Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

WIFI dan Nokia Jajaki Pengembangan Infrastruktur Digital 6G

Kompas.com, 10 Maret 2026, 12:37 WIB
Suparjo Ramalan ,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com-Emiten penyedia infrastruktur digital PT Solusi Sinergi Digital Tbk atau Surge mulai mengeksplorasi pengembangan teknologi jaringan 6G di Indonesia.

Perusahaan menjalin kemitraan dengan Nokia Corporation untuk mengkaji pengembangan konektivitas generasi berikutnya.

Kerja sama ditandai dengan penandatanganan Strategic Partnership Agreement pada ajang Mobile World Congress Barcelona 2026.

Kolaborasi tersebut berlangsung selama satu tahun.

Direktur PT Solusi Sinergi Digital Tbk Shannedy Ong mengatakan eksplorasi teknologi 6G menjadi langkah untuk mempersiapkan infrastruktur digital Indonesia di masa depan.

“Melalui kolaborasi kami dengan Nokia, kami bertujuan untuk berkontribusi dalam pengembangan kapabilitas konektivitas generasi berikutnya yang akan mendukung ekonomi digital Indonesia sekaligus memungkinkan hadirnya berbagai aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) di tahun-tahun mendatang,” ujar Shannedy Ong dalam keterangan pers, Selasa (10/3/2026).

Baca juga: Surge (WIFI), Emiten Hashim Djojohadikusumo, Bakal Garap Jaringan Internet IKN

Studi jaringan 6G

Kerja sama tersebut mencakup studi bersama, dialog teknologi, serta penilaian kelayakan awal terkait evolusi jaringan 6G.

Kedua perusahaan juga mengeksplorasi berbagai aspek teknologi jaringan generasi berikutnya.

Beberapa di antaranya arsitektur nirkabel baru, strategi spektrum untuk fixed broadband, konektivitas berkapasitas tinggi, serta latensi sangat rendah.

Kolaborasi tersebut juga membahas integrasi arsitektur jaringan cerdas.

Ke depan jaringan 6G diperkirakan menjadi fondasi konektivitas bagi era physical artificial intelligence atau kecerdasan buatan yang berinteraksi langsung dengan dunia fisik secara real time.

Teknologi tersebut membutuhkan konektivitas dengan latensi sangat rendah dan kapasitas data besar.

Arsitektur komputasi juga akan menggabungkan cloud computing dan edge computing secara real time.

Model hybrid artificial intelligence memungkinkan sistem kecerdasan buatan skala besar dijalankan melalui cloud sekaligus memproses keputusan secara cepat di network edge.

Baca juga: Lulus Uji Operasi, Anak Usaha Emiten Hashim Djojohadikusumo WIFI Siap Luncurkan Internet Rakyat

Ekosistem digital baru

Kemampuan tersebut dinilai akan mendorong lahirnya berbagai ekosistem digital baru.

Beberapa sektor yang berpotensi berkembang antara lain robotika otonom, otomasi industri, infrastruktur kota pintar, serta sistem transportasi cerdas.

Teknologi tersebut juga mendukung pengembangan digital twin skala besar serta spatial computing imersif.

Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang Surge untuk mengembangkan infrastruktur fixed broadband di Indonesia.

Perusahaan ingin memperkuat jaringan digital yang mendukung percepatan transformasi ekonomi digital.

Keterlibatan sejak tahap awal pengembangan jaringan 6G dinilai penting agar pelaku industri ikut berkontribusi dalam penyusunan standar teknologi masa depan.

Halaman:


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau