Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Referensi Model Tas Rajut untuk Usaha

Kompas.com, 22 Februari 2024, 19:21 WIB
Alfiana Rosyidah,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

Sumber Zalora

KOMPAS.com - Banyak sekali bisnis rajutan yang sedang digemari oleh masyarakat, baik dari sisi penjual maupun pembeli. Salah satu bisnis yang dilakukan yaitu menjual tas rajut dengan berbagai model.

Oleh karena itu, sebelum memulai bisnis tas rajut, diperlukan pengamatan terhadap model tas rajut yang akan dibuat. Selain itu, referensi tas rajut juga dibutuhkan untuk membaca selera pasar.

Jika Anda akan membuka bisnis tas rajut, maka Anda membutuhkan referensi berbagai model tas rajut. Silakan simak artikel berikut ini yang dilansir dari sejumlah sumber.

Baca juga: Tengok Peluang Usaha Produk Rajutan yang Kini Jadi Tren

1. Tas Selempang Rajut

Referensi pertama yaitu membuat tas rajut dengan model selempang. Tas rajut dengan model selempang dapat digunakan untuk aktivitas sehari-hari. Misalnya pergi jalan-jalan atau bepergian ke tempat outdoor.

Model tas selempang juga dapat disesuaikan dengan kreativitas penjual. Tas selempang dapat dirajut menjadi bentuk bulat, segi empat, atau seperti pot bunga.

2. Hand Bag

Selanjutnya yaitu hand bag atau tas tangan. Tas tangan memiliki tali yang lebih pendek dibandingkan dengan tas selempang sehingga hanya muat untuk digenggam dengan tangan. Tas tangan cocok digunakan pada acara-acara formal dan bepergian.

Baca juga: Dari Bisnis Baju Rajutan, Wendi Paisal Berhasil Tembus Ekspor dan Raih Omzet Ratusan Juta

Tas tangan dapat dibuat menjadi bentuk persegi panjang, segi empat, dan bentuk yang lain sesuai dengan keinginan. 

3. Tas Bulat Boho Dream Catcher

Tas bulat boho dream catcher merupakan modifikasi lanjutan dari tas selempang. Tas selempang dibuat bentuk bulat serta diberi rumbai-rumbai dream catcher yang tergerai.

Dream catcher sendiri terinspirasi dari budaya Amerika yang dipercaya dapat menangkap mimpi baik dan terhindar dari mimpi buruk. Anda juga dapat mengadopsi simbol budaya lain yang dapat diterapkan dalam model tas rajut.

4. Tas Tote Wol Rajutan

Tas tote hampir mirip dengan tas tangan. Akan tetapi, tas tote memiliki ukuran yang lebih besar sehingga dapat menampung banyak barang. Tas tote rajut dapat dibuat dengan menggunakan benang wol dan dapat dibentuk motif sesuai selera.

Tas tote cocok digunakan untuk aktivitas sehari-hari, apalagi ditambah dengan kualitas benang wol yang tahan lama untuk penggunaan jangka panjang. Selain itu, beberapa orang dapat menggunakan tas tote sebagai tas belanja.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau