Strategi Iwa, menjual produk fesyen yang tengah ramai dan digandrungi anak muda saat ini, seperti gaya streetwear utilitas dan retro revival, seperti carpenter pants dan baggy pant yang menjadi primadona anak muda kekinian.
Celana berpotongan longgar itu kini tren tahun 2006, karena dinilai nyaman bergerak.
Menurutnya pakaian ini sangat populer karena detail hammer loop, kantong samping tambahan, dan panel lutut ganda.
Tak ketinggalan, Denim sweatpants juga menjadi buruan anak muda Bandung, begitu pun dengan porso dengan tren materialnya yang bertekstur.
"Paling yang mereka cari t-shirt sama celana sweatpants sama denim, tapi modelnya yang up to date. Kalau dulu zamannya slim-fit sekarang gombrang seperti carpenter," ujarnya.
Iwa sendiri sudah berjualan produk fesyen sejak tahun 2011.
Lokasi Trunojoyo sendiri dipilih sebagai tempat berjualan karena kerap menjadi buruan anak muda Bandung hingga internasional.
"Lokasi di sini strategis, banyak anak muda yang pasti datang ke sini, karena banyak distro juga. Selain dari warga lokal ada juga yang beli dari Malaysia, Singapura sampai Rusia beli di sini," ujarnya.
Sementara itu, Rian Ramadhan, warga Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, jauh-jauh datang ke Jalan Trunojoyo untuk mencari pakaian denim dan kaus yang oversize. "Tiap tahun memang selalu ke sini untuk mencari baju, ya sambil main sambil ngabuburit juga," katanya.
Rian mengaku tak keberatan berdesakan ketika datang membeli baju di Jalan Trunojoyo.
Ia lebih nyaman membeli baju dengan cara datang langsung ke tokonya, sebab bisa melihat produk dan mencoba size bajunya secara langsung.
"Kalau beli online kadang kalau jelang Lebaran gini suka lama mengirimnya, kalau datang langsung kan lebih enak bisa lihat produknya," ucapnya.
Zenuddin (55) juru parkir mengatakan bahwa setiap tahun di Bulan Ramadhan, Jalan Trunojoyo kerap berubah menjadi pasar tumpah sejak dua minggu jelang Lebaran. "Biasanya memang setiap dua minggu sebelum Hari Raya penuh seperti ini," katanya.
Menurutnya, warga mulai berdatangan untuk berburu baju sejak pukul 13.00 WIB dan bisa sampai malam sekitar pukul 24.00 WIB. "Bisa sampai malam, ya kebanyakan ABG kaya gini saja, masih muda-muda," ujarnya.
Di tengah keramaian itu, kepolisian dari Polrestabes Bandung pun menggelar patroli dialogis dengan datang ke lokasi guna mengantisipasi adanya aksi tindak pidana serta memberikan rasa aman ke masyarakat.
Tak hanya Jalan Trunojoyo, patroli juga dilakukan di kawasan Sultan Agung, hingga Mal Paskal 23.
"Alhamdulillah situasinya terkendali aman dan tak lupa kita tetap memberikan imbauan kepada masyarakat atau pengunjung yang ada di Paskal 23 dan Trunojoyo," kata Kasi Humas Polrestabes Bandung, AKP Nurindah.
Ia mengimbau masyarakat untuk menjaga barang belanjaannya dan mewaspadai potensi aksi kriminalitas.
"Kami juga memberikan imbauan apabila ada anak-anak yang tetap dalam pengawasan orang tuanya," ujarnya.
Baca juga: Wamen ESDM: Stok BBM Aman untuk Lebaran 2026, Tak Ada Pembatasan Pembelian
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarangArtikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya