Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Respons Dony Tri Pamungkas Usai Calvin Verdonk Dukung Main di Eropa

Kompas.com, 1 April 2026, 13:54 WIB
Tim Kompas.com,
Yudha Riefwan Najib

Tim Redaksi

Sumber Antara

KOMPAS.com - Pemain muda Timnas Indonesia, Dony Tri Pamungkas, merespons positif dukungan agar dirinya bisa merumput di benua Eropa.

Dony Tri Pamungkas menganggap dorongan tersebut sebagai pemacu semangat untuk terus meningkatkan kualitas permainannya di atas lapangan hijau.

"(Dorongan untuk berkarir di liga-liga Eropa) itu akan menjadi motivasi tersendiri bagi saya untuk terus berkembang ke depannya," kata Dony Tri Pamungkas kepada awak media di Jakarta, Rabu.

Pernyataan tersebut dilontarkan sebagai jawaban atas asa yang sebelumnya disampaikan oleh kompatriotnya, Calvin Verdonk.

Bek kiri yang saat ini berseragam klub Lille di kasta tertinggi Liga Perancis itu mengaku sangat ingin melihat rekan mudanya mengepakkan sayap ke kompetisi elite suatu hari nanti.

Baca juga: Alasan John Herdman Cadangkan Beckham Putra dan Dony Tri

Kedekatan keduanya terbangun saat sama-sama membela skuad Garuda pada sebuah turnamen internasional baru-baru ini.

Sebagai pemain muda berusia 21 tahun, ia menyambut antusias doa dari seniornya tersebut, seraya menyadari bahwa peluang ke luar negeri hanya bisa diraih melalui kerja keras dan pembuktian kapasitas diri.

Masukan Berharga dan Fokus Bersama Klub

Sepanjang bergulirnya pemusatan latihan dan pertandingan, Dony bercerita bahwa ia intens bertukar pikiran dengan Verdonk.

Pengalaman berharga sang senior dibagikan kepadanya, termasuk wejangan penting terkait mentalitas bertanding.

“Dia (Calvin Verdonk) bilang kepada saya untuk bermain seperti saat latihan, bermain lepas, dan tidak perlu merasa lebih rendah dari pemain lain,” katanya.

Kendati memiliki impian besar, fokus terdekatnya adalah memberikan kontribusi maksimal bagi klubnya di kompetisi domestik demi menjaga peluang terus berseragam tim nasional.

“Saya fokus step by step dulu. Setelah ini saya fokus ke klub dan ke diri saya sendiri untuk terus memberikan yang terbaik di liga, supaya tetap dipantau oleh pelatih."

Baca juga: Calvin Verdonk Terpukau Dony Tri di FIFA Series, Doakan ke Eropa

"Karena saya kira kalau saya tidak bisa memberikan yang terbaik di liga, tidak mungkin juga bisa dipilih,” tegas Dony Tri Pamungkas.

Pemain-pemain Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, Ramadhan Sananta, dan Dony Tri Pamungkas, beraksi pada sesi latihan terbuka, Kamis (26/3/2026), jelang laga FIFA Series 2026 Timnas Indonesia vs St Kitts and Nevis.KOMPAS.com/Antonius Aditya Mahendra Pemain-pemain Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, Ramadhan Sananta, dan Dony Tri Pamungkas, beraksi pada sesi latihan terbuka, Kamis (26/3/2026), jelang laga FIFA Series 2026 Timnas Indonesia vs St Kitts and Nevis.

Kekaguman atas Potensi Sang Junior

Di sisi lain, keyakinan Verdonk terhadap bakat juniornya bukanlah tanpa alasan.

Ia mengamati langsung etos kerja dan kemampuan teknis sang pemain saat mereka berjuang bersama melawan Saint Kitts and Nevis serta saat menghadapi perlawanan ketat dari Bulgaria di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Halaman:


Terkini Lainnya
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Internasional
Respons Dony Tri Pamungkas Usai Calvin Verdonk Dukung Main di Eropa
Respons Dony Tri Pamungkas Usai Calvin Verdonk Dukung Main di Eropa
Timnas Indonesia
KNVB Usut Kasus Naturalisasi, Pemain Indonesia Berpotensi Dibekukan?
KNVB Usut Kasus Naturalisasi, Pemain Indonesia Berpotensi Dibekukan?
Liga Lain
Hasil Irak Vs Bolivia 2-1: Wakil Asia di Piala Dunia 2026 Bertambah
Hasil Irak Vs Bolivia 2-1: Wakil Asia di Piala Dunia 2026 Bertambah
Internasional
Jepang Tekuk Inggris 1-0 di Wembley, Skuad Tuchel Rindukan Kane
Jepang Tekuk Inggris 1-0 di Wembley, Skuad Tuchel Rindukan Kane
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia, Waktu Gianluigi Buffon Sampai Juni
Italia Gagal ke Piala Dunia, Waktu Gianluigi Buffon Sampai Juni
Internasional
Rekam Jejak Tiga Kegagalan Lolos Beruntun Italia ke Piala Dunia
Rekam Jejak Tiga Kegagalan Lolos Beruntun Italia ke Piala Dunia
Internasional
Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia, Gattuso Ungkap Luka dan Pilih Diam
Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia, Gattuso Ungkap Luka dan Pilih Diam
Internasional
Ketika Keunggulan Italia Berubah Jadi Tekanan Setelah Kartu Merah
Ketika Keunggulan Italia Berubah Jadi Tekanan Setelah Kartu Merah
Internasional
Hasil Brasil Vs Kroasia 3-1: Manuver Vinicius Tekuk Skuad Modric
Hasil Brasil Vs Kroasia 3-1: Manuver Vinicius Tekuk Skuad Modric
Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau