Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jay Idzes Nilai Positif Era Baru Timnas Indonesia: Sayang Tidak Menang

Kompas.com, 31 Maret 2026, 12:53 WIB
Adil Nursalam,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Timnas Indonesia mengalami kekalahan di final FIFA Series 2026 oleh Bulgaria. Tetapi, sang kapten Jay Idzes melihat langkah positif. 

Skor Timnas Indonesia vs Bulgaria berkesudahan dengan skor 0-1 pada Senin (30/3/2026) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. 

Gol tunggal Marin Petkov dari titik putih pada menit ke-38 jadi penentu dalam laga ini. Indonesia meraih beberapa peluang menyamakan kedudukan, namun tak berbuah hasil. 

Terlepas dari hasil akhir, Jay Idzes bangga akan perjuangan Merah-Putih dari dua laga FIFA Series 2026 ini. Sebelum ditumbangkan Bulgaria, Skuad Garuda membabat Saint Kitts-Nevis 4-0.

Ia melihat Garuda telah membuat progres yang cepat di tangan pelatih baru John Herdman

Baca juga: John Herdman Sebut 6 Pemimpin yang Jadi Poros Timnas Indonesia

“Saya sangat bangga dengan tim ini, saya pikir kami memainkan pertandingan yang bagus. Sayangnya, kami tidak menang,” sesal Jay Idzes dalam wawancara singkat dengan televisi pemegang hak siar. 

“Anda tahu, kami memiliki pelatih baru, staf baru dengan ide-ide baru, dan Anda dapat melihat kami mencoba untuk mengimplementasikannya segera,” paparnya. 

“Saya sangat bangga dengan orang-orang, bahwa kami melakukan yang terbaik, bahkan dalam waktu singkat,” teranya. 

“Tetapi pada akhirnya, ya, kami tidak menang, tetapi ini adalah langkah pertama yang sangat baik dalam perjalanan baru kami,” jelasnya. 

Baca juga: Pengamat Sorot Lini Tengah Timnas Indonesia, Faktor Sial, dan Bulgaria yang Pintar

Skema Adaptif yang Dapat Diimplementasikan Pemain

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman mengamati permainan anak asuhnya saat laga pertandingan Final FIFA Series 2026 antara Indonesia vs Bulgaria di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026).KOMPAS.com/ANTONIUS ADITYA MAHENDRA Pelatih Timnas Indonesia John Herdman mengamati permainan anak asuhnya saat laga pertandingan Final FIFA Series 2026 antara Indonesia vs Bulgaria di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026).

John Herdman telah menunjukkan dirinya dapat dipercaya membawa Timnas Indonesia terus berkembang Kedepannya. 

Pada dua laga debut yang ia lakoni dengan waktu singkat ia bisa membuat timnya bermain dengan sistem adaptif.

Formasi 4-4-2 yang bisa berubah menjadi 3-4-3 ketika menyerang dipraktikkan. Semua pemain terhubung dan bahkan memegang kendali permainan saat bersua Bulgaria, tim penghuni tangga 87 di ranking FIFA. 

Baca juga: FIFA Ulas Hasil Timnas Indonesia Vs Bulgaria, Duel Sengit di Jakarta

Jay Idzes tak sabar menantikan kiprah John Herdman berupaya membawa kejayaan bagi Indonesia di Piala AFF 2026 dan Piala Asia 2027. 

“Sekarang, kami hanya menantikannya, ini adalah awal dari perjalanan baru dengan pelatih baru, staf baru. Kurang lebih pemain yang sama, dan kami memiliki semangat juang yang sama,” ujarnya. 

“Kami selalu mencoba memberikan yang terbaik seperti yang kami lakukan hari ini, tetapi sayangnya, kami tidak menang,” tandasnya. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang


Terkini Lainnya
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Badminton
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Liga Spanyol
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau