Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Persaingan Bek Kiri Persija, Shayne Pattynama Puji Kualitas Dony Tri Pamungkas

Kompas.com, 20 Februari 2026, 10:08 WIB
Yudha Riefwan Najib

Penulis

Sumber BolaSport

KOMPAS.com - Dinamika menarik terjadi di sektor pertahanan sayap Persija Jakarta pada putaran kedua musim Super League 2025-2026.

Rekrutan anyar Persija Jakarta, Shayne Pattynama, akhirnya memberikan respons terkait persaingan memperebutkan posisi inti dengan pemain muda berbakat, Dony Tri Pamungkas.

Meski datang dengan reputasi sebagai pemain langganan Timnas Indonesia, Shayne belum sepenuhnya mengunci posisi starter di bawah asuhan tim pelatih Persija Jakarta.

Hingga saat ini, ia baru mencatatkan dua penampilan sebagai pemain pengganti, sementara posisi bek kiri utama masih sering dipercayakan kepada Dony Tri Pamungkas.

Shayne Pattynama, yang diikat kontrak oleh manajemen hingga 30 Juni 2028, memandang rivalitas internal ini sebagai sesuatu yang positif bagi tim.

Baca juga: Jean Mota Belum Debut di Persija, Mauricio Souza: Mereka Main karena Performa, Bukan Nama Besar

Alih-alih merasa terancam, eks pemain Buriram United ini justru melontarkan pujian atas kualitas yang dimiliki oleh rekan setimnya tersebut.

"Sekali lagi sangat bagus ada pesaing hebat di posisi anda," kata Pattynama, dilansir dari situs resmi I League.

"Hal itu membuat saya lapar dan bersiap untuk bisa bersaing di posisi itu. Apalagi saya akui Dony juga pemain yang sangat bagus dan bertalenta," ujarnya.

Kondisi Fisik dan Proses Adaptasi

Pemain berusia 27 tahun itu mengakui bahwa dirinya belum berada dalam kondisi fisik yang maksimal.

Cedera panjang yang sempat dideritanya sebelum berlabuh di Jakarta membuat ia harus menjalani proses pemulihan secara bertahap sebelum bisa tampil penuh selama 90 menit di lapangan.

"Saya baru datang di sini (Persija Jakarta), saya juga baru saja sembuh dari cedera. Jadi, saya perlu tahap demi tahap. Saya telah absen selama 3-4 bulan, jadi saya perlu bertahap. Dan, Dony tampil sangat bagus,” ujar Shayne.

Baca juga: Persija Vs PSM: Fabio Calonego Pastikan JIS Akan Jadi Neraka buat Lawan

Kompetisi yang Sehat di Skuad

Thijmen Goppel dibayangi Dony Tri Pamungkas dalam partai Super League 2025-2026 Bali United vs Persija di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (15/2/2026).Dok. Bali United Thijmen Goppel dibayangi Dony Tri Pamungkas dalam partai Super League 2025-2026 Bali United vs Persija di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (15/2/2026).

Kesiapan mental Shayne dalam bersaing terlihat dari ambisinya untuk membuktikan kemampuan di setiap sesi latihan.

Baginya, kompetisi memperebutkan tempat utama merupakan hal yang lumrah di klub besar demi menjaga performa terbaik kolektif.

"Saya perlu menunjukkan kemampuan saya di pertandingan dan latihan. Jadi, itu normal untuk memiliki kompetisi (dengan Dony Tri)," pungkasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Badminton
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Liga Spanyol
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau