Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dony Tri Tanggapi Kabar John Herdman Saksikan Laga Persija Vs Madura United

Kompas.com, 22 Januari 2026, 21:51 WIB
Pratama Yudha,
Firzie A. Idris

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Bek Persija Jakarta, Dony Tri Pamungkas, enggan menanggapi berlebihan kabar pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, yang akan hadir menyaksikan laga Persija Jakarta vs Madura United.

Mauricio Souza mengaku tetap bermain maksimal terlepas ada atau tidaknya John Herdman.

Persija Jakarta akan menjamu Madura United pada pekan ke-18 Super League 2025-2026.

Duel Persija Jakarta vs Madura United akan bergulir di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (23/1/2026).

Kabarnya, pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, akan menyaksikan langsung pertandingan ini untuk memantau para pemain.

Baca juga: Alarm untuk Barcelona, Pedri Berpotensi Absen Lagi Hingga 10 laga

Selain Dony Tri Pamungkas, Persija juga memiliki Rayhan Hannan, Jordi Amat, dan Rizky Ridho yang rutin berseragam Timnas Indonesia.

Terkait kabar kedatangan pelatih asal Inggris itu, Dony mengaku tak tahu-menahu.

Tambah Motivasi

Namun, dia menyambut positif karena akan menambah motivasi pemain di lapangan, selain untuk mendapatkan tiga poin juga mencuri hati sang pelatih.

Pemain Persija Jakarta, Dony Tri Pamungkas (kanan), Arlyansyah Abdulmanan, dan Eksel Runtukahu (kiri)Dokumentasi Persija Jakarta Pemain Persija Jakarta, Dony Tri Pamungkas (kanan), Arlyansyah Abdulmanan, dan Eksel Runtukahu (kiri)

"Jujur, saya tidak tahu kalau dia (Herdman) bakal menonton laga besok. Yang pasti itu akan menjadi motivasi bagi semua pemain," ujar Dony dalam konferensi pers jelang laga Persija vs Madura United di SUGBK, Kamis (22/1/2026).

Sebagai pelatih baru timnas, Herdman memang disebut bakal tinggal di Indonesia untuk memudahkannya dalam bekerja mencari pemain terbaik yang nantinya bakal dipilih membela skuad Garuda.

Baca juga: Ogah Pensiun, Robert Lewandowski Sudah Pilih Tujuan Berikut

Dengan menetap di Indonesia, dia juga memiliki waktu lebih banyak untuk memantau para pemain yang berkompetisi di Super League.

Harapan ke John Herdman

Terlepas dari itu, Dony melihat John Herdman adalah pelatih berkualitas dan memiliki kapasitas untuk membangun Timnas Indonesia.

Dia berharap juru taktik 50 tahun itu bisa mengembalikan lagi prestasi skuad Garuda yang menurun di sepanjang tahun lalu.

"Menurut saya coach John Herdman mungkin pelatih yang cukup bagus," kata Dony.

"Jadi, sukses untuk dia melatih di Timnas Indonesia dan bisa lebih baik lagi ke depannya," harap pemain yang berposisi sebagai bek kiri itu.

 
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Badminton
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Liga Spanyol
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau