Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kerinduan Terobati di Bawah Kubah Megah, Wajah Baru Islamic Center Samarinda Warnai Idul Fitri 2026

Kompas.com, 21 Maret 2026, 11:04 WIB
Pandawa Borniat,
Diamanty Meiliana

Tim Redaksi

SAMARINDA, KOMPAS.com – Gema takbir berkumandang sahut-menyahut di udara pagi Kota Samarinda, Sabtu (21/3/2026).

Di bawah naungan menara Masjid Baitul Muttaqien, ribuan umat Muslim memadati kawasan Islamic Center Kalimantan Timur untuk menunaikan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah.

Diperkirakan sekitar 20.000 jemaah hadir sejak pagi hari.

Di tengah lautan manusia yang memadati area utama hingga selasar masjid, terselip kisah para perantau yang merayakan Lebaran jauh dari kampung halaman, namun tetap menemukan kehangatan yang serupa dengan “rumah”.

Kesepian, tapi Terobati dengan Megahnya Masjid

Sapri (34), pekerja konstruksi asal Jawa Timur, menjadi salah satunya.

Ia mengaku tak bisa mudik tahun ini karena tuntutan pekerjaan proyek infrastruktur di Kalimantan Timur.

Baca juga: Ribuan Jemaah Shalat Id di Masjid Raya Al-Mashun Medan, Sultan Deli Beri Pesan Persatuan

“Sedih pasti ada. Biasanya jam segini sudah sungkeman sama Ibu. Tapi shalat di sini sedikit mengobati. Megahnya luar biasa, dan ramainya membuat saya merasa tidak sendirian meski jauh dari keluarga,” ujar Sapri usai shalat.

Hal serupa dirasakan Maya (28), perantau asal Sulawesi yang baru tiga bulan menetap di Samarinda.

Baginya, pengalaman pertama melaksanakan Shalat Id di Islamic Center menjadi momen spiritual yang berkesan.

“Fasilitasnya bersih, parkirnya teratur, dan suasananya tertib meskipun ramai. Rasanya tenang bisa merayakan kemenangan di sini,” tuturnya.

Pembenahan Besar-besaran

Kenyamanan yang dirasakan jemaah tak lepas dari pembenahan besar-besaran yang dilakukan Badan Pengelola Islamic Center (BPIC) Kalimantan Timur dalam beberapa bulan terakhir.

Di bawah kepemimpinan Irianto Lambrie, pengelolaan masjid difokuskan pada aspek kebersihan, pelayanan, dan fungsi fasilitas.

Baca juga: Pesan Sudewo dari Masjid KPK untuk Warga Pati: Terus Maju dan Sejahtera

“Masjid harus bersih, mulai dari toilet hingga selasar. Semua lini kami kontrol, dari petugas kebersihan, keamanan, sampai teknisi,” kata Irianto.

Salah satu perubahan paling terasa adalah kembali berfungsinya fasilitas vital seperti lift dan eskalator yang sebelumnya tidak beroperasi.

Kini, jemaah dapat mengakses berbagai area masjid dengan lebih mudah, termasuk menara untuk melihat panorama kota.

Halaman:


Terkini Lainnya
Maaf-maafan, Bupati dan Wabup Lebak Berdamai Usai Ribut Saat Halalbihalal
Maaf-maafan, Bupati dan Wabup Lebak Berdamai Usai Ribut Saat Halalbihalal
Regional
ASN Jateng Mau WFH? Siap-siap Lokasi Rumah Dipantau Ketat lewat 'Tagging'
ASN Jateng Mau WFH? Siap-siap Lokasi Rumah Dipantau Ketat lewat "Tagging"
Regional
Kericuhan Pecah di Mimika, Hujan Panah Warnai Proses Kremasi Korban Pembunuhan
Kericuhan Pecah di Mimika, Hujan Panah Warnai Proses Kremasi Korban Pembunuhan
Regional
Sanksi WFH ASN Kaltim: Tak Absen TPP Dipotong 1 Persen per Hari, Tak Lapor 2 Persen
Sanksi WFH ASN Kaltim: Tak Absen TPP Dipotong 1 Persen per Hari, Tak Lapor 2 Persen
Regional
Masih Ada Parkir Liar di Indomaret Banyumas? Laporkan ke Nomor Ini
Masih Ada Parkir Liar di Indomaret Banyumas? Laporkan ke Nomor Ini
Regional
Natalius Pigai, Penguatan HAM, dan Masa Depan Indonesia...
Natalius Pigai, Penguatan HAM, dan Masa Depan Indonesia...
Regional
Soal WFH Tiap Jumat, Bupati Ende: Kita Sudah Mulai Sejak Awal Tahun
Soal WFH Tiap Jumat, Bupati Ende: Kita Sudah Mulai Sejak Awal Tahun
Regional
Sekolah Ini Bikin Orang Tua Tak Bisa Dibohongi Absensi Anak lewat Aplikasi 'Si Apik'
Sekolah Ini Bikin Orang Tua Tak Bisa Dibohongi Absensi Anak lewat Aplikasi "Si Apik"
Regional
Soal Kebijakan WFH, Wali Kota Ambon: Kita Sudah Lakukan, Tinggal Disesuaikan Saja
Soal Kebijakan WFH, Wali Kota Ambon: Kita Sudah Lakukan, Tinggal Disesuaikan Saja
Regional
Dua Nelayan di Indramayu Hilang Misterius Saat Melaut, Tim SAR Dikerahkan Pencarian
Dua Nelayan di Indramayu Hilang Misterius Saat Melaut, Tim SAR Dikerahkan Pencarian
Regional
302 Dapur MBG di NTB Ditutup Sementara Lantaran Tak Penuhi Standar SLHS dan IPAL
302 Dapur MBG di NTB Ditutup Sementara Lantaran Tak Penuhi Standar SLHS dan IPAL
Regional
Seluruh Indomaret di Banyumas Bebas Parkir Mulai 1 April
Seluruh Indomaret di Banyumas Bebas Parkir Mulai 1 April
Regional
Kisah Ahmad Zaki, Guru di Bojonegoro Lari 4 Km ke Sekolah Pakai Seragam Dinas
Kisah Ahmad Zaki, Guru di Bojonegoro Lari 4 Km ke Sekolah Pakai Seragam Dinas
Regional
Karhutla Riau Belum Padam, 2,45 Juta Liter Air Dijatuhkan ke Titik Api
Karhutla Riau Belum Padam, 2,45 Juta Liter Air Dijatuhkan ke Titik Api
Regional
Komisi II DPR Sebut WFH ASN Jadi Strategi Tekan Impor BBM dan Hemat APBN
Komisi II DPR Sebut WFH ASN Jadi Strategi Tekan Impor BBM dan Hemat APBN
Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau
Kerinduan Terobati di Bawah Kubah Megah, Wajah Baru Islamic Center Samarinda Warnai Idul Fitri 2026
Akses penuh arsip ini tersedia di aplikasi KOMPAS.com atau dengan Membership KOMPAS.com Plus.
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Unduh KOMPAS.com App untuk berita terkini, akurat, dan terpercaya setiap saat