Editor
JAKARTA, KOMPAS.com — Upaya memperkuat pemenuhan gizi anak sekolah terus dilakukan melalui berbagai program pemerintah. Di sejumlah daerah, pelaksanaan program tersebut juga mendapat dukungan dari sektor swasta yang ikut membantu memperluas jangkauan bantuan gizi bagi siswa.
Salah satu bentuk dukungan itu hadir melalui program Sehati (Susu Sehat Bernutrisi) yang dijalankan PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG). Program ini menyalurkan susu kepada anak-anak sekolah di sekitar wilayah operasional perusahaan, seperti di Jambi, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur.
Program Sehati menjadi bagian dari inisiatif keberlanjutan “TAP untuk Negeri” yang berfokus pada peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan generasi muda. Melalui distribusi susu secara rutin, perusahaan berharap dapat membantu pemenuhan gizi anak serta mendukung tumbuh kembang optimal pada usia sekolah.
“Saya suka minum susu, selain rasanya enak juga bisa bikin tambah kuat belajar dan main bola. Terima kasih TAP,” ungkap Antonius, siswa SDN 2 Jahitan, Seruyan, Kalimantan Tengah, salah satu penerima susu dari program Sehati Triputra Agro Persada, dikutip dari keterangan perusahaan, Selasa (17/3/2026).
Baca juga: Ultrajaya Tanam Investasi Rp 1,14 Triliun untuk Pasokan Susu MBG
Program Sehati (Susu Sehat Bernutrisi) PT Triputra Agro Persada Tbk menyalurkan susu kepada siswa sekolah di wilayah operasional perusahaan untuk membantu pemenuhan gizi anak.Implementasi Sehati juga mendapat dukungan dari berbagai pihak sebagai bagian dari sinergi lintas sektor untuk memastikan distribusi tambahan gizi bagi anak-anak sekolah berjalan lancar dan tepat sasaran.
Panglima Kodam VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut saat peluncuran Sehati di Kalimantan Timur pada Agustus 2025.
“Kami menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan dukungan Triputra Agro Persada,” ujar Rudy.
“Kerja sama ini turut menunjukkan keseriusan kedua pihak dalam membangun sinergitas yang konkret untuk memperkuat ketahanan pangan, mendukung dunia pendidikan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Timur,” lanjutnya.
Baca juga: BGN Izinkan Produk UMKM Lokal Jadi Menu MBG, Contohnya Susu UHT Plain
Program yang diperkuat berbagai pihak ini sejalan dengan inisiatif pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana sebelumnya menjelaskan bahwa pelaksanaan program tersebut di sejumlah daerah telah menunjukkan dampak positif bagi anak-anak sekolah.
Badan Gizi Nasional mencatat peningkatan kehadiran siswa di sekolah, aktivitas belajar yang lebih aktif, serta daya tahan fisik anak dalam beraktivitas dan bermain di wilayah yang telah menjalankan program ini selama satu tahun penuh.
“Begitu ada program makan bergizi, dia bangun lebih awal dan membangunkan neneknya,” tutur Dadan, mengisahkan perubahan perilaku seorang anak di Papua.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang