Subsidi BBM hingga Rp 100 Triliun
Keuangan
IHSG Ditutup Menguat 1,93 Persen, Sentimen Geopolitik Timur Tengah Meredah?
IHSG Ditutup Menguat 1,93 Persen, Sentimen Geopolitik Timur Tengah Meredah?
Ekbis
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Pertamina Tanggung Sementara
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Pertamina Tanggung Sementara
Keuangan
Bengkel Siaga CNG Layani Kendaraan BBG di Jalur Mudik, Hadir 24 Jam
Bengkel Siaga CNG Layani Kendaraan BBG di Jalur Mudik, Hadir 24 Jam
Energi
Harga Plastik Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, Pedagang Tertekan
Harga Plastik Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, Pedagang Tertekan
Industri
 KKP Percepat Pembangunan Tambak Udang Terintegrasi di Waingapu
KKP Percepat Pembangunan Tambak Udang Terintegrasi di Waingapu
Ekbis
KA Ciremai Terdampak Longsor di Maswati–Sasaksaat, Seluruh Penumpang Selamat
KA Ciremai Terdampak Longsor di Maswati–Sasaksaat, Seluruh Penumpang Selamat
Ekbis
Cara Cek Sertifikat Tanah Online, Praktis Langsung dari HP
Cara Cek Sertifikat Tanah Online, Praktis Langsung dari HP
Ekbis
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau