Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam

Kompas.com, 1 April 2026, 14:34 WIB
Tim Kompas.com,
Yudha Riefwan Najib

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Langkah Malaysia untuk mengamankan tiket ke putaran final Piala Asia 2027 resmi terhenti setelah hasil mengecewakan di babak kualifikasi.

Skuad Harimau Malaya dipastikan tidak melaju lebih jauh setelah hanya mampu finis sebagai runner-up di klasemen akhir Grup F.

Perjalanan Malaysia dalam kompetisi ini sebenarnya sempat menjanjikan saat mereka menduduki puncak grup.

Namun situasi berubah drastis menyusul munculnya skandal pemain naturalisasi ilegal.

Akibat pelanggaran tersebut, AFC menjatuhkan sanksi berat berupa pengurangan poin yang memukul telak posisi tim nasional di tabel klasemen.

Baca juga: Masih Seret di Oxford United, Ole Romeny Justru Buka Keran Gol di Timnas Indonesia

Harapan terakhir Timnas Malaysia sirna setelah mereka dipaksa menyerah dengan skor 1-3 oleh Vietnam dalam laga penentuan.

Dengan hasil ini, peta kekuatan Asia Tenggara di Piala Asia 2027 kini diwakili oleh empat negara, yakni Timnas Indonesia, Vietnam, Singapura, dan Thailand.

Pelatih Peter Cklamovski angkat bicara mengenai kegagalan timnya.

Juru taktik asal Australia tersebut menilai para pemainnya telah berjuang sekuat tenaga di tengah kondisi yang sangat menekan selama beberapa bulan terakhir.

"Saya sangat bangga pada para pemain," kata Peter Cklamovski dikutip dari The Star, Rabu (1/4/2026).

"Karena situasi yang kami hadapi selama enam bulan terakhir atau lebih merupakan hal yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam dunia sepak bola."

Apresiasi untuk Performa Lawan

Di samping mengevaluasi performa tim sendiri, Cklamovski juga melontarkan pujian kepada efektivitas permainan lawan.

Baca juga: Kesan John Herdman di Timnas Indonesia, Dianugerahi Jiwa-jiwa Pemimpin

Ia menyoroti kontribusi besar dari barisan pemain naturalisasi milik tim Golden Star yang menyulitkan barisan pertahanan pasukannya.

Penyerang Malaysia #26 Romel Morales merayakan gol ketiga timnya dalam pertandingan sepak bola Grup E Piala Asia 2023 antara Korea Selatan vs Malaysia di Stadion Al-Janoub di al-Wakrah, selatan Doha, pada 25 Januari 2024. (Foto oleh HECTOR RETAMAL / AFP)AFP/HECTOR RETAMAL Penyerang Malaysia #26 Romel Morales merayakan gol ketiga timnya dalam pertandingan sepak bola Grup E Piala Asia 2023 antara Korea Selatan vs Malaysia di Stadion Al-Janoub di al-Wakrah, selatan Doha, pada 25 Januari 2024. (Foto oleh HECTOR RETAMAL / AFP)

"Datang ke sini dan bermain seperti yang kami lakukan dalam pertandingan yang sulit, pujian untuk Vietnam."

"Mereka adalah tim yang sangat bagus. Pemain Brasil yang dinaturalisasi mereka (penyerang Rafaelson Bezerra dan Hendrio Araujo) tampil luar biasa," terangnya.

Meski mendominasi dalam beberapa momen dan menciptakan peluang matang, kegagalan dalam penyelesaian akhir menjadi faktor kunci yang harus dibayar mahal oleh timnya.

"Jika kami memanfaatkan peluang-peluang di depan gawang itu, pertandingan ini bisa saja berbeda."

"Tapi begitulah sepak bola. Saya tidak bisa mengungkapkan betapa bangga dan terinspirasi saya terhadap para pemain tim nasional," pungkasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Badminton
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Liga Spanyol
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau