Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Timur Tengah Bergejolak, Wagub Edy Pratowo Pastikan 1.571 Jemaah Haji Kalteng Berangkat Mei 2026

Kompas.com, 1 April 2026, 14:10 WIB
Akhmad Dhani,
Irfan Maullana

Tim Redaksi

PALANGKA RAYA, KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) memastikan keberangkatan jemaah haji asal wilayah setempat menuju Arab Saudi akan dimulai pada Mei 2026 mendatang.

Pemerintah juga memberikan jaminan keamanan bagi jemaah di tengah eskalasi konflik yang terjadi di wilayah Timur Tengah.

Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo, mengungkapkan bahwa total terdapat 1.559 jemaah haji reguler dan 12 jemaah haji tambahan yang siap diberangkatkan. Ia menegaskan bahwa otoritas Arab Saudi telah memberikan jaminan keamanan bagi seluruh tamu Allah, termasuk dari Indonesia.

“Insya Allah penyelenggaraan ibadah haji tahun ini tidak ada kendala (meskipun ada konflik Timur Tengah), pemerintah Arab Saudi juga menjamin seluruh jemaah dari berbagai negara termasuk Indonesia, Insya Allah dalam keadaan aman,” ujar Edy di Kantor Gubernur Kalteng, Palangka Raya, Rabu (1/4/2026).

Baca juga: Jadwal Keberangkatan Haji Maros 2026, Kloter 14 Masuk Asrama 30 April

Skema Pemberangkatan melalui Embarkasi Banjarmasin

Ribuan jemaah asal Bumi Tambun Bungai ini nantinya akan terbagi ke dalam beberapa kloter. Proses pemberangkatan dilakukan secara estafet dari Palangka Raya menuju Embarkasi Banjarmasin, Kalimantan Selatan, sebelum akhirnya terbang menuju tanah suci.

“Akan mulai berangkat bulan Mei ini, jadi beberapa kloter, dari Palangka Raya ke Kalsel, lalu Kalsel langsung ke Arab Saudi pakai pesawat rombongan,” tutur Edy.

Persiapan teknis dan administratif terus dimatangkan agar seluruh proses transisi antarwilayah hingga keberangkatan internasional berjalan tanpa hambatan.

Baca juga: Jemaah Haji Probolinggo Jadi Kloter Pertama Embarkasi Surabaya, Terbang 22 April 2026

Prioritas Pelayanan 78 Jemaah Lansia

Dari total ribuan jemaah, tercatat ada 78 jemaah yang masuk dalam kategori lanjut usia (lansia). Pemprov Kalteng menekankan bahwa kelompok ini akan mendapatkan perhatian dan pelayanan medis khusus, mengingat faktor risiko kesehatan dan kondisi cuaca di Arab Saudi pada bulan Mei.

“Jemaah lansia kurang lebih ada 78 orang, itu akan jadi prioritas lagi, karena pemberangkatan ini kan butuh dipertimbangkan apa musim di sana pada bulan Mei nanti ini,” jelasnya.

Edy menginstruksikan kepada seluruh instansi terkait untuk meningkatkan koordinasi lintas sektor demi memberikan pelayanan terbaik. Penyelenggaraan haji tahun ini dituntut lebih matang, terutama dalam memitigasi risiko kesehatan bagi jemaah risiko tinggi.

“Saya menekankan kepada seluruh pihak terkait agar mengutamakan pelayanan terbaik bagi jemaah, khususnya jamaah lanjut usia dan yang memiliki risiko kesehatan, memastikan kesiapan teknis dan administratif secara menyeluruh,” tegas Edy.

Pemprov Kalteng berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji agar setiap jemaah dapat menjalankan rukun Islam kelima dengan tenang dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Fakta Pria di Kebumen Diduga Cabuli Belasan Anak di Bawah Umur
Fakta Pria di Kebumen Diduga Cabuli Belasan Anak di Bawah Umur
Regional
Aset BUMD Jateng Tembus Rp 118 Triliun, Ahmad Luthfi: Tidak Untung, Tidak Usah Jadi BUMD!
Aset BUMD Jateng Tembus Rp 118 Triliun, Ahmad Luthfi: Tidak Untung, Tidak Usah Jadi BUMD!
Regional
Gugur di Lebanon, Sosok Sertu Ichwan di Mata Eks Atasan: Prajurit Loyal dan Disiplin
Gugur di Lebanon, Sosok Sertu Ichwan di Mata Eks Atasan: Prajurit Loyal dan Disiplin
Regional
Pemprov Maluku Segera Terapkan WFH, Gubernur: Konsekuensi Kondisi Global
Pemprov Maluku Segera Terapkan WFH, Gubernur: Konsekuensi Kondisi Global
Regional
Eks Dirut BUMD Serang Dituntut 6 Tahun Penjara, Jaksa Ungkap Transaksi 'Kickback' di Parkiran Mal
Eks Dirut BUMD Serang Dituntut 6 Tahun Penjara, Jaksa Ungkap Transaksi 'Kickback' di Parkiran Mal
Regional
Maaf-maafan, Bupati dan Wabup Lebak Berdamai Usai Ribut Saat Halalbihalal
Maaf-maafan, Bupati dan Wabup Lebak Berdamai Usai Ribut Saat Halalbihalal
Regional
ASN Jateng Mau WFH? Siap-siap Lokasi Rumah Dipantau Ketat lewat 'Tagging'
ASN Jateng Mau WFH? Siap-siap Lokasi Rumah Dipantau Ketat lewat "Tagging"
Regional
Kericuhan Pecah di Mimika, Hujan Panah Warnai Proses Kremasi Korban Pembunuhan
Kericuhan Pecah di Mimika, Hujan Panah Warnai Proses Kremasi Korban Pembunuhan
Regional
Sanksi WFH ASN Kaltim: Tak Absen TPP Dipotong 1 Persen per Hari, Tak Lapor 2 Persen
Sanksi WFH ASN Kaltim: Tak Absen TPP Dipotong 1 Persen per Hari, Tak Lapor 2 Persen
Regional
Masih Ada Parkir Liar di Indomaret Banyumas? Laporkan ke Nomor Ini
Masih Ada Parkir Liar di Indomaret Banyumas? Laporkan ke Nomor Ini
Regional
Natalius Pigai, Penguatan HAM, dan Masa Depan Indonesia...
Natalius Pigai, Penguatan HAM, dan Masa Depan Indonesia...
Regional
Soal WFH Tiap Jumat, Bupati Ende: Kita Sudah Mulai Sejak Awal Tahun
Soal WFH Tiap Jumat, Bupati Ende: Kita Sudah Mulai Sejak Awal Tahun
Regional
Sekolah Ini Bikin Orang Tua Tak Bisa Dibohongi Absensi Anak lewat Aplikasi 'Si Apik'
Sekolah Ini Bikin Orang Tua Tak Bisa Dibohongi Absensi Anak lewat Aplikasi "Si Apik"
Regional
Soal Kebijakan WFH, Wali Kota Ambon: Kita Sudah Lakukan, Tinggal Disesuaikan Saja
Soal Kebijakan WFH, Wali Kota Ambon: Kita Sudah Lakukan, Tinggal Disesuaikan Saja
Regional
Dua Nelayan di Indramayu Hilang Misterius Saat Melaut, Tim SAR Dikerahkan Pencarian
Dua Nelayan di Indramayu Hilang Misterius Saat Melaut, Tim SAR Dikerahkan Pencarian
Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau
Timur Tengah Bergejolak, Wagub Edy Pratowo Pastikan 1.571 Jemaah Haji Kalteng Berangkat Mei 2026
Akses penuh arsip ini tersedia di aplikasi KOMPAS.com atau dengan Membership KOMPAS.com Plus.
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Unduh KOMPAS.com App untuk berita terkini, akurat, dan terpercaya setiap saat