Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kronologi Tronton Tabrak Truk Boks yang Berhenti di Lamongan, Sopir Tewas

Kompas.com, 31 Maret 2026, 14:05 WIB
Muhdany Yusuf Laksono

Penulis

KOMPAS.com - Insiden truk tronton menabrak truk boks terjadi di Jalan Lingkar Utara, Desa Glugu, Kecamatan Deket, Kabupate Lamongan, Jawa Timur, pada Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 00.10 WIB.

Kecelakaan tersebut melibatkan dua kendaraan, yakni truk tronton Nissan nomor polisi M-8415-UC yang dikemudikan oleh AH, warga Pamekasan, Jawa Timur, dengan truk boks nomor polisi B-9633-BXU yang dikemudikan oleh S, warga Pati, Jawa Tengah.

Akibat kejadian tersebut, sopir truk boks yakni S meninggal dunia di lokasi kejadian.

Baca juga: Kecelakaan Beruntun Tiga Mobil di Tol MBZ, 3 Orang Terluka

Kronologi Kejadian Tronton Tabrak Truk Boks

Berdasarkan keterangan saksi-saksi, kejadian bermula dari adanya truk boks sedang berhenti di lajur kiri karena mengalami kerusakan dan sopir berada di depan kendaraan untuk melakukan perbaikan.

Kemudian, dari arah yang sama, terdapat truk tronton melaju dari barat ke timur.

Namun, pengemudi truk tronton diduga kurang konsentrasi atau mengantuk, sehingga tidak dapat menghindari truk boks yang ada di depannya.

Karena jarak yang terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari dan terjadi benturan dari belakang.

“Diduga pengemudi truk tronton mengantuk saat melintas sehingga terjadi tabrakan depan-belakang dengan kendaraan yang sedang berhenti,” ujar Kasi Gakkum Satlantas Polres Lamongan, Iptu Debbhi Setyastomo, melalui Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid, Selasa (31/3/2026), dilansir dari TribunJatim.

Baca juga: Angka Kecelakaan Saat Mudik Lebaran Diklaim Turun 30 Persen

Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi truk boks meninggal dunia di lokasi kejadian dan selanjutnya oleh Petugas Unit Gakum Sat Lantas Polres Lamongan dievakuasi ke RS Muhammadiyah Lamongan.

Benturan keras juga mengakibatkan bagian depan truk tronton mengalami kerusakan pada kaca depan dan bumper. Sedangkan truk boks mengalami kerusakan cukup parah di bagian belakang.

Sementara kerugian material akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai Rp 10 juta.

Imbauan Polisi

Pihaknya mengimbau, masyarakat dan pengguna jalan diimbau lebih berhati-hati saat melintas di kawasan Jalan Lingkar Utara (JLU) Lamongan, khususnya pada malam hingga dini hari.

Baca juga: Marak Kecelakaan di Condet Akibat Jalan Berlubang, Warga: Tunggu Viral, Baru Ditambel

Pengendara diminta memastikan kondisi tubuh tetap fit dan tidak memaksakan diri berkendara apabila mengantuk.

"Jika mulai merasa lelah atau mengalami microsleep, sebaiknya segera menepi di tempat aman untuk beristirahat, " tukasnya.

Selain itu, kendaraan yang mengalami kerusakan di jalan diharapkan segera memasang lampu hazard, segitiga pengaman, maupun tanda peringatan.

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul "Tragedi Microsleep di Lamongan: Truk Tronton Hantam Truk Boks Mogok di JLU, Sopir Asal Pati Tewas"

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Sumatera Selatan
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Jawa Timur
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Sumatera Barat
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Banten
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Jawa Barat
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Jawa Tengah
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Sulawesi Selatan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Jawa Tengah
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Jawa Barat
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Jawa Timur
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Kalimantan Barat
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Jawa Barat
Promo Superindo Hari Ini 1 April 2026, Buah Segar Harga Murah
Promo Superindo Hari Ini 1 April 2026, Buah Segar Harga Murah
Jawa Tengah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Komentar
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau