Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

WAMI Salurkan Rp 29 Miliar Royalti kepada Pencipta Lagu Indonesia

Kompas.com, 13 Maret 2026, 21:40 WIB
Andika Aditia

Penulis

KOMPAS.com – Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) Wahana Musik Indonesia (WAMI) mulai menyalurkan distribusi royalti kepada para anggotanya pada Distribusi Royalti Periode I Tahun 2026.

Penyaluran royalti tersebut resmi dimulai pada 11 Maret 2026 dan mencakup penggunaan karya musik selama periode Agustus hingga Desember 2025.

Baca juga: Dana Royalti Pencipta Lagu Rp 14 Miliar Diduga Tertahan di LMKN

Pada distribusi kali ini, WAMI menyalurkan royalti dengan total nilai mencapai Rp 29 miliar kepada para pencipta lagu dan pemegang hak yang tergabung sebagai anggota.

Distribusi royalti dilakukan berdasarkan sejumlah komponen, antara lain laporan penggunaan karya, pembayaran royalti yang telah diterima, serta data yang telah melalui proses verifikasi.

Baca juga: Raffi Ahmad Cerita Obrolan Terakhir dengan Vidi Aldiano, Ungkap Kekhawatiran soal Gugatan Royalti

Perubahan Mekanisme Pengelolaan Royalti

Melalui keterangan resminya, WAMI menjelaskan, terdapat perubahan mekanisme dalam pengelolaan lisensi dan penarikan royalti sejak Agustus 2025.

Sesuai dengan implementasi Peraturan Menteri Hukum Nomor 27 Tahun 2025, kegiatan lisensi penggunaan lagu serta proses penarikan royalti kini dikelola oleh Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN).

Baca juga: Putusan MK Tegaskan Royalti Musik Wajib Dibayar Penyelenggara Konser, Bukan Penyanyi

Dalam mekanisme tersebut, royalti yang diperoleh dari penggunaan lagu terlebih dahulu dikelola oleh LMKN sebelum kemudian didistribusikan kepada Lembaga Manajemen Kolektif (LMK), termasuk WAMI.

Perubahan sistem ini turut memengaruhi nominal royalti yang kemudian didistribusikan oleh masing-masing LMK kepada anggotanya.

Baca juga: Royalti Bulanan Suami Setara Satu Mobil, Istri 10 CM: Setiap Pagi Saya Membungkuk 90 Derajat

Komitmen Menjaga Hak Royalti Pencipta Lagu

WAMI menegaskan proses distribusi royalti dilakukan dengan mengutamakan transparansi serta akurasi data.

Distribusi dilakukan berdasarkan laporan penggunaan karya, pembayaran royalti yang telah diterima, serta data yang telah melalui proses verifikasi.

Baca juga: Gandeng Eros Sheila on 7, Saloka Mencari Musik Janjikan Royalti untuk Pencipta Lagu Terbaik

Melalui mekanisme tersebut, WAMI berupaya memastikan hak royalti para anggotanya tetap terjaga dan setiap distribusi dilakukan secara akuntabel.

Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen WAMI dalam melindungi hak kekayaan intelektual para pencipta lagu dan pemilik hak musik di Indonesia.

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Wahana Musik Indonesia (WAMI) (@wami.id)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Cerita Lebaran Anti-mainstream Luna Maya dan Maxime Bouttier, Alasan Shalat Ied di Kapal
Cerita Lebaran Anti-mainstream Luna Maya dan Maxime Bouttier, Alasan Shalat Ied di Kapal
Entertainment
Bukan April Mop, iKON Umumkan Konser FOUREVER di Jakarta
Bukan April Mop, iKON Umumkan Konser FOUREVER di Jakarta
K-Wave
Jennifer Coppen dan Justin Hubner Pamer Foto Prewedding Adat Jawa, Siap Menikah di Bali?
Jennifer Coppen dan Justin Hubner Pamer Foto Prewedding Adat Jawa, Siap Menikah di Bali?
Entertainment
Mengenal Zero Post, Ketika Gen Z Pilih Berhenti Bagikan Unggahan di Medsos
Mengenal Zero Post, Ketika Gen Z Pilih Berhenti Bagikan Unggahan di Medsos
Entertainment
Tanggal Bebas P Diddy Dimajukan Lagi, Keluar Penjara Makin Cepat 
Tanggal Bebas P Diddy Dimajukan Lagi, Keluar Penjara Makin Cepat 
Seleb
Dibintangi IU dan Byeon Woo Seok, Perfect Crown Curi Perhatian Jelang Penayangan Perdana
Dibintangi IU dan Byeon Woo Seok, Perfect Crown Curi Perhatian Jelang Penayangan Perdana
K-Wave
Sutradara Sebut Zona Merah Versi Film Lebih Brutal dan Chaos
Sutradara Sebut Zona Merah Versi Film Lebih Brutal dan Chaos
Entertainment
Terpisah 66 Tahun, Penulis Reda Gaudiamo Bertemu Sosok Nyata Sahabatnya di Film Na Willa
Terpisah 66 Tahun, Penulis Reda Gaudiamo Bertemu Sosok Nyata Sahabatnya di Film Na Willa
Entertainment
Tak Asal Pilih, Tasya Farasya Jelaskan Alasan Pakai Baju Warna Kuning Saat Sidang Cerai
Tak Asal Pilih, Tasya Farasya Jelaskan Alasan Pakai Baju Warna Kuning Saat Sidang Cerai
Seleb
Luna Maya Jadi Eksekutif Produser Film Zona Merah, Akui Pecinta Film Zombie
Luna Maya Jadi Eksekutif Produser Film Zona Merah, Akui Pecinta Film Zombie
Entertainment
Bicara Bahasa Indonesia, Minhyuk MONSTA X Curi Perhatian Jelang Konser di Jakarta
Bicara Bahasa Indonesia, Minhyuk MONSTA X Curi Perhatian Jelang Konser di Jakarta
K-Wave
Sakit Gigi di Penjara, Nikita Mirzani Dibawa ke Rumah Sakit
Sakit Gigi di Penjara, Nikita Mirzani Dibawa ke Rumah Sakit
Entertainment
Tiger Woods Akhirnya Buka Suara Usai Kecelakaan Lagi dan Tudingan Berkendara Kondisi Mabuk
Tiger Woods Akhirnya Buka Suara Usai Kecelakaan Lagi dan Tudingan Berkendara Kondisi Mabuk
Entertainment
Sule Masih Pikir Matang untuk Menikah Lagi Meski Sudah Direstui Anak, Akui Capek Mulai dari Awal
Sule Masih Pikir Matang untuk Menikah Lagi Meski Sudah Direstui Anak, Akui Capek Mulai dari Awal
Seleb
Sudah Tiga Tahun Pacaran, Sule Pertimbangkan Menikah Lagi Tahun Depan
Sudah Tiga Tahun Pacaran, Sule Pertimbangkan Menikah Lagi Tahun Depan
Entertainment
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau