Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Skor AC Milan Vs Parma 0-1: Gol Bola Mati ala Arsenal Picu Kontroversi

Kompas.com, 23 Februari 2026, 06:47 WIB
Sem Bagaskara

Penulis

KOMPAS.com - Parma menang di kandang AC Milan via gol bola mati ala Arsenal. Gol semata wayang Mariano Troilo mengundang kontroversi.

Gol sundulan Mariano Troilo (80') memastikan hasil AC Milan vs Parma di Stadion San Siro, Minggu (22/2/2026) berkesudahan dengan skor 0-1.

Parma arahan Carlos Cuesta pun memutus rentetean laga tanpa kalah AC Milan. Sebelum ditumbangkan Parma, Milan sempat melalui 25 partai beruntun tanpa tersentuh kekalahan.

Skema bola mati Parma jadi pembeda dalam duel melawan AC Milan di San Siro. Mariano Troilo menanduk masuk operan Emanuele Valeri.

Proses gol Troilo mengundang perdebatan. Wasit Marco Piccinini awalnya sempat menganulir gol tesebut.

Baca juga: Takluk dari Parma, AC Milan Telan Kekalahan Perdana Sejak Agustus 2025

Ada dugaan Lautaro Valenti secara sengaja menghalangi pandangan kiper Milan, Mike Maignan.

Kejadian yang ditinjau adalah kontak antara Troilo dengan Davide Bartesaghi saat bola datang.

Setelah melakukan On Field Review, Piccinini memutuskan untuk mengesahkan gol Mariano Troilo tersebut.

Christian Pulisic dan Adrien Rabiot kala beraksi dalam laga pekan ke-26 Liga Italia 2025-2026 AC Milan vs Parma di Stadion San Siro, 22 Februari 2026.Dok. AC Milan Christian Pulisic dan Adrien Rabiot kala beraksi dalam laga pekan ke-26 Liga Italia 2025-2026 AC Milan vs Parma di Stadion San Siro, 22 Februari 2026.

Skema Bola Mati Parma Mirip Arsenal

Sekilas, skema bola mati Parma ini mirip dengan taktik Arsenal di situasi sepak pojok. Carlos Cuesta bisa jadi benang merah.

Sebab, Carlos Cuesta pernah bekerja sebagai asisten pelatih Arsenal, Mikel Arteta, pada kurun 2020-2025. Di sana, ia mengenal seorang pelatih spesialis bola mati, Nicolas Jover.

“Ketika kami berlatih situasi bola mati, kami mencoba menyiapkan pemain-pemain agar siap mencetak gol,” tutur Carlos Cuesta menyatakan bahwa gol dari situasi bola mati dalam laga Milan vs Parma, memang sudah direncanakan dalam latihan.

Baca juga: Kata-Kata Pelatih Parma Carlos Cuesta Usai Bungkam AC Milan di San Siro

Kendati demikian, taktik bola mati ala Arsenal ini memicu kontroversi. Gol Mariano Troilo jadi bahasan di kanal DAZN yang mendatangkan mantan wasit, Luca Marelli.

Eks Wasit Sebut Gol Mariano Troilo Seharusnya Tak Disahkan

Menurut Luca Marelli, gol Troilo seharusnya tak disahkan. Ia mengutip Aturan 12 dalam Laws of the Game, khususnya bagian tentang penghalangan.

Kata Marelli apa yang dilakukan Lautaro Valenti merupakan upaya jelas untuk menghambat pergerakan kiper pada momen sepak pojok dieksekusi.

Soal kontak Troilo dengan Bartesaghi, ia menyatakan itu merupakan hal yang wajar.

Halaman:


Terkini Lainnya
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Badminton
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Liga Spanyol
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau