PEKANBARU, KOMPAS.com — Muharmizan, anggota Manggala Agni Daops Sumatera VII/Siak, Riau, meninggal dunia setelah berjuang memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Bengkalis.
"Benar, satu orang anggota kita meninggal dunia atas nama Muharmizan," ujar Kepala Manggala Agni Siak Ihsan Abdillah saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Selasa (31/3/2026).
Ihsan mengatakan, Muharmizan merupakan bagian dari tim yang dikerahkan ke Bengkalis untuk membantu pemadaman karhutla sejak Minggu (29/3/2026).
Baca juga: Karhutla Mengganas di Bengkalis Riau, 300 Hektar Lahan Gambut Terbakar
Pada Senin (30/3/2026), Muharmizan bersama tim mulai memadamkan api sejak pukul 07.30 WIB.
Ia berada di barisan depan dalam upaya pemadaman, menyiram titik api di lahan gambut.
Tim berjibaku melawan api dan asap hingga sekitar pukul 17.30 WIB.
"Ketika pemadaman api sudah selesai, tim berkemas untuk kembali ke tempat penginapan di aula desa untuk beristirahat," kata Ihsan.
Baca juga: Asap Karhutla Sempat Tutupi Jalan Lintas di Dumai, Kapolres: Api Sudah Padam
Sekitar pukul 19.30 WIB, Muharmizan sempat makan malam bersama rekan-rekannya. Namun, sekitar pukul 19.40 WIB, ia tiba-tiba roboh saat sedang duduk.
Rekan-rekannya berupaya memberikan pertolongan dan berencana membawanya ke rumah sakit.
"Petugas puskesmas yang dipanggil menyatakan Muharmizan telah meninggal dunia," ujar Ihsan.
Jenazah Muharmizan kemudian dibawa menggunakan ambulans Desa Palkon menuju rumah duka di Sabak Auh, Kabupaten Siak.
"Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala dosa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," kata Ihsan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang