Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kapasitas Listrik Perumahan Terbatas, Penjualan AC Terhambat

Kompas.com, 14 Juni 2015, 13:00 WIB
Arimbi Ramadhiani

Penulis

NUSA DUA, KOMPAS.com - Berdasarkan data PT Sharp Electronic Indonesia (SEID), penjualan mesin cuci dan lemari es produk Sharp telah melampaui pencapaian penjualan di Jepang. Sementara itu, untuk penjualan pendingin ruangan (AC) dan televisi di Indonesia masih kalah jauh dibandingkan Jepang.

Menurut General Manager of Product Planning Division SEID, Herdiana Anita Pisceria, terhambatnya penjualan pendingin ruangan lebih disebabkan karena daya listrik di rumah-rumah yang terbatas.

"Di Indonesia, kebanyakan rumah kapasitasnya 1.300 watt. Kita tidak bicara (rumah) di kota saja ya, tapi di pinggiran juga," kata wanita yang kerap disapa Nana ini kepada Kompas.com, Jumat (12/6/2015).

Nana melanjutkan, rumah berkapasitas listrik 1.300 watt juga baru diterapkan beberapa waktu terakhir. Artinya, rumah-rumah standard yang baru dibangun, harus memiliki kapasitas listrik 1.300 watt. Sementara sebelumnya, kapasitas listrik standard perumahan masih 900 watt.

Ia menggambarkan, dalam satu rumah saja, paling tidak harus ada televisi, kulkas, mesin cuci. Belum lagi jika pemilik ingin menambahkan pendingin ruangan. Untuk satu unit pendingin ruangan 1 PK (Paard Kracht) konsumsi daya adalah sekitar 750 watt. Sementara setengah PK bisa menggunakan listrik 390-400 watt.

"Kalau low wattage bisa 330 watt. Tapi, rata-rata orang pilih beli yang murah dulu. Pikirnya yang penting punya AC dulu. Pemakaiannya bisa 400-500 watt sendiri," jelas Nana.

Atas pertimbangan tersebut, pembeli masih memilih untuk menggunakan kipas angin. Menurut Nana, penjualan kipas angin masih lebih tinggi daripada pendingin ruangan.

Produk pendingin ruangan dari Sharp memiliki beberapa pilihan model, yaitu tipe plasmacluster 0,5 PK dengan konsumsi daya 30 watt, 1 PK dengan konsumsi daya 799 watt, dan 1,5 PK dengan konsumsi daya 1.010 watt.

Selain itu, tersedia pula tipe non-plasmacluster 1 PK dengan konsumsi daya 780 watt, 1,5 PK berdaya 1.060 watt, dan 2 PK berdaya 1.480 watt.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau