Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mudik ke Gunungkidul, Ini Daftar 18 Masjid yang Siapkan Tempat Istirahat dan Takjil Gratis

Kompas.com, 18 Maret 2026, 12:26 WIB
Markus Yuwono,
Novita Rahmawati

Tim Redaksi

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyiapkan 18 masjid yang bisa disinggahi pemudik atau masyarakat yang melakukan perjalanan jauh dan membutuhkan lokasi beristirahat.

Pemerintah juga sudah menambal lubang di jalan Kabupaten agar nyaman dilalui pemudik.

"Ada 18 masjid yang kami siapkan, bersinggah di masjid yang kita siapkan parkir luas, hingga menyediakan minuman hingga snack," kata Kepala Kantor Kemenag Gunungkidul, Mukotip saat dihubungi Rabu (18/3/2026).

Baca juga: Catat, Ini Lokasi SPKLU PLN di Jalur Mudik Lampung

Adapun masjid yang disiapkan, Al Azhar lokasi Jalan baron, Wonosari; Al Mu'min. Jalan Baron, di Tanjungsari; Al Musthofa, Ponjong; AL Ikhlas, Ngawen; Nurul Huda, Saptosari; Al Falah, Girisubo; Al Falah, Semin; Al Ma'wa, Patuk; AL amin. Panggang; Al Firdaus, Karangmojo; YAMP Ki Ageng Pemanahan, Paliyan; All Hilal, Playen; Baiturrahman, Semanu; Nurul Huda, Nglipar; AL Hikmah Gedangsari; Al Azhar, Tepus; Al Amin, Purwosari; dan Baabul Jannah, Rongkop.

Dia mengatakan, program masjid ramah pemudik diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi pemudik yang melintas di wilayah Gunungkidul. Selain itu, menunjukkan peran masjid sebagai pusat pelayanan umat.

Baca juga: Beli Tiket Kapal Rp 90.000 dari Calo, Rijal Nyaris Gagal Mudik gara-gara Barcode Tak Bisa Di-scan

"Masjid tersebut bisa dimanfaatkan pemudik untuk menunaikan ibadah, beristirahat, dan mendapatkan fasilitas dasar selama perjalanan," kata dia.

Sementara itu, pemerintah Kabupaten Gunungkidul terus melakukan penambalan jalan, dan dimaksimalkan hingga H-1.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Wadiyana, menyampaikan puluhan titik jalan sudah dilakukan penambalan.

Baca juga: Posko Mudik Rasa Ruang Hiburan di Kebumen, Ada PlayStation, Karaoke dan WiFi Gratis

"Penambalan sesuai dengan kewenangan kami di jalan Kabupaten. Harapannya besuk atau H-1 bisa selesai," kata dia.

Adapun beberapa yang sudah dilakukan penambalan di wilayah Wonosari, jalan penghubung Kelor–Srimpi, serta ruas Srimpi–Jaranmati di Kapanewon Karangmojo.

Perbaikan juga dilakukan di pertigaan Ponjong–Karangmojo, ruas Semanu–Karangmojo, Jatiayu–Kalilunyu, Ngawen–Bundelan, serta Ngawen–Sambirejo di Kapanewon Ngawen.

Baca juga: Beli Tiket Kapal Rp 90.000 dari Calo, Rijal Nyaris Gagal Mudik gara-gara Barcode Tak Bisa Di-scan

Ngeposari–Ponjong, Semanu–Semuluh di Kapanewon Rongkop, Jetis–Paliyan, Pancuran–Giring, Wareng–Grogol di Kapanewon Paliyan, serta Putat–Plumbungan di Kapanewon Patuk.

"Terus kami maksimalkan, dan juga kami melakukan perbaikan di jalur wisata," kata Wadiyana.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang


Terkini Lainnya
Pemda DIY Belum Terapkan WFH MInggu Ini: Kemrungsung Juga Enggak Bagus
Pemda DIY Belum Terapkan WFH MInggu Ini: Kemrungsung Juga Enggak Bagus
Yogyakarta
Canda Hasto soal Mobil Dinas Wali Kota Yogyakarta Dijatah 5 Liter Per Hari
Canda Hasto soal Mobil Dinas Wali Kota Yogyakarta Dijatah 5 Liter Per Hari
Yogyakarta
Permudah Akses Warga, 11 Jembatan Garuda Dibangun di Gunungkidul
Permudah Akses Warga, 11 Jembatan Garuda Dibangun di Gunungkidul
Yogyakarta
Kondisi Pembalap WorldSSP Aldi Satya Mahendra Pasca-Tabrak Lari di Jogja, Tetap Balapan di Portugal meski Menahan Sakit
Kondisi Pembalap WorldSSP Aldi Satya Mahendra Pasca-Tabrak Lari di Jogja, Tetap Balapan di Portugal meski Menahan Sakit
Yogyakarta
Upaya Pemkot Yogyakarta Kencangkan Ikat Pinggang setelah SE Kemendagri Keluar, BBM Dijatah hingga Lelang Kendaraan Lama
Upaya Pemkot Yogyakarta Kencangkan Ikat Pinggang setelah SE Kemendagri Keluar, BBM Dijatah hingga Lelang Kendaraan Lama
Yogyakarta
DPRD DIY Usulkan Prajurit asal Kulon Progo Gugur di Lebanon Jadi Pahlawan Nasional
DPRD DIY Usulkan Prajurit asal Kulon Progo Gugur di Lebanon Jadi Pahlawan Nasional
Yogyakarta
Sepak Terjang Sultan HB X di Usia 80 Tahun, Raja dan Gubernur DIY 3 Dekade
Sepak Terjang Sultan HB X di Usia 80 Tahun, Raja dan Gubernur DIY 3 Dekade
Yogyakarta
Pekerja Pabrik Garmen Demo di Kantor Bupati Sleman, Tolak Pesangon Rendah
Pekerja Pabrik Garmen Demo di Kantor Bupati Sleman, Tolak Pesangon Rendah
Yogyakarta
Jenazah Praka Farizal Diperkirakan Tiba di Kulon Progo 3 April 2026, Keluarga Tunggu Kepastian
Jenazah Praka Farizal Diperkirakan Tiba di Kulon Progo 3 April 2026, Keluarga Tunggu Kepastian
Yogyakarta
Jelang Paskah, Tim Jibom Brimob Polda DIY Sterilisasi 5 Gereja di Gunungkidul
Jelang Paskah, Tim Jibom Brimob Polda DIY Sterilisasi 5 Gereja di Gunungkidul
Yogyakarta
Rekayasa Lalu Lintas Kirab Budaya Sultan HB X Besok, Cek Lokasi dan Jadwalnya
Rekayasa Lalu Lintas Kirab Budaya Sultan HB X Besok, Cek Lokasi dan Jadwalnya
Yogyakarta
Profil Sri Sultan HB X: Jejak Panjang Menjaga Keistimewaan DIY
Profil Sri Sultan HB X: Jejak Panjang Menjaga Keistimewaan DIY
Yogyakarta
Ribuan Orang Bakal Sowan ke Keraton Yogyakarta saat HUT Sultan HB X, Sejumlah Ruas Ditutup
Ribuan Orang Bakal Sowan ke Keraton Yogyakarta saat HUT Sultan HB X, Sejumlah Ruas Ditutup
Yogyakarta
Kirab Budaya HUT Sri Sultan HB X Digelar 2 April, Rekayasa Lalu Lintas Dimulai Pukul 06.00
Kirab Budaya HUT Sri Sultan HB X Digelar 2 April, Rekayasa Lalu Lintas Dimulai Pukul 06.00
Yogyakarta
Rencana Pulang Mei 2026 Gagal, Praka Farizal Gugur di Lebanon
Rencana Pulang Mei 2026 Gagal, Praka Farizal Gugur di Lebanon
Yogyakarta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau