Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Stok Beras di Madura Aman Jelang Lebaran, Capai 4.000 Ton

Kompas.com, 18 Maret 2026, 12:27 WIB
Fathor Rahman,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Perum Bulog Madura memastikan stok beras aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Pulau Madura menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, Rabu (18/3/2026).

Pemimpin Cabang (Pinca) Perum Bulog Madura, Ahmad Rofi'i mengatakan stok beras untuk kebutuhan Lebaran sangat aman, saat ini sebanyak 4.000 ton.

"Stok beras terkendali dan aman. 4000 ton beras tersebar di gudang bulog di semua kabupaten, terbanyak di Gudang Pamekasan," katanya.

Baca juga: Bulog Sebut Beras SPHP 2026 Dikurangi Jadi 860.000 Ton

Ilustrasi beras.  PIXABAY/MOHD SYAHIDEEN OSMAN Ilustrasi beras.

Bahkan menurutnya, stok beras bisa mencukupi selama beberapa bulan ke depan. Sehingga, masyarakat diimbau tidak khawatir beras sulit dan mahal.

Dia mengatakan, Bulog Madura terus memantau pergerakan harga beras dan minyak agar terus stabil. Dengan demikian, masyarakat bisa merayakan Lebaran dengan tenang.

"Harga beras masih stabil. Termasuk minyak goreng Minyakita tidak ada kenaikan," ungkapnya.

Ahmad Rofi'i menegaskan, untuk melakukan stabilisasi harga, Bulog Madura sudah melaksanakan pasar murah di semua Kabupaten di Madura.

Baca juga: Stok Beras Bulog Jember 90.000 Ton, Pasokan Aman hingga Lebaran

Menurutnya, pasar murah, khususnya beras murah digelar setiap hari Jumat di Kabupaten Bangkalan.

Bahkan di Kabupaten Sampang, Pamekasan dan di Kabupaten Sumenep pasar murah digelar 3 hingga 4 kali dalam seminggu.

"Untuk harga beras di pasar murah sebesar Rp 11.000 sampai Rp 11.500 per kilogram," tuturnya.

Minyakita di Pasar Johar Karawang, Karawang, Jawa Barat, Kamis (5/3/2026).KOMPAS.COM/FARIDA Minyakita di Pasar Johar Karawang, Karawang, Jawa Barat, Kamis (5/3/2026).

Selama bulan Ramadhan hingga menjelang Lebaran, pasar murah terus dilakukan, sehingga harga beras tetap stabil dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

Baca juga: Stok Beras Aman sampai 324 Hari, tapi Anggaran Kementan Sisa 2 Pekan

Selain itu, harga minyak goreng Minyakita tetap stabil pada harga Rp 15.700, sesuai anjuran pemerintah.

"Untuk Minyakita kita melalui toko-toko dan SP2KP. Sehingga harga tetap stabil dan membantu masyarakat," ucapnya.

Dia menambahkan, Perum Bulog melakukan mobilisasi pemantauan harga beras dan stabilisasi sejak awal puasa hingga Lebaran nanti.

"Rawan terjadi kenaikan beras jelang Lebaran. Kita tetap pantau dan menggelar pasar murah agar tetap stabil. Tentunya dengan beras yang berkualitas pula," imbuhnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Ekbis
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Ekbis
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Ekbis
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Ekbis
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Ekbis
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal
Energi
Berbalik dari Rugi ke Untung, Laba Bersih Phapros (PEHA) Melonjak 109 Persen di 2025
Berbalik dari Rugi ke Untung, Laba Bersih Phapros (PEHA) Melonjak 109 Persen di 2025
Ekbis
BBM Tak Naik, Purbaya Tambah Anggaran Subsidi BBM  hingga Rp 100 Triliun
BBM Tak Naik, Purbaya Tambah Anggaran Subsidi BBM hingga Rp 100 Triliun
Keuangan
IHSG Ditutup Menguat 1,93 Persen, Sentimen Geopolitik Timur Tengah Meredah?
IHSG Ditutup Menguat 1,93 Persen, Sentimen Geopolitik Timur Tengah Meredah?
Ekbis
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Pertamina Tanggung Sementara
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Pertamina Tanggung Sementara
Keuangan
Bengkel Siaga CNG Layani Kendaraan BBG di Jalur Mudik, Hadir 24 Jam
Bengkel Siaga CNG Layani Kendaraan BBG di Jalur Mudik, Hadir 24 Jam
Energi
Harga Plastik Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, Pedagang Tertekan
Harga Plastik Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, Pedagang Tertekan
Industri
 KKP Percepat Pembangunan Tambak Udang Terintegrasi di Waingapu
KKP Percepat Pembangunan Tambak Udang Terintegrasi di Waingapu
Ekbis
KA Ciremai Terdampak Longsor di Maswati–Sasaksaat, Seluruh Penumpang Selamat
KA Ciremai Terdampak Longsor di Maswati–Sasaksaat, Seluruh Penumpang Selamat
Ekbis
Cara Cek Sertifikat Tanah Online, Praktis Langsung dari HP
Cara Cek Sertifikat Tanah Online, Praktis Langsung dari HP
Ekbis
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau