BELITUNG, KOMPAS.com — Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Semarang dikerahkan untuk mengangkut penumpang arus balik dari Bangka Belitung menuju Pulau Jawa, Jumat (27/3/2026).
Sebanyak 1.200 peserta mengikuti program mudik gratis ini, masing-masing 600 orang diberangkatkan dari Belitung dan 600 lainnya dari Pelabuhan Tanjung Gudang Belinyu, Bangka.
“Ini kegiatan mudik program pemerintah. Hari ini saya bersama Kapolda dan Danlanal mengantar pemudik hingga besok, setelah sebelumnya kita juga menjemput mereka," ujar Gubernur Bangka Belitung, Hidayat Arsani.
Baca juga: Cekcok di Jalur Mudik Cicalengka, Pengemudi Mobil Diancam dengan Anjing Herder
Pelepasan KRI Semarang dilakukan langsung oleh Gubernur Hidayat di Pelabuhan Tanjung Batu, Belitung.
Ia menyampaikan harapan agar program mudik gratis ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat.
“Mudah-mudahan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dapat terus melaksanakan program seperti ini setiap tahunnya,” ungkapnya.
Baca juga: Jelang Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Pemudik Padati Pelabuhan Bakauheni
KRI Semarang 594 bertolak dari Pelabuhan Tanjung Batu sekitar pukul 13.00 WIB. Kapal tersebut terlebih dahulu menuju Pelabuhan Tanjung Gudang Belinyu untuk menjemput peserta lainnya.
Selanjutnya, kapal melanjutkan perjalanan menuju Jakarta sebagai tujuan akhir.
Hasil Kolaborasi Berbagai Pihak
Program mudik gratis ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan TNI AL, PT Timah, Bank Sumsel Babel, serta IKM Babel.
Hidayat berharap program ini terus berlanjut dan memberi manfaat bagi masyarakat.
“Selamat jalan, semoga sampai tujuan dengan selamat. Insyaallah tahun depan kita dapat kembali bertemu dalam suasana yang baik seperti ini,” pungkasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang