Penulis
2. Luas 61-90 meter persegi
3. Luas 91-150 meter persegi
4. Premium ≥251 meter persegi (Premium)
Meskipun harga terus mendaki di tengah suplai yang turun, minat beli masyarakat tidak surut, melainkan bergeser ke wilayah dengan prospek infrastruktur yang mapan.
Tangerang tetap menjadi primadona dengan pangsa pasar pencarian sebesar 15,4%, disusul oleh Jakarta Selatan (11,2 persen) dan Jakarta Barat (9,7 persen).
Baca juga: Rumah Subsidi Laris, Cek Harga Terbarunya di Sini
Kondisi ini diperkuat oleh kebijakan moneter Bank Indonesia yang mempertahankan suku bunga di level 4,75 persen.
Kebijakan ini dinilai cukup akomodatif untuk menjaga gairah pasar KPR, sehingga meskipun harga rumah terus naik akibat minimnya stok, daya serap pasar terhadap unit-unit baru yang muncul tetap terjaga.
Marisa menyimpulkan bahwa tahun 2026 akan menjadi periode di mana "stok adalah raja". Bagi pencari properti, momentum saat ini menjadi krusial sebelum keterbatasan suplai mendorong harga ke level yang lebih tinggi lagi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang