Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Italia Gagal ke Piala Dunia, Waktu Gianluigi Buffon Sampai Juni

Kompas.com, 1 April 2026, 11:17 WIB
Firzie A. Idris

Penulis

KOMPAS.com - Kepala delegasi Timnas Italia, Gianluigi Buffon, mengaku bakal menempati posisinya di skuad Azzurri hingga Juni dengan masa depannya akan sangat tergantung penilaian dari federasi.

Timnas Italia gagal melaju ke Piala Dunia 2026 setelah takluk dari Bosnia and Herzegovina di laga final playoff Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa. 

Hasil Bosnia vs Italia ditentukan oleh babak adu penalti via skor 4-1 (1-1 di waktu normal) di Stadion Zenica, Rabu (1/4/2026) dini hari WIB. 

Gianluigi Buffon menjadi salah satu muka bagi tim Azzurri semenjak ia ditunjuk oleh FIGC (PSSI-nya Italia) untuk menjadi kepala delegasi tim nasional pada Agustus 2023.

Baca juga: Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia, Gattuso Ungkap Luka dan Pilih Diam

Buffon sendiri merupakan pemegang rekor caps bagi Timnas Italia dan menjadi salah satu pemain yang merumput saat Azzurri bermain terakhir kali di babak knockout Piala Dunia, yakni final edisi 2006 saat mengangkat trofi.

Menunggu Keputusan Federasi

Kini, Gianluigi Buffon mengisyaratkan dirinya bersama pelatih Gennaro Gattuso akan tetap bertahan hingga Juni 2026, sembari menunggu keputusan federasi terkait masa depan tim.

Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Gabriele Gravina, telah meminta Buffon dan Gattuso untuk tetap berada di staf tim nasional.

Kiper Timnas Italia, Gianluigi Donnarumma, bereaksi setelah kekalahan adu penalti lawan Bosnia dan Herzegovina. Timnas Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2026 usai menelan kekalahan 1-4 pada babak adu penalti saat bermain lawan Bosnia dan Herzegovina pada Rabu (1/4/2026) dini hari WIB.AFP/ELVIS BARUKCIC Kiper Timnas Italia, Gianluigi Donnarumma, bereaksi setelah kekalahan adu penalti lawan Bosnia dan Herzegovina. Timnas Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2026 usai menelan kekalahan 1-4 pada babak adu penalti saat bermain lawan Bosnia dan Herzegovina pada Rabu (1/4/2026) dini hari WIB.

Meski demikian, masa depan keduanya masih belum bisa dipastikan.

“Ini adalah momen sensitif, dan kami perlu mengambil waktu yang diperlukan untuk membuat evaluasi yang tepat,” ujar Buffon dalam konferensi pers usai.

“Musim kompetisi akan berakhir pada Juni, jadi sampai saat itu sudah tepat bagi kami untuk tetap tersedia bagi federasi, presiden, dan semua pihak yang telah memberikan kepercayaan.”

Baca juga: Azzurri Gagal ke Piala Dunia, Sepak Bola Italia Tak Lagi Istimewa

Krisis Berlanjut di Sepak Bola Italia

Kegagalan ini memperpanjang catatan buruk Italia yang absen dalam tiga edisi Piala Dunia secara beruntun.

Kondisi tersebut juga mencerminkan tantangan sepak bola Italia, baik di level tim nasional maupun klub.

Hal tersebut turut diutarakan oleh eks pemain Timnas Italia yang pernah memperkuat Juventus dan Fiorentina, Angelo Di Livio.

Menurutnya, tak ada lagi yang istimewa dari Serie A terutama jika dibandingkan dengan era saat dirinya merumput di mana ada banyak pemain nomor 10 trengginas seperti Alex del Piero, Francesco Totti, dan Roberto Baggio.

Baca juga: Timnas Italia Kembali Gagal ke Piala Dunia, Spinazzola Menangis

"Sepak bola Italia telah menjadi biasa saja," ujar Di Livio di Tuttomercatoweb.

Halaman:


Terkini Lainnya
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Internasional
Respons Dony Tri Pamungkas Usai Calvin Verdonk Dukung Main di Eropa
Respons Dony Tri Pamungkas Usai Calvin Verdonk Dukung Main di Eropa
Timnas Indonesia
KNVB Usut Kasus Naturalisasi, Pemain Indonesia Berpotensi Dibekukan?
KNVB Usut Kasus Naturalisasi, Pemain Indonesia Berpotensi Dibekukan?
Liga Lain
Hasil Irak Vs Bolivia 2-1: Wakil Asia di Piala Dunia 2026 Bertambah
Hasil Irak Vs Bolivia 2-1: Wakil Asia di Piala Dunia 2026 Bertambah
Internasional
Jepang Tekuk Inggris 1-0 di Wembley, Skuad Tuchel Rindukan Kane
Jepang Tekuk Inggris 1-0 di Wembley, Skuad Tuchel Rindukan Kane
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia, Waktu Gianluigi Buffon Sampai Juni
Italia Gagal ke Piala Dunia, Waktu Gianluigi Buffon Sampai Juni
Internasional
Rekam Jejak Tiga Kegagalan Lolos Beruntun Italia ke Piala Dunia
Rekam Jejak Tiga Kegagalan Lolos Beruntun Italia ke Piala Dunia
Internasional
Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia, Gattuso Ungkap Luka dan Pilih Diam
Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia, Gattuso Ungkap Luka dan Pilih Diam
Internasional
Ketika Keunggulan Italia Berubah Jadi Tekanan Setelah Kartu Merah
Ketika Keunggulan Italia Berubah Jadi Tekanan Setelah Kartu Merah
Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau