Editor
KOMPAS.com - Zakilah Indri Winata (21), ditemukan tewas karena dibunuh oleh suaminya sendiri, Sahir (24).
Oleh pelaku, jasad istrinya disimpan selama seminggu di dalam kamar rumah mess di Jalan Gang Karya Muda, Kampung Pojong Utara RT 02 RW 04, Kelurahan Setiamanah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Jawa Barat.
Dari hasil pemeriksaan terungkap Zakilah dibunuh suaminya pada Selasa (6/8/2024). Sementara jenazahnya baru ditemukan pada Senin (12/8/2024).
Jenazah korban ditemukan setelah saksi yang tinggal di mess curiga dengan aroma bau menyengat dari arah kamar yang ditempati oleh Sahir.
Baca juga: Selama Seminggu, Sahir Tidur dengan Jasad Sang Istri, Terungkap dari Bau Busuk yang Menyengat
Saat dicek, ternyata ada jasad Zakilah yang sudah membusuk. Sahir berdalih, istrinya meninggal karena penyakit lambung dan sempat muntah darah. Padahal perempuan yang berusia 21 tahun itu tewas karena ia bunuh.
Kapolres Cimahi AKBP Tri Sihartanto mengatakan selama sepekan, Sahir berusaha mentupi jejak pembunuhan yang dilakukan.
Caranya adalah dengan membungkus mayat korban dengan 6 lapis bagian mulai dari sarung, seprai, selimut, mukena, plastik, dan trash bag untuk mencegah bau busuk mayat.
Pelaku juga mencoba menyamarkan bau busuk dari jenazah korban dengan menaburkan bubuk kopi dan pewangi pakaian di setiap lapisnya.
“Posisi (mayat) sudah siap paket. Sudah dibungkus, sudah diikat, kemudian sudah dikasih pewangi, sudah dikasih kopi supaya tidak bau. Tapi yang namanya kejahatan tidak ada kejahatan yang sempurna pasti meninggalkan jejak," ungkap AKBP Tri Sihartanto di Mapolres Cimahi pada Rabu (14/8/2024).
Baca juga: Mayat Perempuan yang Ditemukan Membusuk di Cimahi Dibunuh Suaminya Sendiri
Ia mengatakan Sahir berencana membuang mayat istrinya untuk menghilangkan jejak pembunuhan. Namun Sahir masih mencari celah karena rumah mess tak kunjung sepi.
“Mungkin kalau kita melihat, mungkin pelaku ini mencari celah ya untuk bisa ada waktu yang tepat untuk bisa mengambil jenazah yang sudah dibungkus ini keluar dan dibuang ke suatu tempat mungkin," kata dia.
AKBP Tri Sihartanto mengatakan pelaku membunuh istrinya karena cemburu korban kerap bertukar pesan dengan laki-laki.
“Pelaku mengakui melakukan tindakan keji ini karena adanya ketersinggungan dan merasa cemburu dari pelaku terhadap korban yang merupakan istrinya," tandasnya.
Sementara itu Sahir mengaku membunuh korban karena cemburu memergoki Zakilah sedang berkomunikasi mesra dengan pria lain melalui aplikasi pesan singkat.
Baca juga: Mayat Perempuan Ditemukan Terbaring Membusuk di Cimahi
Emosi Sahir makin tak terbendung saat korban mengaku telah berpacaran dengan pria lain hingga melakukan hubungan seksual.