KOMPAS.com - Membagi waktu untuk terus berproses memang tak mudah. Seperti menjadi guru sekaligus menjadi mahasiswa ITB (Institut Teknologi Bandung).
Seperti Ai Rohayati, yang resmi meraih gelar Magister setelah menyelesaikan kuliah di Program Studi Pengajaran Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ITB.
Ia masih aktif sebagai guru kimia di SMA Negeri 26 Bandung, tempatnya mengabdi sejak tahun 2003.
Berdomisili di Bandung Timur, ia akan memasuki masa pensiun dari statusnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada April 2026 nanti.
Walau masih tahun depan pensiun, ia sangat bangga atas pencapaian yang diraih. Dengan usia 59 tahun, Ai menjadi wisudawan tertua S2 ITB.
Baca juga: 8 Jurusan Prioritas Beasiswa LPDP Sesuai Agenda Pembangunan Nasional
Bagi Ibu Ai, ITB bukanlah tempat yang asing. Ia adalah alumnus program D3 Kependidikan ITB (program pemerintah) angkatan 1985.
Meski telah menempuh S1 di Universitas Terbuka (UT), keinginannya untuk kembali menimba ilmu di almamaternya, ITB, tak pernah padam.
"Ibu masih penasaran," ujarnya, dilansir dari laman ITB, Jumat (14/11/2025).
Perjalanan Ibu Ai untuk meraih gelar magister penuh dengan tantangan yang menguji tekad. Impian ini adalah mimpi lama yang tertunda karena berbagai faktor eksternal.
Ia bercerita, beberapa kali kesempatan untuk melanjutkan studi S2 terlewat. Salah satunya saat ia mendaftar program "Teaching Idol" yang berhadiah beasiswa S2 di ITB, namun terpaksa ia lepaskan karena kondisi anaknya yang sedang sakit kritis.
Di lain waktu, ia terpilih menjadi Wakasek Kurikulum di sekolahnya, sebuah amanah yang menyita waktu dan tenaga sehingga niat kuliah harus kembali ditunda.
Tantangan terakhir adalah tes TOEFL, yang menjadi syarat masuk ITB. Ia berkali-kali gagal memenuhinya.
"Pas 2023, Ibu nyoba lagi. Udah sepertinya ini yang terakhir. Kalau misalnya ini tidak lulus, sepertinya mungkin bukan jalannya," kenangnya.
Namun, takdir berkata lain, ia akhirnya berhasil lulus seleksi di tahun 2023. Walau memulai studi di usia yang tidak lagi muda, Ibu Ai menunjukkan semangat juang yang luar biasa.
Baca juga: Kisah Johar, Usia 71 Tahun Jadi Wisudawan Terbaik Unpad
Institut Teknologi Bandung (ITB). 5 universitas teknik dan teknologi terbaik di Indonesia 2025 versi QS WUR.Salah satu tantangan terbesarnya adalah perjalanan pulang-pergi dari Bandung Timur ke Kampus Ganesha. Ia konsisten mengendarai sepeda motornya seorang diri di usia yang sudah tidak lagi muda.