Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

BNI Gelar Mudik Gratis 2026, Simak Daerah Tujuan dan Cara Daftarnya

Kompas.com, 4 Maret 2026, 09:08 WIB
Isna Rifka Sri Rahayu,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menggelar program Mudik Gratis 2026.

Program ini diinisiasi Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN).

Pendaftaran Mudik Gratis 2026 BNI dibuka selama 27 Februari hingga 9 Maret 2026 atau sampai kuota habis.

Dengan jadwal keberangkatan pada 17 Maret 2026.

Baca juga: Syarat dan Ketentuan Daftar Mudik Gratis Bareng Pertamina 2026

Pada program ini, BNI menyediakan rute perjalanan Jakarta ke Purwokerto, Jakarta ke Semarang, Jakarta ke Yogyakarta via Solo, dan Jakarta ke Malang via Surabaya.

Seluruh perjalanan Mudik Gratis 2026 BNI memanfaatkan jalur Tol Cikampek dan Tol Trans Jawa dengan titik keluar sesuai kota tujuan masing-masing.

Untuk mengikuti program ini, peserta harus memenuhi sejumlah persyaratan, antara lain merupakan nasabah aktif BNI, debitur BNI, atau Agen46.

Peserta Mudik Gratis 2026 juga diwajibkan mengikuti akun media sosial resmi BNI.

Pendaftaran Mudik Gratis 2026 BNI dilakukan melalui kantor cabang BNI di wilayah Jabodetabek dengan membawa KTP asli dan fotokopi serta memperlihatkan aplikasi wondr by BNI.

Setiap peserta dapat mendaftarkan maksimal empat peserta, dengan ketentuan satu tiket berlaku untuk satu orang.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, program Mudik Gratis 2026 digelar untuk mendukung kelancaran arus mudik dan menyediakan alternatif transportasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

"Program Mudik Gratis BUMN ini merupakan bentuk kontribusi nyata BNI dalam mendukung mobilitas masyarakat selama periode Lebaran sekaligus membantu mengurangi kepadatan lalu lintas melalui penyediaan angkutan massal yang aman dan nyaman," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (3/3/2026).

Program ini sebagai upaya memberikan perjalanan mudik yang lebih tertib dan terorganisasi serta membantu mengurangi risiko perjalanan darat menggunakan kendaraan pribadi yang kerap memicu kepadatan lalu lintas dan potensi kecelakaan.

"Kami berharap program ini dapat memberikan pengalaman perjalanan mudik yang lebih aman, nyaman, dan menyenangkan bagi para pemudik di musim Lebaran kali ini," tukasnya.

Ke depannya, bank pelat merah ini berkomitmen akan terus berkontribusi melalui berbagai program sosial dan layanan publik yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Gelaran program Mudik Gratis 2026 diharapkan dapat membantu masyarakat merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman dengan lebih aman dan nyaman.

Baca juga: Pemerintah Amankan Arus Mudik 2026, Kerahkan 7.159 CCTV dan Drone

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau