YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Yogyakarta mengaktifkan kembali lima keran air siap minum di Kawasan Malioboro.
Keran air siap minum ini bertujuan mengurangi sampah plastik sekali pakai di Malioboro.
Kepala UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Kota Yogyakarta, Fitria Dyah Anggraini, menyatakan PDAM Tirta Marta menyediakan total lima titik keran air siap minum di Malioboro.
"Ada di depan Inna Garuda, depan perpus barat jalan, depan Kepatihan barat jalan, depan benteng (Vredeburg), dan depan Gedung Agung," ujar Anggi, sapaan akrabnya, Selasa (13/1/2026).
Lima keran air siap minum tersebut sebelumnya telah dipasang namun mengalami kerusakan dan baru saja diperbaiki.
"Ada beberapa yang rusak, PDAM lalu memperbaiki di akhir tahun menjelang Nataru mulai aktif lagi," kata dia.
Baca juga: Yogyakarta Macet Saat Tahun Baru: Diserbu 2 Juta Kendaraan, 450.000 Wisatawan ke Malioboro
Menurut Anggi, sebelum perbaikan, banyak masyarakat atau wisatawan yang belum mengetahui cara penggunaan keran air minum tersebut, bahkan ada yang menggunakannya untuk cuci tangan.
"Kami harus segera buat konten-konten edukasi untuk penggunaannya di Jogja. Dulu waktu RO lama digunakan untuk cuci tangan," katanya.
Edukasi melalui media sosial akan dilakukan untuk mengampanyekan pengurangan penggunaan botol plastik sekali pakai.
Baca juga: Bus Listrik Diuji Coba di Yogyakarta, Rute Jombor-Malioboro Paling Potensial
"Jadi mengurangi penggunaan plastik air minum, wisatawan biaa merefill. Malioboro yang diptoyeksikan sebagai pedestrian fasilitas air minum bisa tercukupi," kata dia.
"Cara penggunaan juga sudah ada, harapannya pengunjung membacanya. Salah satu syarat lengkap area pedestrian kan ada air minum ini," katanya.
Salah satu pejalan kaki Malioboro, Ndaru asal Sedayu Bantul, mengapresiasi keran air siap minum tersebut.
Ia merasa terbantu saat kehabisan air, terutama saat berolahraga di kawasan Malioboro pada pagi hari.
"Sangat membantu kalau pas kehabisan air, apalagi pas pagi hari kan sering lari pagi. Motor diparkir, lalu lari di sekitar Malioboro," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang