Penulis
KOMPAS.com – Aksi demonstrasi bertajuk “No Kings” kembali digelar secara masif di Amerika Serikat.
Memasuki putaran ketiga, demonstrasi yang dikenal sebagai “No Kings 3.0” ini diikuti jutaan massa di berbagai kota, dengan dukungan sejumlah tokoh ternama.
Sejumlah laporan menyebut, total lebih dari 8 juta orang turun ke jalan yang tersebar di 50 negara bagian Amerika.
Sejumlah figur publik seperti Robert De Niro, Jane Fonda, Bruce Springsteen, hingga Joan Baez terlihat hadir dan turut memimpin aksi.
Secara keseluruhan, sekitar 3.000 pawai dijadwalkan berlangsung di berbagai wilayah di seluruh negeri.
Di New York, Robert De Niro memimpin jalannya demonstrasi bersama Al Sharpton dan Letitia James.
Baca juga: Picu Kehebohan, Trump Sebarkan Video Parodi SNL yang Ejek PM Inggris Keir Starmer
Dalam orasinya, ia menyebut aksi ini sebagai gerakan besar yang menunjukkan kekuatan suara rakyat.
“Ini adalah seruan yang hebat, dan sangat sukses karena jutaan orang telah menjawabnya,” ujar De Niro seperti dilansir Deadline, Senin (30/3/2026). Ia juga secara tegas menyampaikan penolakannya terhadap Donald Trump.
“Saatnya mengatakan tidak kepada raja. Tidak ada Raja Trump,” tegasnya, seraya mengkritik berbagai kebijakan yang dinilai merugikan masyarakat, mulai dari isu ekonomi hingga penggunaan kekuatan negara.
Baca juga: Aktor Palestina Motaz Malhees Dicekal Hadiri Oscar 2026, Imbas Aturan Donald Trump
Sementara itu di Washington, D.C., tepatnya di luar Kennedy Center, Joan Baez tampil bersama penyanyi-penulis lagu Maggie Rogers dalam acara bertajuk Artists United for Our Freedom.
Kegiatan ini digagas Komite Fonda untuk Amandemen Pertama.
Aktor Billy Porter dan penyair Rupi Kaur juga turut memberikan orasi di hadapan ribuan peserta.
Baca juga: Aktor Palestina Motaz Malhees Dicekal Hadiri Oscar 2026, Imbas Aturan Donald Trump
Di lokasi lain, tepatnya di St. Paul, Minnesota, Bruce Springsteen bergabung dengan Bernie Sanders, Ilhan Omar, dan Tim Walz dalam salah satu demonstrasi terbesar.
Dalam kesempatan itu, Springsteen membawakan lagu “Streets of Minneapolis” yang terinspirasi dari peristiwa kekerasan oleh aparat imigrasi.
“Minneapolis menunjukkan bahwa solidaritas rakyat masih hidup. Ini masih Amerika, dan kita tidak akan membiarkan ketakutan menguasai kota-kota kita,” ujar Springsteen di hadapan massa.
Baca juga: Guns N Roses dan Perwakilan Prince Tolak Lagunya Digunakan di Dokumenter Melania Trump