Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Federico Barba Rindu Italia, Buka Kemungkinan Tinggalkan Persib

Kompas.com, 23 Desember 2025, 19:09 WIB
Adil Nursalam,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

BANDUNG, KOMPAS.com - Rumor Federico Barba tinggalkan Persib diembuskan jurnalis Italia Manuel De Luca yang menulis untuk media Italia La Casa Dello Sport. 

Pada bursa transfer musim dingin Januari nanti, Federico Barba diisukan akan bergabung dengan klub Serie B Italia Delfino Pescara 1936 dengan status pinjaman.

“Bursa transfer Pescara: Kesepakatan tercapai untuk Federico Barba. Mantan pemain Benevento ini datang dengan status pinjaman dari Persib (sebuah tim di liga utama Indonesia,” begitu tulis De Luca pada Selasa (23/12/2025) dalam cuitannya di media sosial X. 

Banyak pihak yang meragukan pernyataan tersebut mengingat Barba baru saja menjabat sebagai kapten Persib dalam kemenangan 2-0 tim atas Bhayangkara FC.

Hasil tersebut memungkinkan Persib mengambil alih posisi Persija Jakarta di peringkat dua klasemen. 

Baca juga: Kualitas Bintang Persib Thom Haye dan Eliano Diakui Pelatih Bhayangkara FC

Dikonfirmasi pada hari yang sama Barba tak membantah rumor yang beredar. Mantan bintang Como 1907 itu mengaku mengalami homesick alias penyakit rindu kampung halaman selama di Indonesia. 

Rindu Kampung Halaman

Kondisi ini yang membuatnya mempertimbangkan hal untuk kembali ke negaranya Italia, meninggalkan Persib.

“Ya (homesick) untuk keluarga saya, tentu saja,” kata Barba mencurahkan isi hatinya saat ini.

“Saya belum tahu sekarang karena jendela transfer belum dibuka. Tapi sejujurnnya saya rindu keluarga saya dan saya sedang memasuki periode yang rumit,” tuturnya.  

Baca juga: I.League Jelaskan soal Wasit untuk Laga Persib Vs Persija

Selain rindu akan keluarga, Barba sempat jatuh sakit sampai dirinya terbaring lemas dirawat di rumah sakit.

Manajemen klub dan pelatih Persib sampai mengizinkannya untuk pulang kampung di jeda internasional November silam.

Baginya, tak mudah melewati periode sulit dalam kondisi kesehatannya yang buruk, jauh dari rumah dan keluarga, hal semacam ini yang bikin ia mempertimbangkan pulang. 

“Saya sempat sakit, masuk ke rumah sakit dan tidak mudah. Tapi sekarang saya masih di sini, saya masih menjadi pemain Persib dan saya mengerahkan segenap kemampuan,” paparnya. 

Baca juga: Ramon Tanque Ungkap Perjalanan Bangkit hingga Jadi Andalan Lini Depan Persib

Antara Pergi Atau Tinggal Bersama Persib

Momen saat pemain Persib Bandung Federico Barba dijatuhkan di kotak terlarang oleh bek Selangor FC Harith Haiqal pada laga lanjutan AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026, Kamis (23/10/2025) di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). KOMPAS.com/ADIL NURSALAM Momen saat pemain Persib Bandung Federico Barba dijatuhkan di kotak terlarang oleh bek Selangor FC Harith Haiqal pada laga lanjutan AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026, Kamis (23/10/2025) di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Barba masih mempertimbangkan keputusannya untuk pergi atau tinggal, mengingat kontraknya di Persib hanya satu musim dengan opsi perpanjangan. 

Halaman:


Terkini Lainnya
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Badminton
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Liga Spanyol
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau