Penulis
KOMPAS.com - Malaysia menjadi tuan rumah gelaran KTT ke-47 Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) di Kuala Lumpur, Minggu hingga Selasa (26-28/10/2025).
KTT ASEAN tersebut menjadi pertemuan tingkat tinggi para kepala negara atau pemerintahan negara anggota di regional Asia Tenggara dan diadakan setiap tahunnya.
Selama tiga hari penyelenggaraan, KTT kali ini juga tidak hanya menjadi ajang kerja sama regional, tetapi juga momentum rekonsiliasi sejumlah kekuatan besar dunia.
Berikut momen-momen rekonsiliasi yang terjalin di sela KTT ASEAN yang dirangkum dari pemberitaan Kompas.com.
Baca juga: Tuah KTT ASEAN, Hubungan AS dan Brasil Mencair Usai Trump-Lula Bertemu
Setelah berbulan-bulan berseteru dalam perang dagang, Washington menunjukkan langkah damai terhadap Beijing.
Delegasi kedua negara mengadakan pertemuan di sela KTT ASEAN dan mencapai kesepakatan awal terkait perdagangan komoditas strategis, termasuk logam tanah jarang dan kedelai.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan, China akan kembali membeli kedelai dalam jumlah besar dari AS dan menunda pemberlakuan lisensi ekspor baru untuk logam tanah jarang selama satu tahun.
"Saya memperkirakan pembelian kedelai akan berlangsung besar," ujar Bessent kepada CBS.
Pertemuan ini menjadi sinyal meredanya perang dagang kedua raksasa ekonomi dunia yang telah berlangsung sejak 2018.
Wakil Perdana Menteri China He Lifeng dan negosiator utama Li Chenggang menyebut, kedua negara telah mencapai konsensus awal dan akan melanjutkan proses persetujuan di dalam negeri masing-masing.
Trump dijadwalkan bertemu langsung dengan Presiden China Xi Jinping di Korea Selatan pada 30 Oktober untuk memfinalisasi kesepakatan tersebut.
Baca juga: Peran Indonesia Dalam Keanggotaan Asean untuk Timor Leste
Presiden AS Donald Trump dan Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva berjabat tangan saat bertemu di sela-sela KTT ke-47 Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) di Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (26/10/2025).Pertemuan antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva menjadi salah satu sorotan utama di sela KTT ASEAN.
Keduanya sepakat memulai kembali dialog perdagangan setelah berbulan-bulan tegang akibat kebijakan tarif tinggi AS terhadap produk Brasil.
"Kami sepakat bahwa tim kami akan segera bertemu untuk mencari solusi atas tarif dan sanksi terhadap otoritas Brasil," kata Lula dalam unggahan di media sosial usai pertemuan.