Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Susu Gratis dari Perusahaan Sawit Perkuat Program Gizi Anak

Kompas.com, 17 Maret 2026, 14:10 WIB
Aprillia Ika

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com — Upaya memperkuat pemenuhan gizi anak sekolah terus dilakukan melalui berbagai program pemerintah. Di sejumlah daerah, pelaksanaan program tersebut juga mendapat dukungan dari sektor swasta yang ikut membantu memperluas jangkauan bantuan gizi bagi siswa.

Salah satu bentuk dukungan itu hadir melalui program Sehati (Susu Sehat Bernutrisi) yang dijalankan PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG). Program ini menyalurkan susu kepada anak-anak sekolah di sekitar wilayah operasional perusahaan, seperti di Jambi, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur.

Program Sehati menjadi bagian dari inisiatif keberlanjutan “TAP untuk Negeri” yang berfokus pada peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan generasi muda. Melalui distribusi susu secara rutin, perusahaan berharap dapat membantu pemenuhan gizi anak serta mendukung tumbuh kembang optimal pada usia sekolah.

“Saya suka minum susu, selain rasanya enak juga bisa bikin tambah kuat belajar dan main bola. Terima kasih TAP,” ungkap Antonius, siswa SDN 2 Jahitan, Seruyan, Kalimantan Tengah, salah satu penerima susu dari program Sehati Triputra Agro Persada, dikutip dari keterangan perusahaan, Selasa (17/3/2026).

Baca juga: Ultrajaya Tanam Investasi Rp 1,14 Triliun untuk Pasokan Susu MBG

Dukungan swasta memperluas jangkauan program gizi

Program Sehati (Susu Sehat Bernutrisi) PT Triputra Agro Persada Tbk menyalurkan susu kepada siswa sekolah di wilayah operasional perusahaan untuk membantu pemenuhan gizi anak.DOK. TAPG Program Sehati (Susu Sehat Bernutrisi) PT Triputra Agro Persada Tbk menyalurkan susu kepada siswa sekolah di wilayah operasional perusahaan untuk membantu pemenuhan gizi anak.
Kepala Taman Kanak-kanak Tunas Bahandep Misnawati turut mengapresiasi program Sehati yang dijalankan perusahaan di sekolahnya. Menurut dia, pemberian susu tidak hanya menambah asupan gizi murid, tetapi juga menunjukkan kepedulian perusahaan terhadap kesehatan dan pendidikan generasi muda.

Implementasi Sehati juga mendapat dukungan dari berbagai pihak sebagai bagian dari sinergi lintas sektor untuk memastikan distribusi tambahan gizi bagi anak-anak sekolah berjalan lancar dan tepat sasaran.

Panglima Kodam VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut saat peluncuran Sehati di Kalimantan Timur pada Agustus 2025.

“Kami menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan dukungan Triputra Agro Persada,” ujar Rudy.

“Kerja sama ini turut menunjukkan keseriusan kedua pihak dalam membangun sinergitas yang konkret untuk memperkuat ketahanan pangan, mendukung dunia pendidikan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Timur,” lanjutnya.

Baca juga: BGN Izinkan Produk UMKM Lokal Jadi Menu MBG, Contohnya Susu UHT Plain

Dampak program pemerintah pada siswa

Program yang diperkuat berbagai pihak ini sejalan dengan inisiatif pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana sebelumnya menjelaskan bahwa pelaksanaan program tersebut di sejumlah daerah telah menunjukkan dampak positif bagi anak-anak sekolah.

Badan Gizi Nasional mencatat peningkatan kehadiran siswa di sekolah, aktivitas belajar yang lebih aktif, serta daya tahan fisik anak dalam beraktivitas dan bermain di wilayah yang telah menjalankan program ini selama satu tahun penuh.

“Begitu ada program makan bergizi, dia bangun lebih awal dan membangunkan neneknya,” tutur Dadan, mengisahkan perubahan perilaku seorang anak di Papua.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Bank QNB Indonesia Catat Lonjakan Kredit 18 Persen, NPL Turun 2,2 Persen
Bank QNB Indonesia Catat Lonjakan Kredit 18 Persen, NPL Turun 2,2 Persen
Ekbis
Dari Buka Puasa hingga Mudik, BSI Maslahat Jangkau 145 Ribu Penerima
Dari Buka Puasa hingga Mudik, BSI Maslahat Jangkau 145 Ribu Penerima
Ekbis
RI dan Korsel Sepakati 10 Kerja Sama Strategis, Fokus Mineral hingga AI
RI dan Korsel Sepakati 10 Kerja Sama Strategis, Fokus Mineral hingga AI
Ekbis
RI Antisipasi Krisis Bahan Baku Plastik, Bidik India hingga Afrika
RI Antisipasi Krisis Bahan Baku Plastik, Bidik India hingga Afrika
Ekbis
Penjualan Turun, Laba Tahun Berjalan 2025 Indocement (INTP) Justru Naik 12 Persen
Penjualan Turun, Laba Tahun Berjalan 2025 Indocement (INTP) Justru Naik 12 Persen
Ekbis
Pakai Lahan KAI dan Angkasa Pura, Pemerintah Bangun 800 Hunian di Pusat Jakarta
Pakai Lahan KAI dan Angkasa Pura, Pemerintah Bangun 800 Hunian di Pusat Jakarta
Ekbis
Indonesia Masuk Bisnis Leasing Pesawat Global, Danantara Luncurkan Platform Baru
Indonesia Masuk Bisnis Leasing Pesawat Global, Danantara Luncurkan Platform Baru
Ekbis
Merdeka Copper Gold (MDKA) Cetak Pendapatan Rp 32,06 Triliun, Turun 15,62 Persen Per 2025
Merdeka Copper Gold (MDKA) Cetak Pendapatan Rp 32,06 Triliun, Turun 15,62 Persen Per 2025
Ekbis
Strategi Kemenperin Genjot Transformasi Industri Nasional
Strategi Kemenperin Genjot Transformasi Industri Nasional
Ekbis
Pelaporan SPT 2025 Capai 10,53 Juta, Didominasi Karyawan
Pelaporan SPT 2025 Capai 10,53 Juta, Didominasi Karyawan
Ekbis
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Ekbis
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Ekbis
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Ekbis
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Ekbis
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Ekbis
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau