Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Arus Balik H+7 Lebaran, Pemudik Padati Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk

Kompas.com, 29 Maret 2026, 11:20 WIB
Muhammad Zaenuddin

Penulis

Sumber Antara

KOMPAS.com - Pelabuhan penyeberangan Ketapang (Banyuwangi)-Gilimanuk (Bali) terpantau dipadati oleh kendaraan pemudik di puncak arus balik H+7 Lebaran 2026.

Kendaraan yang akan menyeberang membludak sejak pagi hari, Minggu (29/3/2026), yang didominasi oleh pemudik sepeda motor dan mobil pribadi.

Dilansir Antara (29/3/2026), sejak pukul 08.00 WIB ratusan pemudik sepeda motor terus berdatangan baik dari arah selatan (Jember-Banyuwangi) maupun dari arah utara (Situbondo-Banyuwangi) dan memenuhi pintu perlintasan otomatis sepeda motor.

Baca juga: Tiket Kereta Lebih Murah, KAI Gelar Promo Diskon 20 Persen untuk Arus Balik Lebaran 2026

Selain sepeda motor, kendaraan roda empat (mobil pribadi) juga turut memenuhi area parkir utama Pelabuhan Ketapang, termasuk di jalur masuk dermaga pelabuhan.

Bahkan, petugas kesehatan sampai memberikan layanan medis kepada pemudik yang nyaris pingsan saat antre di area parkir utama pelabuhan.

Petugas kesehatan dibantu anggota TNI bergegas membantu pemudik yang membutuhkan bantuan medis untuk dibawa ke posko kesehatan di Pelabuhan Ketapang.

Baca juga: Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik 2026 Masih Berlaku: Cek Biaya, Rute, dan Syarat

Truk logistik sempat antre hingga 12 jam

Truk logistik antre di jalan arteri depan pintu masuk Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur. Minggu (29/3/2026).ANTARA/Novi Husdinariyanto Truk logistik antre di jalan arteri depan pintu masuk Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur. Minggu (29/3/2026).

Sejak Minggu (29/3) dini hari, ratusan kendaraan truk logistik yang akan menyeberang dari Pelabuhan Ketapang ke Gilimanuk, tertahan dan antre hingga 12 jam.

Sampai dengan pukul 05.15 WIB, truk logistik antre di sepanjang jalan arteri mulai dari Terminal Sri Tanjung sampai depan pintu masuk Pelabuhan Ketapang, karena buffer zone atau kantong parkir di Bulusan penuh.

Namun pada pukul 10.00 WIB, secara bertahap antrean panjang truk logistik mulai terurai dan truk logistik menyeberang ke Pelabuhan Gilimanuk.

Baca juga: Hindari Jalur Puncak, Polisi Arahkan Pemudik ke Jonggol dan Sukabumi di Arus Balik Lebaran 2026

Sebelumnya, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang menyatakan memprioritaskan kendaraan mobil pribadi dan bus di lintas Ketapang-Gilimanuk untuk menjaga kelancaran penyeberangan arus balik Lebaran 2026.

General Manajer ASDP Cabang Ketapang Arief Eko menyampaikan kendaraan truk logistik tidak diprioritaskan untuk menyeberang di Selat Bali itu selama arus mudik dan balik Lebaran.

"Tidak dibatasi, akan tetapi sesuai ketentuannya jika arus balik penyeberangan padat, truk logistik kami arahkan ke buffer zone di parkir Dermaga Bulusan atau Terminal Sri Tanjung, Pusri, tapi kalau landai bisa langsung diangkut," kata Arief.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Lengkap! Jadwal KA Bias Madiun-Solo April 2026, Ini Harga Tiketnya
Lengkap! Jadwal KA Bias Madiun-Solo April 2026, Ini Harga Tiketnya
Jawa Tengah
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Sumatera Selatan
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Jawa Timur
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Sumatera Barat
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Banten
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Jawa Barat
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Jawa Tengah
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Sulawesi Selatan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Jawa Tengah
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Jawa Barat
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Jawa Timur
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Kalimantan Barat
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Jawa Barat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Komentar
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau