Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Championship Liga 2: Ditekuk Sumsel United, Garudayaksa FC Goyah di Puncak

Kompas.com, 23 Februari 2026, 07:03 WIB
Indra Citra Sena,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Garudayaksa FC terancam lengser dari puncak klasemen Championship Liga 2 2025-2026 usai menelan kekalahan 0-1 dari Sumsel United.

Duel Sumsel United vs Garudayaksa FC berlangsung di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Minggu (22/2/2026) pukul 20.30 WIB.

Bertindak sebagai tamu, Garudayaksa FC kesulitan membongkar lini pertahanan Sumsel United. Mereka malah kecolongan di menit-menit akhir akibat satu kesalahan fatal.

Para pemain membiarkan lawan leluasa melepas umpan silang, sehingga memudahkan Kahar Kalu mencetak gol kemenangan untuk Sumsel United pada menit ke-86.

Baca juga: Erwan Hendarwanto Sakit, Garudayaksa FC Tunjuk M Ridwan Jadi Pelatih

Situasi ini sangat disayangkan oleh pelatih Muhammad Ridwan. Dia kecewa melihat anak asuhnya tidak berupaya menutup umpan silang Sumsel United.

"Kami menyesali proses terjadinya umpan silang yang berbuah gol kemenangan Sumsel United," kata Muhammad Ridwan.

"Mungkin nanti bisa diperbaiki lagi. Bagaimana tadi itu umpan silang bisa dilakukan dan pemain lawan begitu leluasa," jelasnya.

Muhammad Ridwan Soroti Permainan Garudayaksa FC

Ridwan melanjutkan, Garudayaksa FC sejatinya telah bermain sesuai dengan keinginannya. Ada beberapa peluang yang diciptakan, tapi gagal berbuah gol.

Baca juga: Championship Liga 2: Misi Garudayaksa FC Patahkan Tabu Sumsel United

"Secara permainan saya pikir semua pemain sudah memberikan yang terbaik. Saya perlu mengapresiasi mereka," ujar pelatih anyar Garudayaksa tersebut.

Momen duel perebutan bola dalam laga Championship 2025-2026 Garudayaksa FC vs Sumsel United di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (7/11/2025). 
Dok. Garudayaksa FC Momen duel perebutan bola dalam laga Championship 2025-2026 Garudayaksa FC vs Sumsel United di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (7/11/2025). 

"Mereka berlari, deteminasi, dan beberapa peluang bisa kami buat. Namun, satu kesalahan berbuah gol kemenangan lawan."

"Banyak pelajaran untuk kami hari ini. Peluang gol tidak bisa dikonversikan, lalu bagaimana kami mengantisipasi umpan silang," imbuhnya.

Ditempel Ketat Adhyaksa FC

Kekalahan Garudayaksa FC berarti perolehan poin mereka kini disamai Adhyaksa FC. Kedua tim sama-sama mengoleksi 37 poin.

Baca juga: Atap Stadion Kandang Garudayaksa FC dan Timnas Indonesia Rusak Akibat Angin Kencang

Posisi puncak klasemen sementara Grup 1 Championship Liga 2 masih dipegang berkat keunggulan head-to head. 

Akan tetapi, Garudayaksa FC rawan tergusur bila sekali lagi terpeleset di sisa putaran ketiga Championship Liga 2 2025-2026.

Pekan depan, Garudayaksa FC kembali menjalani laga tandang di markas PSPS Pekanbaru, Stadion Kaharuddin Nasution, Sabtu (28/2/2026).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Badminton
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Liga Spanyol
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau