BANJARNEGARA, KOMPAS.com - Seorang siswi SMK berusia 15 tahun di Banjarnegara, Jawa Tengah, diduga membuang bayinya yang baru dilahirkan ke atas plafon toilet sekolah.
Kapolres Banjarnegara AKBP Mariska Fendi Susanto menyatakan, berdasarkan hasil penyelidikan, polisi mencurigai salah satu siswi yang beberapa hari sebelumnya sempat berada di toilet selama dua jam dengan alasan haid.
"Setelah penemuan bayi tersebut, polisi, pihak sekolah, puskesmas mendatangi rumah siswi tersebut, lalu membawanya ke puskesmas," kata Mariska saat ungkap kasus di Mapolres Banjarnegara, Selasa (23/12/2025).
Baca juga: Duduk Perkara Bayi Dibuang di Pati Terkuak: Siswi 16 Tahun Melahirkan di Kamar Tanpa Medis
Berdasarkan pemeriksaan tenaga medis, ditemukan tanda-tanda siswi tersebut baru melahirkan.
"Dari hasil pemeriksaan, ia mengaku telah melahirkan dan meletakkan bayi di atas plafon kamar mandi pada Selasa, 25 November 2025 sekitar pukul 11.45 WIB," ujar Mariska.
Mariska menambahkan, bayi tersebut dilahirkan dalam keadaan hidup, namun saat ditemukan kondisinya sudah mulai membusuk.
Baca juga: Bayi Dibuang di Depan Pintu Rumah di Bandung Barat, Pelaku Ketuk Pintu, lalu Kabur
Siswi tersebut mengaku bayi itu merupakan hasil hubungan dengan pacarnya. Ia tidak berani memberitahukan kepada orang tuanya.
"Hamil bulan Mei 2025, pada saat itu test pack sendiri yang dibelikan pacarnya dengan hasil positif. Pacarnya tidak percaya dan tidak bertanggung jawab, karena takut dengan orang tuanya sehingga tidak berani menceritakan," kata Mariska.
Atas perbuatannya, siswi tersebut terancam pidana dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Namun, karena masih di bawah umur, polisi tidak menahan siswi tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang