Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Film Pendek AI Asal China Jadi Sorotan, Disebut Gambarkan Perang AS dan Iran

Kompas.com, 30 Maret 2026, 16:15 WIB
Rintan Puspita Sari

Penulis

Sumber Yahoo, SINA

KOMPAS.com- Sebuah film animasi pendek yang dibuat dengan AI oleh stasiun televisi pemerintah China, CCTV menjadi viral setelah diduga menyindir perang AS-Israel di Iran.

Pertama kali diunggah oleh CCTV pada hari Rabu, film bergaya wuxia ini berpusat pada perang antara "Elang Putih" dan "Kucing Persia" yang dianggap mewakili AS dan Iran.

Video berdurasi 5 menit itu mendapatkan lebih dari 1,7 juta suka dalam sehari setelah dirilis.

Film pendek produksi CCTV ini disajikan dengan gaya bela diri Shaw Brothers yang kuat.

Baca juga: Umumnya Berdurasi 60 Detik, Apa Alasan Mikro Drama China Digemari?

"Elang botak" yang diduga melambangkan Amerika Serikat, mengklaim menguasai dunia bela diri dan membersihkannya dari musuh-musuhnya sendiri, menekankan bahwa tidak ada yang lebih memahami taktik pemenggalan kepala daripada dirinya.

Target serangannya adalah kucing Persia yang berasal dari Timur Tengah.

Meskipun tidak secara eksplisit menyebutkan perang tersebut, film pendek animasi ini sangat mirip dengan konflik yang dimulai pada 28 Februari.

Ketika AS dan Israel melancarkan serangan besar-besaran terhadap Iran, menewaskan mantan pemimpin tertinggi negara itu, Ayatollah Ali Khamenei, dan beberapa pejabat senior.

Baca juga: Habiskan Rp 5 Juta untuk Nonton Dracin, Adam Suseno: Penasaran, Belum Selesai, Putus

Beberapa penonton China daratan berkomentar bahwa bahkan anak-anak pun dapat mengetahui bahwa itu adalah metafora untuk Perang Iran-Irak.

Film ini juga menampilkan istilah "jarum anti-pesawat," yang merujuk pada rudal pertahanan udara Patriot, sementara "burung kayu" yang ditembak jatuh mewakili drone.

Selain itu, film ini juga menggambarkan pengeluaran dana besar-besaran Aliansi Elang Putih, yang menyebabkan ketidakpuasan publik yang meluas, dan diinterpretasikan sebagai satire atas keputusan AS untuk berperang, yang pada akhirnya terbukti kontraproduktif.

Menyampaikan pesan anti perang, film ini lebih lanjut menekankan bahwa "dunia bukan hanya tentang berperang dan membunuh, ini tentang hubungan antar manusia, dan terlebih lagi, tentang mencari nafkah."

Baca juga: Siapa Zhou Yiran? Aktor Drama China Populer yang Datang ke Indonesia

Selain media pemerintah yang memproduksi video pendek yang diduga mengomentari situasi Timur Tengah, pemerintah China juga telah mengambil tindakan diplomatik.

Pada tanggal 19, Menteri Luar Negeri Wang Yi, dalam panggilan telepon dengan Menteri Luar Negeri Inggris, mendesak semua pihak untuk segera menghentikan operasi militer.

Sebelumnya, pada tanggal 18, Wang Yi bertemu dan mengadakan pembicaraan di Beijing dengan Utusan Khusus Presiden UEA untuk Urusan China, di mana utusan tersebut memberinya pengarahan tentang situasi terkini di Timur Tengah.

Selama pembicaraan, Wang Yi menegaskan kembali posisi China, menekankan bahwa perang seharusnya tidak terjadi sejak awal dan tidak perlu melanjutkan pertempuran.

Ia juga menyatakan bahwa China akan terus berupaya untuk menengahi gencatan senjata dan mengakhiri perang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Pandji Pragiwaksono Umumkan Jadwal Adili Idola, Reza Arap Jadi Target Berikutnya
Pandji Pragiwaksono Umumkan Jadwal Adili Idola, Reza Arap Jadi Target Berikutnya
Entertainment
Cerita Lebaran Anti-mainstream Luna Maya dan Maxime Bouttier, Alasan Shalat Ied di Kapal
Cerita Lebaran Anti-mainstream Luna Maya dan Maxime Bouttier, Alasan Shalat Ied di Kapal
Entertainment
Bukan April Mop, iKON Umumkan Konser FOUREVER di Jakarta
Bukan April Mop, iKON Umumkan Konser FOUREVER di Jakarta
K-Wave
Jennifer Coppen dan Justin Hubner Pamer Foto Prewedding Adat Jawa, Siap Menikah di Bali?
Jennifer Coppen dan Justin Hubner Pamer Foto Prewedding Adat Jawa, Siap Menikah di Bali?
Entertainment
Mengenal Zero Post, Ketika Gen Z Pilih Berhenti Bagikan Unggahan di Medsos
Mengenal Zero Post, Ketika Gen Z Pilih Berhenti Bagikan Unggahan di Medsos
Entertainment
Tanggal Bebas P Diddy Dimajukan Lagi, Keluar Penjara Makin Cepat 
Tanggal Bebas P Diddy Dimajukan Lagi, Keluar Penjara Makin Cepat 
Seleb
Dibintangi IU dan Byeon Woo Seok, Perfect Crown Curi Perhatian Jelang Penayangan Perdana
Dibintangi IU dan Byeon Woo Seok, Perfect Crown Curi Perhatian Jelang Penayangan Perdana
K-Wave
Sutradara Sebut Zona Merah Versi Film Lebih Brutal dan Chaos
Sutradara Sebut Zona Merah Versi Film Lebih Brutal dan Chaos
Entertainment
Terpisah 66 Tahun, Penulis Reda Gaudiamo Bertemu Sosok Nyata Sahabatnya di Film Na Willa
Terpisah 66 Tahun, Penulis Reda Gaudiamo Bertemu Sosok Nyata Sahabatnya di Film Na Willa
Entertainment
Tak Asal Pilih, Tasya Farasya Jelaskan Alasan Pakai Baju Warna Kuning Saat Sidang Cerai
Tak Asal Pilih, Tasya Farasya Jelaskan Alasan Pakai Baju Warna Kuning Saat Sidang Cerai
Seleb
Luna Maya Jadi Eksekutif Produser Film Zona Merah, Akui Pecinta Film Zombie
Luna Maya Jadi Eksekutif Produser Film Zona Merah, Akui Pecinta Film Zombie
Entertainment
Bicara Bahasa Indonesia, Minhyuk MONSTA X Curi Perhatian Jelang Konser di Jakarta
Bicara Bahasa Indonesia, Minhyuk MONSTA X Curi Perhatian Jelang Konser di Jakarta
K-Wave
Sakit Gigi di Penjara, Nikita Mirzani Dibawa ke Rumah Sakit
Sakit Gigi di Penjara, Nikita Mirzani Dibawa ke Rumah Sakit
Entertainment
Tiger Woods Akhirnya Buka Suara Usai Kecelakaan Lagi dan Tudingan Berkendara Kondisi Mabuk
Tiger Woods Akhirnya Buka Suara Usai Kecelakaan Lagi dan Tudingan Berkendara Kondisi Mabuk
Entertainment
Sule Masih Pikir Matang untuk Menikah Lagi Meski Sudah Direstui Anak, Akui Capek Mulai dari Awal
Sule Masih Pikir Matang untuk Menikah Lagi Meski Sudah Direstui Anak, Akui Capek Mulai dari Awal
Seleb
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau