Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gen Z Prioritaskan Self-Reward, Konsep Kemewahan Bergeser ke Belanja Kecil

Kompas.com, 28 Maret 2026, 10:55 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com – Generasi Z atau Gen Z semakin menjadi kelompok konsumen yang diperhitungkan dalam perekonomian global.

Seiring bertambahnya daya beli kelompok usia muda ini, berbagai perusahaan ritel mulai menyesuaikan strategi pemasaran untuk menjangkau mereka.

Dikutip dari Chief Marketer, Sabtu (28/3/2026), National Retail Federation (NRF) mengungkapkan sejumlah tren perilaku belanja Gen Z dalam acara tahunan State of Retail & the Consumer yang digelar secara virtual pada pertengahan Maret 2026.

Baca juga: Survei: Karier Fleksibel dan Keseimbangan Hidup Jadi Prioritas Gen Z

Ilustrasi Gen Z iStock Ilustrasi Gen Z

Dalam laporan tersebut, Gen Z didefinisikan sebagai konsumen berusia 14 hingga 29 tahun.

Salah satu tren yang menonjol adalah fenomena yang disebut sebagai “treat culture”, yakni kecenderungan Gen Z membeli barang-barang kecil yang memberikan kesenangan pribadi atau self-reward.

Pola konsumsi ini menunjukkan pergeseran makna kemewahan bagi generasi muda.

Fenomena “treat culture”

Data dari perusahaan riset pasar YPulse menunjukkan bahwa Gen Z cenderung membeli produk dengan harga relatif rendah yang memberikan rasa senang atau kepuasan emosional.

Baca juga: WEF Ungkap Tren Investasi Gen Z, Lebih Cepat dan Lebih Berani Risiko

Produk-produk kecil seperti aksesori, koleksi mainan, atau barang dekoratif menjadi contoh kategori yang populer di kalangan generasi ini.

MaryLeigh Bliss, Chief Content Officer YPulse, mengatakan pola belanja ini berkaitan dengan prioritas finansial Gen Z yang berbeda dibanding generasi sebelumnya.

“Mereka lebih cenderung dibandingkan kelompok usia lain untuk mengatakan bahwa prioritas keuangan terbesar dalam hidup mereka saat ini adalah membeli barang-barang yang mereka inginkan,” kata Bliss.

KOMPAS.com/SAKINA RAKHMA DIAH SETIAWAN Generasi Z atau Gen Z semakin menjadi kelompok konsumen yang diperhitungkan dalam perekonomian global.

Menurut dia, tren ini terlihat dari meningkatnya minat terhadap barang-barang kecil yang unik atau memiliki nilai emosional.

Baca juga: Gen Z dan Milenial Hadapi Tekanan Finansial, Perencanaan Jadi Kunci

“Jadi, budaya pemberian hadiah adalah bagian besar dari perilaku belanja mereka. Pikirkan tentang tren pernak-pernik. Mereka mencari hal-hal kecil yang menyenangkan, mudah diakses, tak terduga, dan unik,” ujar Bliss.

Konsep kemewahan bagi Gen Z pun berubah. Jika sebelumnya kemewahan identik dengan produk mahal atau eksklusif, kini konsep tersebut lebih sering diwujudkan dalam bentuk konsumsi kecil tetapi lebih sering.

Katherine Cullen, Vice President of Industry and Consumer Insights di NRF, mengatakan generasi ini lebih memilih menikmati kesenangan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

“Konsep kemewahan dan kesenangan telah benar-benar bergeser,” tutur Cullen.

Baca juga: 35 Miliarder Termuda Dunia 2026 Didominasi Gen Z, Mayoritas Pewaris Bisnis Keluarga

“Sekarang lebih ke hal-hal sehari-hari dan suguhan yang lebih sering dan rutin," imbuhnya.

Dampak pandemi Covid-19

Selain faktor usia dan tingkat pendapatan yang relatif lebih rendah, perubahan pola konsumsi Gen Z juga dipengaruhi pengalaman mereka selama pandemi Covid-19.

Pandemi terjadi ketika sebagian besar anggota generasi ini masih berada di masa pendidikan atau baru memasuki dunia kerja. Pengalaman tersebut turut membentuk persepsi mereka terhadap kondisi ekonomi.

Halaman:


Terkini Lainnya
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Ekbis
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Ekbis
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Ekbis
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Ekbis
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Ekbis
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal
Energi
Berbalik dari Rugi ke Untung, Laba Bersih Phapros (PEHA) Melonjak 109 Persen di 2025
Berbalik dari Rugi ke Untung, Laba Bersih Phapros (PEHA) Melonjak 109 Persen di 2025
Ekbis
BBM Tak Naik, Purbaya Tambah Anggaran Subsidi BBM  hingga Rp 100 Triliun
BBM Tak Naik, Purbaya Tambah Anggaran Subsidi BBM hingga Rp 100 Triliun
Keuangan
IHSG Ditutup Menguat 1,93 Persen, Sentimen Geopolitik Timur Tengah Meredah?
IHSG Ditutup Menguat 1,93 Persen, Sentimen Geopolitik Timur Tengah Meredah?
Ekbis
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Pertamina Tanggung Sementara
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Pertamina Tanggung Sementara
Keuangan
Bengkel Siaga CNG Layani Kendaraan BBG di Jalur Mudik, Hadir 24 Jam
Bengkel Siaga CNG Layani Kendaraan BBG di Jalur Mudik, Hadir 24 Jam
Energi
Harga Plastik Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, Pedagang Tertekan
Harga Plastik Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, Pedagang Tertekan
Industri
 KKP Percepat Pembangunan Tambak Udang Terintegrasi di Waingapu
KKP Percepat Pembangunan Tambak Udang Terintegrasi di Waingapu
Ekbis
KA Ciremai Terdampak Longsor di Maswati–Sasaksaat, Seluruh Penumpang Selamat
KA Ciremai Terdampak Longsor di Maswati–Sasaksaat, Seluruh Penumpang Selamat
Ekbis
Cara Cek Sertifikat Tanah Online, Praktis Langsung dari HP
Cara Cek Sertifikat Tanah Online, Praktis Langsung dari HP
Ekbis
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau